Merasa Tak Adil, Jody "Super Bejo" Stop Poligami

Edi Hidayat, Jurnalis · Jum'at 24 Agustus 2012 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2012 08 24 33 680382 csSlBDIpwb.jpg Jody (Foto: Rama/Okezone)

JAKARTA - Mengaku sudah tidak bisa adil, Jody "Super Bejo" mengaku kini hanya memiliki satu istri. Menurut Jody, saat ini seluruh kegiatan rumah tangganya dilakukan di satu istri saja, termasuk saat Lebaran kemarin.

"Pengaturannya di pos satu aja. Yang satu lagi udah selesai. Gue tetep keep in touch. Gue support kebutuhan anak, kayak kemarin baju lebaran, keperluan sekolah itu istri pertama yang pilih," kata Jody di Kawasan Meruya, Jakarta Barat, Jumat (24/8/2012).

Menurut Jody, berakhirnya hubungan tersebut bukan dari pihaknya tetapi memang dari pihak istri keduanya yang menginginkan untuk mengakhiri hubungan tersebut. 

"Pasti gue harus merasa bahwa gue tidak cukup adil. Kerjaan gue di Jakarta semua. Kalau dibilang enggak adil, ya bener," ujarnya.

Dari pengalamannya, Jody menilai bagi mereka yang berpoligami silahkan menikmati hidupnya dan harus terima resikonya. Tidak usah melakukan pembenaran, dan tetap harus bertanggung jawab.

"Menurut gue sah-sah saja menutup diri, tapi yang jelas jangan lari dari pembenaran. Semakin lari, nanti akan semakin dikejar. Itu akan jadi sebuah kesedihan, lebih baik akui saja. Gentle aja. Berani gesek, berani bayar," tandasnya.

(ega)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini