nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IMA Awards 2016: Aditya Gumay Sosialisasikan Penjurian Film

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 27 Mei 2016 20:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 05 27 206 1399758 ima-awards-2016-aditya-gumay-sosialisasikan-penjurian-film-LKwqdiL6sx.jpg Aditya Gumay (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA- RCTI dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama menggelar roadshow Indonesian Movie Actors (IMA) Awards Goes To School .

Ratusan siswa sekolah menengah atas (SMA) dari seluruh daerah di Jakarta terlihat antusias mengikuti kegiatan yang digelar di Hall Gedung A Ke - mendikbud, Senayan, Jakarta, belum lama ini. Acara IMA Awards Goes To School semakin meriah dengan kehadiran 3 juri, yakni Marcella Zalianty, Lukman Sardi, dan Aditya Gumay yang berbagi ilmu lewat kegiatan workshop mengenai film, mulai industri perfilman, sosialisasi penyelenggaraan IMA Awards, hingga diselingi hiburan berupa lomba akting serta nonton bareng film karya Aditya Gumay berjudul Ada Surga di Rumahmu .

Dalam diskusi roadshow ini, Aditya mengaku banyak mendapat masukan dari siswa-siswi dalam menghadapi tantangan kehadiran film asing yang bermunculan dan kekuatan media digital yang mengubah pola penonton yang biasanya datang langsung ke bioskop, sekarang banyak men-download saja. “Kegiatan roadshow semacam ini sangat efektif karena kita harus bertemu langsung dengan pelaku, dalam hal ini penonton film Indonesia yang memang pergi menonton dan mendengarkan apa yang menjadi harapan serta unek-unek mereka tidak menonton film Indonesia.

Buat saya sebagai filmmaker , ini masukan berharga dan buat RCTI ini merupakan salah satu cara menyosialisasikan IMA Awards sebagai program,” kata Aditya. Sutradara Lenong Bocah di RCTI ini juga menjelaskan bahwa tahap penjurian IMA Awards telah selesai dalam menilai 14 kategori penghargaan yang akan diperebutkan para aktor ternama Indonesia. Penjurian dilaksanakan dan berjalan secara fair. Tidak ada unsur main mata antara IMA Awards dengan MNC Pictures.

“Terbukti selama lima tahun, tidak ada film MNC yang meraih film favorit atau apa, termasuk film Di Balik 98 yang justru menang nominasi penghargaan yang digelar di stasiun TV lain,” sebut Aditya. Aktor dan sutradara Lukman Sardi mengaku proses diskusi antarjuri memilih pemenang murni keputusan juri dan tidak ada intervensi pihak mana pun, termasuk RCTI .

Untuk penilaiannya, para juri melihat aktor dan aktris yang dapat memberi roh pada karakter yang dilakoninya dan pendalaman karakter yang diperankan. “Untuk juri yang masuk dalam satu nominasi, dia tidak dapat menilai film dia sendiri. Baik itu menjadi produser maupun pemainnya. Jadi fair ,” ujarnya.

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini