Inul Daratista Mengaku 'Dikeroyok' Radja saat Mediasi

Alan Pamungkas, Jurnalis · Minggu 12 Januari 2014 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2014 01 12 386 925297 UMppsGMd4y.jpg Inul Daratista (Foto: Tomi Tresnady/Okezone)

JAKARTA - Sejumlah perusahaan karaoke dilaporkan grup band Radja ke Mabes Polri, salah satunya adalah Inul Vizta milik Inul Daratista. Radja melakukan itu karena perusahaan karaoke mengambil lagu "Parah" tanpa seizin mereka.

Inul saat ditemui wartawan memperbincangkan masalah ini, dirinya mengaku pasrah karena pihaknya merasa sudah menjalani prosedur yang berlaku.

"Semua sudah tahu ya, kalo masalah karaoke pasti mepetnya ke saya terus. Ya, sudah dijalani saja, selagi saya bersih saya akan hadapi dengan iklas dan profesional," ungkap Inul saat ditemui di Mata Elang Internasional Stadium (MEIS) Ancol, Sabtu 11 Januari 2014.

Inul mengaku sempat mengajak Radja bermediasi. Namun, mereka tidak menemukan titik temu.

"Waktu mediasi katanya cuma dihadiri berdua tapi ternyata saya dikeroyok, banyak orang dari manajemen mereka yang datang. Keputusannya saya disuruh nunggu," jelas Inul.

"Tapi pas sudah nunggu mereka bilang akan tetap melaporkan saya tanggal 3 (Januari) kemarin, ya sudah," imbuhnya.

Bukan hanya Radja yang melaporkan Inul soal pelanggaran hak cipta. Musisi Doddy Katamsi, dan Camel Petir juga ikut melaporkan Inul Vista. Perusahaan karaoke milik Rossa (Diva Karaoke), dan Charly Van Houten (Grand Charly VHT) juga kena dilaporkan.

Pemilik karaoke itu terancam hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp5 miliar karena diduga melanggar UU No. 19 th 2002 tentang Hak Cipta.

(tre)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini