Overdosis Kokain, LiLo Nyaris Tewas di Usia 18 Tahun

Hutami Windiarti, Jurnalis · Senin 08 Juli 2013 22:08 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 08 532 833862 cDsRaX3qCq.jpg Lindsay Lohan (Foto: Ist)

LOS ANGELES - Ayah Lindsay Lohan (LiLo), Michael Lohan, mengungkapkan anaknya sempat overdosis saat berusia 18 tahun. Bintang Mean Girls itu mulai terlibat dengan obat terlarang pada 2005 ketika syuting My Luck.

Menurut Michael, LiLo mulai menjadi pecandu karena salah satu asistennya memberikan kokain. Dia selalu mengonsumsi obat terlarang itu hingga overdosis dan hampir meninggal dunia.

"Lindsay saat itu syuting di New Orleans dan aku mendapat telepon bahwa dia overdosis kokain. Salah satu asistennya memberikan obat terlarang. Aku sangat marah dan membawa pistol, berencana terbang ke New Orleans dan menembak asisten itu. Aku tak percaya apa yang terjadi pada anakku," ungkap Michael.

Dia juga mengaku perpisahannya dengan sang istri, Dina Lohan, membuat LiLo semakin terpuruk dan tak bisa lepas dari kokain. Aktris berusia 27 tahun itu bahkan kerap bermasalah dengan hukum.

Michael mendesak LiLo untuk menjalani rehabilitasi untuk mengatasi ketergantungannya pada obat terlarang. Jika tidak, dia akan kehilangan pekerjaan di Hollywood. Demikian seperti dilansir Dailymail, Senin (8/7/2013).

"Jika Lindsay kambuh lagi, maka itu akan menjadi akhir untuknya di Hollywood. Tidak akan adal lagi kesepatan kedua atau ketiga. Dia harus benar-benar bersih kali ini. Dengan dukungan dari keluarga, aku harap dia dapat melewati ini," lanjutnya.

Saat mengungjungi LiLo, Michael mengatakan anaknya dalam keadaan sehat dibandingkan sebelumnya. Dia juga terlihat sangat senang dan akan kembali tinggal dengan sang ibu setelah keluar.

"Ketika aku melihatnya di Betty Ford Center, dia jauh lebih baik dari yang pernah aku lihat dalam tujuh tahun ini. Dia sangat bahagia dan senang melihatku. Aku melihat perbedaan dan berharap akan bertahan lama," tutup Michael.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini