Dua Kali Mangkir Bos Karaoke Inul Vizta Terancam Diseret Paksa ke Pengadilan

Amazon Dalimunthe, Jurnalis · Rabu 27 Juli 2016 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 27 205 1448414 dua-kali-mangkir-bos-karaoke-inul-vizta-terancam-diseret-paksa-ke-pengadilan-86HelHU9HM.jpg Grup Band Radja (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA-- Terdakwa pelanggaran hak cipta atas karya cipta Band Radja, Kim Sungkhu, WN Korea, terancam diseret paksa ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu, 28 Juli 2016 besok. Alasan menyeret paksa pemilik rumah Karaoke Inul Vizta ini adalah karena yang bersangkutan sudah dua kali mangkir dari Panggilan Persidangan sebagai terdakwa. 

Ian kasela salah personil Band Radja mengatakan bahwa mereka akan menghadiri sidang yang direncanakan akan berlangsung mulai pukul 12.00 ini.

“Kami hadir untuk memantau, apakah sebagai warga negara asing yang membuka usaha di negara kita, patuh pada hukum negara kita. Jangan karena dia warga negara asing mendapat perlakuan istimewa. Semua sama di mata hukum, “ kata Ian kepada Okezone. Rabu (27 Juli) petang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Kim Sungkhu mangkir di persidangan karena tengah berada di negaranya Korea dengan alasan berobat. Padahal sebelumnya, Kim Sungkhu nampak berada di Indonesia dan menjalankan bisnis Karaoke Inul Vizta yang tersebar di seluruh kota besar di Indonesia.

“Namun saat dipanggil sebagai terdakwa, Kim Sungkhu, tiba tiba mengirimkan surat bahwa dia tidak dapat menghadiri persidangan. Ini khan aneh,” kata Ian geram.

Hal lain yang membuat Ia kasela heran adalah terdakwa yang di ancam hukuman 7 tahun, tapi tidak ditahan oleh pihak Kejaksaan. "Semestinya dilakukan penahanan, agar mempermudah proses persidangan. Tapi ini tidak dilakukan.. Wajar saja kalau terdakwa bisa pergi ke negaranya dengan alasan berobat."

Kim Sungkhu didakwa melakukan pelanggaran hak moral dan ekonomi karena mengekploitasi karya Band Radja selaku pencipta lagu dan hal tersebut melanggar UUHC no 19 th 2002 pasal 72 ayat 1,2 dan 6. Bukti kejahatan karaoke Inul Vizta terhadap karya Band Radja adalah : Memutilasi (mengedit), Mengadopsi (Menaruh Logo), Mendistribusi (memperbanyak/menggandakan) dan mengeksploitasi (Membisniskan).

(Amz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini