Berkaca Kasus Barry, Kapolda Jatim akan Perketat Pengamanan Publik Figur

Nurul Arifin, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2013 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 28 386 888233 pu8qK7QtdG.jpg Barry Saint Loco (Foto: Runi/Okezone)

SURABAYA - Kasus penyiraman air keras yang dialami vokalis Saint Loco, Barry Manoch, membuat Kepolisian Jawa Timur (Jatim) berniat melakukan evaluasi terkait pengamanan publik figur.

"Atas kejadian itu, tentu ada evaluasi pengamanan terhadap publik figur agar kejadian serupa tidak terulang lagi," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Unggung Cahyono, usai upacara peringatan Sumpah Pemuda di Gedung Negara Grahadi, Senin (28/10/2013).

Lebih lanjut, mantan Kapolda Kalimantan Barat ini menjelaskan, salah satu bentuk pengamanan tidak hanya menjaga lokasi, melainkan mengamankan hingga ke tempat penginapan sang publik figur itu.

Kata Unggung, sebelum kejadian penyiraman tersebut, pihaknya telah menempatkan 300 personel polisi di Lapangan Rampal, Malang. Saat itu, band asal Ibu Kota tersebut tengah menggelar konser.

"Kami akan lebih intensif, dan lebih ketat dalam menjaga keamanan tamu atau tokoh terkenal. Bila perlu sampai di tempat menginapnya," ujarnya, tegas.

Sementara terkait peredaran air keras, pihaknya memerintahkan kepada Direktur Narkoba Polda Jatim untuk melakukan pengawasan secara ketat atas penjualan cairan kimia itu.

Kata Unggung, sudah ada aturan jual beli bahan kimia yang tidak bisa dilakukan secara sembarangan.  Polisi berkordinasi, dan melibatkan semua pihak terkait pengawasan cairan kimia tersebut.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini