Image

Dukung Pembebasan, LGN Nilai Kasus Raffi Diskriminasi Pemerintah

Muhammad Ardy Khairan, Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2013, 17:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 02 08 33 758996 BeDQdz3mB4.jpg Raffi Ahmad (Foto: Egie Gusman)

JAKARTA - Sejumlah orang dari Lingkar Ganja Nusantara (LGN) melakukan aksi damai di depan kantor Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), siang ini.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bagian dari program kampanye deskriminalisasi pengguna ganja. Mereka juga diizinkan masuk untuk bertemu anggota BNN.

Selain itu, mereka melihat fenomena menarik yang sedang diperbincangkan publik. Beberapa artis, bahkan politikus tertangkap menggunakan ganja.

"Tujuan utama dari aksi damai ini adalah LGN dapat bertemu dengan ketua BNN, dan mengunjungi Raffi Ahmad," ungkap Ketua LGN Dhira Narayana, di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Pusat, Jumat (8/2/2013).

Lebih lanjut Dhira mengungkapkan, dirinya tidak setuju jika Raffi dipenjara hanya karena memiliki dua linting ganja. Menurutnya, ganja itu bukan kriminal, bahkan nikotin dan alkohol itu lebih berbahaya dari ganja.

"Yang menggunakan ganja itu bukan kriminal. Ganja hanya jadi kambing hitam, padahal nikotin dan alkohol lebih berbahaya dari ganja. Saya enggak setuju kalau Raffi dipenjara gara-gara dua linting saja, direhab juga enggak setuju. Ini hanya tindakan diskriminasi dari pemerintah," tutupnya.

Seperti diketahui, Raffi ditangkap BNN pada Minggu 27 Januari 2013. Berdasarkan hasil pemeriksaan atas kepemilikian barang bukti yang ditemukan di kediaman Raffi terbukti memiliki 14 butir atau 3,4 metilon, dan dua linting ganja.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini