Dianggap Tidak Pantas, OVJ Sahur Berpotensi Disemprit KPI

Egie Gusman, Jurnalis · Rabu 10 Juli 2013 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 10 533 834846 9HpBvIdjnC.jpg OVJ (Foto: Ist)

JAKARTA - Belum sehari puasa, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sudah menemukan beberapa acara yang tidak pantas untuk ditonton, khususnya acara komedi.

Meski beberapa stasiun televisi memilih menayangkan sinetron religi di Ramadan kali ini, tidak semua stasiun televisi percaya diri meninggalkan sajian komedi. Padahal, sajian ini sarat akan komedi ala slapstick dengan main dorong, siram tepung, dan lempar candaan yang mengganggu nilai ibadah.

"Semalam kami (KPI) lihat acara ada lelaki yang berpenampilan perempuan. Itu kan tidak pantas untuk dilihat ke anak-anak. Gaya komedinya itu yang dieksploitasi, hanya sebatas itu. Dan itu berulang terus setiap tahun," kata Wakil Ketua KPI Pusat, Nina Mutmainnah, saat berbincang melalui telefon, Rabu (10/7/2013).

Menurut KPI, bukan hal yang aneh komedian menampilkan lawakan melecehkan atau melumuri tepung di wajah, seperti yang dilakukan Luna Maya, Parto terhadap Bopak di Opera Van Java (OVJ) Sahur, pagi tadi.

Meski belum melihat secara keseluruhan, KPI menilai hal yang dilakukan Luna dan Parto berpotensi terkena sanksi.

"Sebenarnya itu melempar tepung itu sudah jadi tradisi. Saya memang belum lihat semua acaranya, karena ini masih dalam proses analisis. Tapi potensi pelanggarannya ada," tandasnya.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini