Sebelum Meninggal, Shinta Muin Kunjungi Kantor Parfi

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 21 September 2016 00:45 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 21 33 1494413 sebelum-meninggal-shinta-muin-kunjungi-kantor-parfi-ID0hhGPEOV.jpg Shinta Muin (Foto Youtube)

JAKARTA - Sebelum meninggal dunia, pemain sinetron Shinta Muin sempat mengunjungi kantor Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa 20 September 2016, pukul 16.00 WIB.

Kedatangan wanita yang namanya melejit sejak membintangi sinetron Tukang Bubur Naik Haji ini ke PARFI adalah untuk bertemu dengan teman-temannya. Tak lama kemudian, Shinta Muin terjatuh.

"Ya menurut cerita suaminya ke saya. Suaminya kan sepupuan sama saya. Dia cerita Shinta ke PARFI jam 4, dia ketemu temen-temennya di sana, terus kemudian dia terjatuh," papar salah satu keluarga dari Shinta Muin, Ilham Bintang, melalui sambungan telepon, Selasa 20 September 2016.

Saat kejadian tersebut, sang suami sedang berada di rumah. Setelah terjatuh, Shinta muntah-muntah. Lalu sempat siuman, didudukan dan diberikan makanan. Namun Shinta semakin lemas serta segera dibawa ke rumah sakit terdekat saat Maghrib.

"Suaminya lagi di rumah, ditelepon. Datang ke sana, terus Shinta muntah-muntah. Sempat siuman, didudukin di kursi, dikasih makan bubur, minum air anget. Kemudian dia lemas dan sesak nafas. Habis maghrib dibawa ke rumah sakit MMC," papar Ilham.

"Ternyata di sana jam 7 sudah enggak ada. Menurut dokter mungkin meninggal diperjalanan," tutup Ilham.

Sekedar diketahui, Shinta Muin meninggal dunia diusia 68 tahun pada Selasa, 20 September 2016 pukul 19.00 WIB.

Kronologi Meninggalnya Shinta Muin

JAKARTA - Sebelum meninggal dunia, pemain sinetron Shinta Muin sempat mengunjungi kantor Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa 20 September 2016, pukul 16.00 WIB.

Kedatangan wanita yang namanya melejit sejak membintangi sinetron Tukang Bubur Naik Haji ini ke PARFI adalah untuk bertemu dengan teman-temannya. Tak lama kemudian, Shinta Muin terjatuh.

"Ya menurut cerita suaminya ke saya. Suaminya kan sepupuan sama saya. Dia cerita Shinta ke PARFI jam 4, dia ketemu temen-temennya di sana, terus kemudian dia terjatuh," papar salah satu keluarga dari Shinta Muin, Ilham Bintang, melalui sambungan telepon, Selasa (20/9/16).

Saat kejadian tersebut, sang suami sedang berada di rumah. Setelah terjatuh, Shinta muntah-muntah. Lalu sempat siuman, didudukan dan diberikan makanan. Namun Shinta semakin lemas serta segera dibawa ke rumah sakit terdekat saat Maghrib.

"Suaminya lagi di rumah, ditelepon. Datang ke sana, terus Shinta muntah-muntah. Sempat siuman, didudukin di kursi, dikasih makan bubur, minum air anget. Kemudian dia lemas dan sesak nafas. Habis maghrib dibawa ke rumah sakit MMC," papar Ilham.

"Ternyata di sana jam 7 sudah enggak ada. Menurut dokter mungkin meninggal diperjalanan," tutup Ilham.

Sekedar diketahui, Shinta Muin meninggal dunia diusia 68 tahun pada Selasa, 20 September 2016 pukul 19.00 WIB.

Kronologi Meninggalnya Shinta Muin

JAKARTA - Sebelum meninggal dunia, pemain sinetron Shinta Muin sempat mengunjungi kantor Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa 20 September 2016, pukul 16.00 WIB.

Kedatangan wanita yang namanya melejit sejak membintangi sinetron Tukang Bubur Naik Haji ini ke PARFI adalah untuk bertemu dengan teman-temannya. Tak lama kemudian, Shinta Muin terjatuh.

"Ya menurut cerita suaminya ke saya. Suaminya kan sepupuan sama saya. Dia cerita Shinta ke PARFI jam 4, dia ketemu temen-temennya di sana, terus kemudian dia terjatuh," papar salah satu keluarga dari Shinta Muin, Ilham Bintang, melalui sambungan telepon, Selasa (20/9/16).

Saat kejadian tersebut, sang suami sedang berada di rumah. Setelah terjatuh, Shinta muntah-muntah. Lalu sempat siuman, didudukan dan diberikan makanan. Namun Shinta semakin lemas serta segera dibawa ke rumah sakit terdekat saat Maghrib.

"Suaminya lagi di rumah, ditelepon. Datang ke sana, terus Shinta muntah-muntah. Sempat siuman, didudukin di kursi, dikasih makan bubur, minum air anget. Kemudian dia lemas dan sesak nafas. Habis maghrib dibawa ke rumah sakit MMC," papar Ilham.

"Ternyata di sana jam 7 sudah enggak ada. Menurut dokter mungkin meninggal diperjalanan," tutup Ilham.

Sekedar diketahui, Shinta Muin meninggal dunia diusia 68 tahun pada Selasa, 20 September 2016 pukul 19.00 WIB.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini