Karate Kid Berlatar Tsunami dalam Sang Pemberani

Andiasti Ajani, Jurnalis · Selasa 20 Mei 2014 18:20 WIB
https: img.okezone.com content 2014 05 20 35 987655 v4irWitwqS.jpg Sang Pemberani (Foto: ESQ-news)

JAKARTA - Satu lagu film Indonesia yang siap menebar inspirasi, ialah Sang Pemberani. Film keluarga yang diangkat dari kisah nyata bocah karateka korban tsunami Aceh ini tayang perdana 22 Mei.

Film karya sutradara Agung Dewa, Alyandra, Ryuken Raissa, dan diproduseri oleh Reza B. Surianegara ini dirilis dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional.

Film yang disebut Karate Kid-nya Indonesia ini turut menghadirkan bintang-bintang besar seperti Willy Dozan, Tio Pakusadewo, Artika Sari Devi, Baim 'The Dance Company", hingga seorang motivator ESQ, Bapak Ari Ginanjar Agustian.

Sang Pemberani adalah sebuah film yang mengisahkan tekad dan keberanian seorang karateka muda dalam meraih impian, dengan latar belakang kondisi sosial masyarakat Aceh pascatsunami.

 

Madi Ghafur (Reza Haryadi), bocah SMP yang pemberani, terobsesi menjadi juara karate nasional seperti Diwa, sang abang yang meninggal diterjang tsunami. Sarifah, ibunda Madi (Artika Sari Devi), sebenarnya bangga dengan cita-cita putranya.

Namun, mental remaja yang masih labil menyebabkan Madi kalah dari Nirza pada seleksi karate daerah. Didukung talenta, dan gemblengan dua Sensei ternama Azwar (Tio Pakusadewo), dan Kus (Kusnadi), Madi bisa menjadi kampiun di kelasnya.

Tapi menjadi juara sejati, dibutuhkan tekad dan keberanian, untuk mengubah nasib di saat-saat genting. Dibutuhkan lebih dari sekadar skill untuk bangkit setelah berulangkali tersungkur dijatuhkan lawan, dan Madhi dapat membuktikan itu.

Film ini turut menghadirkan aktor dan aktris asal Jepang, yang ternyata juga seorang atlet karate. Mereka adalah Rina Takeda (Best Actrees Fantastic Film Festival) dan Kaname Kawabata (Japan Pop Star).

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini