Radja Yakin Bukti Mereka Kuat Melawan Perusahaan Karaoke

Alan Pamungkas, Jurnalis · Senin 13 Januari 2014 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2014 01 13 386 925913 BfUUSE4xOU.jpg Radja (Foto: Tomi Tresnady/Okezone)

JAKARTA - Personel band Radja hari ini dipanggil Mabes Polri untuk menjadi saksi pelaporannya kepada lima perusahaan karaoke.

Ian Kasela dan Moldy yang merupakan motor band ini, usai pemeriksaan menjelaskan kepada media jika pihaknya sudah memberikan bukti-bukti yang bisa memperkuat laporan.

"Tadi itu pengkajian atas apa yang kami laporkan. Tapi mereka minta bukti pendukung unntuk memperkuat laporan, dan sudah kita berikan," kata Moldy di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014).

Pihak penyelidik juga mempertanyakan apakah Radja sudah memberikan kewenangan lagu pada pihak label. Radja yakin bukti mereka cukup kuat. Apalagi lagu "Parah" yang masuk dalam setlist perusahaan karaoke belum di daftarkan ke KCI.

"Tadi ada argumen takutnya kami sudah menyerahkan haknya, pada umumnya band itu ke label, tapi kami tegaskan kami di sini independen, kalau pun ada label itu milik kami berdua. Makanya tadi bukti sudah cukup kuat," terang Ian.

Ian dan moldy optimis jika pelaku pembajakan yang dilakukan kelima perusahan karaoke seperti Inul Vizta, Happy Puppy, Diva, NAF, Charly VHT Family Karaoke bisa dipidanakan.

"Setelah kami memberikan kesaksian otomatis nanti pihak yang terkait akan diperiksa. Manajemen Inul Vista, Happy Puppy, Diva, NAF, Charlie (Charly Van Houten Family Karaoke) dan ada satu lagi manajemen karaoke yang cukup besar akan kami buka, yang katanya ngerti hukum," tutup Ian.

(tre)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini