Ibunda Diancam Penguntit, Milla Jovovich Jauhi Fans

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Senin 23 November 2015 04:08 WIB
https: img.okezone.com content 2015 11 23 33 1253963 ibunda-diancam-penguntit-milla-jovovich-jauhi-fans-gVcV9jlIhM.jpg Milla Jovovich (Foto: Aceshowbiz)

LOS ANGELES - Los Angeles Police Department (LAPD) sedang melacak panggilan telepon dari seorang pria yang melecehkan ibunda dari Milla Jovovich.

Tampaknya, seseorang mempunyai dendam tersendiri kepada Milla Jovovich. Pihak kepolisian sedang melakukan investigasi terhadap seorang pria yang sering menelepon ibu dari artis Resident Evil: Retribution dan pernah mengancam mengancam akan meledakan rumahnya. LAPD sekarang sedang dalam pengejaran tersangka.

Sebagaimana diberitakan oleh Aceshowbiz, Ibu Jovovich mulai menerima panggilan telepon dari seorang pria tidak dikenal pada awal tahun ini. Pria yang mengaku anggota sebuah geng seringkali menelepon pada malam hari dan kadang dua kali dalam sehari.

Bahkan ketika orang itu sempat mengancam akan mengebom rumahnya, surat perintah penggeledahan mengungkapkan bahwa Jovovich tidak pernah diberitahu mengenai hal tersebut oleh sang ibu.

Pada Oktober tahun lalu, Jovovich mengatakan bahwa keluarganya dilecehkan oleh seorang penguntit dan dia disarankan untuk berhenti berinteraksi dengan fans-nya melalui media sosial.

"Banyak fans-ku telah bertanya mengapa aku tidak pernah chatting di sini lagi. Sayangnya, keluargaku diancam oleh penguntit tahun lalu," ujarnya dalam sebuah cuitan.

"Setelah menghubungi pihak berwenang, saya diberitahu untuk benar-benar berhenti berbicara kepada orang yang tidak aku kenal di forum sosial. Hal ini menjadi sesuatu yang menyebalkan bagi beberapa orang baik yang aku tahu di sini, tapi keluarga tetap prioritasku dan aku tidak bisa mengambil risiko ketika sesuatu mengancamnya," katanya lagi.

Dia menyesal tidak bisa berhubungan langsung dengan penggemarnya. "Hal itu juga membuatku merasa sedih karena aku harus berjauhan dengan kalian semua, karena itu bukanlah sifat asliku. Aku belum berhenti memposting sesuatu, seperti yang telah disarankan aku harus mengakhiri kontak langsungku dengan kalian. Sangat menyedihkan mengetahui karena nila setitik rusak susu sebelanga, tapi begitulah kenyataanya."

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini