nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rita Ora Gugat Perusahaan Rekaman Jay Z

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Sabtu 19 Desember 2015 03:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 12 19 205 1270834 rita-ora-gugat-perusahaan-rekaman-jay-z-ZsabgW2032.jpg Jay Z dan Rita Ora. (Foto: Daily Mail)

LOS ANGELES – Penyanyi Rita Ora mulai meroket setelah bergabung dengan label rekaman Roc Nation tahun 2008. Namun kini ia ingin meninggalkan label rekaman milik Jay Z itu karena merasa tak bisa lagi berkembang.

Menurut Daily Mail, Rita menyerahkan laporan gugatannya ke Pengadilan Tinggi Los Angeles, Kamis (18/12/2015), dan menyatakan bahwa kontraknya sudah tidak bisa diterapkan lagi.

Dia mengklaim bahwa kepentingan perusahaan sudah beralih dan terkesan meninggalkan dan melupakannya. Sejak tahun 2012 silam, Rita baru merilis satu album yang menjadi album debutnya pada.

Pelantun Body on Me itu menganggap dirinya sebagai anak tiri di Roc Nation. Selain sebagai label rekaman, perusahaan Jay Z juga menjalankan bisnis di bidang manajemen olahraga dan layanan streaming Tidal.

Keluhan itu berbunyi, “ketika Rita bergabung, Roc Nation dan para eksekutif seniornya sangat terlibat untuk menjadikannya seorang artis.”

“Karena kepentingan Roc Nation yang semakin beragam, semakin sedikit pula sumber daya yang tersedia dan perusahaan mengalami banyak perubahan di jajaran eksekutif. Para pendukung Rita yang masih tersisa di label pun mulai meninggalkan dan berpindah kerja, intinya dia sudah tidak mempunyai hubungan dengan siapa pun lagi di perusahaan,” kata pihak penggugat seperti dilansir oleh BBC.

Rita juga menyebut Roc Nation merupakan label rekaman yang menurun dengan hanya segelintir artis besar yang menghargai mereka.

Untuk membatalkan kontraknya dengan Roc Nation, Rita menggunakan Labour Code yang lebih dikenal sebagai ‘Peraturan Tujuh Tahun’. Hal serupa pernah dilakukan aktris Olivia De Havilland pada tahun 1944 untuk membebaskan dirinya dari Warner Bros.

(cin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini