Baru Masuk, Lindsay Lohan Kabur dari Tempat Rehab

Hutami Windiarti, Jurnalis · Jum'at 03 Mei 2013 21:18 WIB
https: img.okezone.com content 2013 05 03 532 801993 nZYyYOqyzK.jpg Lindsay Lohan (Foto: Egosip)

LOS ANGELES - Setelah menunda waktu cukup lama, Lindsay Lohan (LiLo) akhirnya terlihat berada di panti rehabilitasi di Orange County, kemarin. Dia diharuskan menjalani rehabilitasi selama 90 hari, karena berbohong pada polisi atas kasus tabrakan yang terjadi tahun lalu.

Tak lama setelah tiba di Orange County, aktris berusia 26 tahun ini menolak untuk menjalani rehabilitasi dan kembali ke New York. LiLo dikabarkan berubah pikiran karena takut dengan paparazzi yang telah berkumpul untuk mengambil gambarnya.

"Dia pergi belanja di sebuah toko elektronik kemudian dia pergi ke tempat rehab untuk beberapa menit, tapi dia takut oleh paparazzi. Dia berkata, 'Aku tak mau rehab. Aku tak akan menjalani rehab. Bawa aku kembali ke bandara. Dia kembali ke bandara LAX. Seseorang mungkin bicara menyeramkan kepadanya sebelum dia memutuskan pulang," ungkap sumber.

Hal ini membuat LiLo terancam masuk penjara karena tidak menuruti keputusan pengadilan. Tempat rehabilitasi yang dipilihnya di California juga ternyata belum mendapat persetujuan hakim. Mereka diketahui hanya menganjurkan sang aktris untuk menjalani rehabilitasi di New York.

"Aku sangat terkejut dengan keputusannya untuk masuk fasilitas rehabilitasi yang belum kami setujui. Kami melakukan investigasi atas fasilitas tempat rehab yang diberikan oleh Mark Heller (pengacara LiLo), dan kami telah setuju dengan hal itu. Aku tahu kemarin dari media, bahwa Lindsay Lohan telah memutuskan untuk pergi ke tempat lain. Ini tak dapat diterima," kata hakim James Dabney.

Pihak pengadilan juga menemukan tempat rehabilitasi yang dipilih LiLo memiliki beberapa masalah dan dianggap tidak dapat membantu bintang Mean Girls tersebut.

"Aku punya tiga artikel berita tentang masalah dengan fasilitas di sana. Kami perlu waktu untuk melakukan investigasi," tutupnya, seperti dilansir Femalefirst, Jumat (3/5/2013).

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini