Puluhan Tahun, Baru Ada Peristiwa Barry "Saint Loco"

Edi Hardian , Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2013 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 31 386 889806 eIiwohBXwX.jpg Barry 'Saint Loco' (Foto: Ist.)

JAKARTA - Para personel band Lyla kecewa dengan terjadinya insiden penyiraman air keras yang menimpa Barry "Saint Loco".

Menurut pelantun "Jantung Hatiku" ini, pro-kontra dalam dunia musik adalah hal yang lumrah, namun jika sampai melukai musisi merupakan tindakan kriminal.

"Pro kontra di musik biasa lah, makanya kita juga kecewa dengan kejadian (Berry Saint Loco)," kata Naga vokalis Lyla saat dijumpai di Studio Kebon Jeruk RCTI, Jakarta Barat, Kamis (31/10/2013).

Menanggapi lebih lanjut insiden yang dialami rapper band Saint Loco tersebut, Lyla mengaku hal ini menjadi dilema tersendiri lantaran selama ini mereka cukup dekat dengan para fans, dan mereka tidak bisa membedakan mana orang yang benar-benar baik dengan orang yang berniat jahat.

"Terus terang ini baru. Sekian puluh tahun baru ada artis ke daerah ada kejadian itu. Ketika kita dengan budaya Indonesia yang ramah, dilemanya ketika budaya indonesia ramah sama siapa saja kita enggak tahu ada yang berniat enggak baik," lanjut Naga.

Lyla sendiri menganggap sesama band Indonesia pada dasarnya akrab satu sama lainnya, jadi mereka tidak pernah ada masalah.

"Apalagi yang aku tahu pelaku musik indonesia solid walau beda genre, beda manejemen. Persaingan mungkin ada tapi di karyanya saja," tutupnya.

(tre)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini