nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eks Pembantu Ngaku Dipaksa Ardina Rasti Bikin Kesaksian Palsu

Egie Gusman, Jurnalis · Jum'at 08 Maret 2013 11:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2013 03 08 33 772911 BQXRbiBJo9.jpg Ardina Rasti (foto: Okezone)

JAKARTA- Sebuah fakta baru terungkap dalam kasus penganiayaan Ardina Rasti. Ternyata, Fendi yang pernah menjadi saksi mengaku bahwa dirinya telah dipaksa untuk memberikan keterangan palsu oleh mantan kekasih Eza Gionino itu.

Fendi mengaku terpaksa berbohong karena dia ditekan pihak Rasti. Bekas pembantu pemain sinetron tersebut mengungkapkan bahwa dulu dia dipaksa untuk mengaku melihat kekerasan yang dilakukan oleh Eza.

"Pada laporan polisi atas nama Ardina Rasti, menurut saksi, dia dipaksa oleh pihak Rasti untuk memberikan keterangan palsu. Bahwasanya dia melihat ada kekerasan dan penganiayaan, padahal dia hanya mendengar," ujar kuasa hukum Fendy, Riandra Y Disastra saat ditemui di kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Jl. Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2013).

Lebih lanjut Riandra menjelaskan, di hari kejadian, kliennya hanya mendengar keributan setelah Eza masuk ke kamar Rasti. Fendy juga telah memberikan keterangan palsu mengenai barang-barang yang rusak di kediaman Rasti"Kejadian jam empat pagi, Eza mengetuk pintu lalu dibukakan oleh saksi. Nah habis itu masuk kamar, dan dengar ada keributan. Bahwa bukti pintu dan kursi yang rusak enggak seperti itu, beberapa hari pintu kursi masih baik saja," ungkap Riandra.

Bukan hanya itu saja, Rasti juga diyakini telah memberi barang bukti palsu berupa telefon genggam Blackberry ke hadapan polisi. Karena kata Fendy Blackberry yang digunakan Rasti berbeda dengan yang dijadikan barang bukti.  "Karena Blackberry Rasti itu chasingnya berwarna-warni," sambung Riandra.(gal)

(uky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini