nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisruh Uji Publik KPI Berdampak Keruhkan Hubungan dengan DPR

Edi Hidayat, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2016 02:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 02 03 33 1303430 kisruh-uji-publik-kpi-berdampak-keruhkan-hubungan-dengan-dpr-A67aXrScky.jpg Komisi Penyiaran Indonesia (Foto: Ist)

JAKARTA - Kisruh uji publik yang dilakukan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengundang tanda tanya besar. Meski positif, namun kabarnya syarat akan kepentingan. Akibatnya, memperkeruh hubungan KPI dan DPR RI.

Uji publik yang baru saja selesai dilakukan oleh KPI terkait izin perpanjangan penyiaran 10 televisi swasta yang akan habis di tahun ini pun mendadak mendapatkan dukungan dari kalangan Universitas Indonesia dan LSM.

Kalangan DPR berpendapat Uji publik oleh KPI tidak mempunyai landasan aturan yang jelas di UU penyiaran, dan peraturan KPI sebelumnya.

"Saya kira DPR sudah betul menegur KPI dalam hal ini karena sesuai fungsinya sebagai pengawas. Pastinya DPR mengacu pada UU dan peraturan penyiaran dan undang-undang yang berlaku. " terang M Husni dari Developing Countries Studies Center (DCSC), dalam siaran persnya.

"Adanya aksi yang dilakukan mengatasnamakan masyarakat dan mahasiswa itu saya rasa itu hal yang wajar, bisa memang netral, namun bisa juga ada yang menunggangi demi kepentingan beberapa pihak," ujarnya.

Sebelumnya beberapa waktu lalu Fikom Univ. Indonesia bersama beberapa LSM dan pengusaha TV kabel mengadakan konperensi press di UI Salemba. Dengan adanya salah satu pengusaha TVĀ  kabel tersebut menimbulkan kecurigaan akan independensi dukungan dari Universitas Indonesia.

"KPI harus membuka hasil evaluasi terhadap 10 TV ke pemerintah dan masyarakat, seperti yang diatur dalam UU penyiaran," tutup, Husni.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini