Radja Dipanggil Mabes Polri Sebagai Saksi

Alan Pamungkas, Jurnalis · Senin 13 Januari 2014 18:22 WIB
https: img.okezone.com content 2014 01 13 386 925853 Kc995LwG3g.jpg Radja (Foto: Tomi Tresnady/Okezone)

JAKARTA - Grup band Radja senang laporan mereka terhadap beberapa rumah karaoke, seperti Inul Vizta, Happy Puppy, Diva Karaoke, NAF, Charly VHT Family Karaoke atas dugaan pelanggaran hak cipta ditindak lanjuti Mabes Polri.

Laporan tanggal 3 Januari 2014 itu selanjutnya pihak penyidik memanggil Ian Kasela vokalis Radja dan Moldy sang gitaris sebagai saksi pada hari ini.

"Hari ini kami menindak lanjuti laporan kami ke Mabes, dan pihak polisi juga merespon cepat sekali. Ya, senang. Kami lapor 3 Januari, tuh 10 hari. Kata kuasa hukum kami ini enam hari kerja, biasanya 20 hari lebih," ungkap Ian Kasela usai memberikan kesaksian di Bareskrim Mabes Polri, Senin (13/1/2014).

Dalam kesaksiannya, Ian menjelaskan jika lagu Radja terbaru berjudul "Parah" belum pernah diberikan kepada Karya Cipta Indonesia (KCI), namun sudah berada di perusahaan karaoke.

"Yang tadi kami cuma memberi keterangan kami belum mendaftarkan ke mana pun, dan kami baru sounding ke Para Radjaku (fans Radja), tapi ternyata sudah nyebar ke mana-mana, termasuk ke tempat karaoke," lanjut Ian.

Radja melaporkan lima perusahan karaoke itu dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara dan denda Rp5 miliar pasal 72 UU No. 19 th 2002 tentang Hak Cipta.

(tre)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini