nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hina Benyamin, KPI Hentikan Tayangan YKS Trans TV

Menda Clara Florencia, Jurnalis · Kamis 26 Juni 2014 16:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 06 26 533 1004595 KwQBiySU6w.jpg Hina Benyamin, KPI hentikan YKS (Foto: Capture YouTube)

JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menghentikan sementara program Yuk Keep Smile (YKS), setelah dalam salah satu tayangannya menghina Benyamin S.

Setelah melakukan pemantauan langsung dan hasil analisa, KPI menemukan adanya pelanggaran sangat berat, yakni Undang Penyiaran nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran, dan menyebutkan bahwa isi siaran dilarang memperolokkan, merendahkan, melecehkan dan/atau mengabaikan martabat.

YKS dinilai telah melakukan  kesalahan yang sangat berat karena telah menghipnotis seseorang yang bertujuan menyembuhkan phobia, namun malah merendahkan  martabat seorang Budayawan Betawi, Benyamin Sueb. Atas peristiwa tersebut, YKS menuai protes keras dari fans, dan keluarga Benyamin.

Kepada Okezone, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agatha Lily, mengatakan, KPI  telah mengambil keputusan untuk memberhentikan program YKS mulai tanggal 28 Juni 2014. (Baca: Samakan Benyamin dengan Anjing, KPI: Pelanggaran YKS Sangat Berat)

"Atas pelanggaran yang dilakukan YKS, maka KPI menetapkan tidak diperbolehkan membuat program sejenis dengan format yang sama, baik dengan jam siaran yang sama atau waktu siaran lainnya," jelas Agatha Lily di Kantor Pusat KPI, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014).

Keputusan ini diambil KPI setelah melewati proses klarifikasi dengan jajaran direksi Trans TV, termasuk Direktur Utamanya Atiek Nur Wahyuni, Rabu 25 Juni 2014. Trans TV mengakui adanya kelalaian di pihak mereka, dan meminta maaf atas tayangan yang melukai perasaan masyarakat Betawi.

Sebelumnya, program YKS telah mendapat sanksi administratif berupa teguran pertama pada 3 Januari 2014, teguran kedua pada 5 Februari 2014, dan pengurangan durasi pada 13 Maret 2014.

Sanksi penghentian sementara ini diambil sesuai dengan kewenangan KPI sebagaimana yang diberikan Undang-Undang nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran, pasal 55 ayat (2).

Agatha menegaskan, sepanjang pelaksanaan sanksi administratif, Trans TV tidak boleh mengganti program YKS dengan format program yang serupa baik di waktu siaran YKS maupun di waktu lainnya, sesuai dengan pasal 80 ayat (2) dalam Standar Program Siaran.

KPI juga memerintahkan manajemen Trans TV melakukan pembinaan untuk meningkatkan kualitas isi siaran kepada seluruh jajaran program, produksi, pengisi acara termasuk juga artis-artis yang tampil.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini