nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kak Seto Dukung Ajang Pencari Bakat Bagi Anak

Edi Hidayat, Jurnalis · Minggu 22 Februari 2015 15:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 02 22 205 1108993 kak-seto-dukung-ajang-pencari-bakat-bagi-anak-nh5UmvNciS.jpg Sepuluh besar peserta Indonesian Idol JUnior (Foto: Okezone)
JAKARTA - Hadirnya Indonesian Idol Junior sebagai wadah bagi anak untuk berekspresi di Tanah Air. Selain menampilkan bakat menyanyi anak yang terjaring dari seluruh Indonesia, ajang yang tayang di MNCTV setiap Sabtu pukul 18.00 WIB itu juga menunjukkan semangat kompetisi dari raihan polling SMS.
 
Kini persaingan semakin ketat karena Indonesian Idol Junior yang tayang sejak November lalu telah mendapatkan dua Grand Finalisnya yaitu Rian dan Jojo yang bersaing untuk meraih gelar The First Indonesian Idol Junior.
 
Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto itu menjelaskan ajang pencarian bakat bisa menjadi salah satu media untuk melatih mental dan sportivitas anak. Terlebih anak yang sejak dini sering mengikuti lomba mentalnya akan lebih kuat.
 
"Ajang pencarian bakat untuk anak tentu memberikan kesempatan pada anak anak berprestasi untuk berekspresi. Mereka punya wadah untuk tampil sebaik mungkin," ungkap Kak Seto.
 
Namun Kak Seto juga mengingatkan bahwa banyak hal yang harus diwaspadai ketika mengikutsertakan anak dalam sebuah kompetisi utamanya ajang besar yang disaksikan di seluruh Indonesia.
 
Alih-alih mengembangkan bakat, suasana tegang dalam kompetisi jika tidak ditangani dengan baik dapat menciptakan suasana yang kontra produktif bagi anak.
 
"Yang harus dilakukan adalah berdialog dengan terus menerus. Pastikan anak mendapat pendampingan yang tepat baik dari orangtua dan profesional," katanya.
 
Beruntung para kontestan Idol Junior memang didampingi sejumlah psikolog yang memastikan mental mereka terjaga. Para pendamping selalu berupaya agar anak anak tersebut lebih fokus pada bagaimana mengembangkan bakat dan potensinya.
 
"Siapapun yang kalah harus diapresiasi. Dipuji kehebatannya. Keberanian mereka untuk ikut kompetisi harus dihargai. Jadi mereka harus mendapat hadiah," jelas Kak Seto.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini