Ketika Presiden AS Jadi Pemburu Vampir

Iman Herdiana, Jurnalis · Minggu 01 Juli 2012 23:57 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 01 35 656972 9X7udrVtvL.jpg
Abraham Lincoln, Presiden Amerika Serikat yang ke-16 (1947-1949), merupakan sosok presiden yang legendaris bagi rakyat Amerika bahkan dunia.

Lincoln mampu membawa negaranya bangkit dari krisis konstitusi negara, krisis militer hingga ekonomi. Peran fenomenalnya di antaranya membebaskan perbudakan.

Lincoln yang dihormati itu mengilhami sutradara Timur Bekmambetov yang membuat film Abraham Lincoln. Sosoknya yang legendaris membuat Timur mengangkat kisah Lincoln dari sisi lain, sisi yang lebih melegenda.

Lahirlah film fantasi horor Abraham Lincoln : Vampire Hunter. Dalam prolognya disebutkan, orang lebih suka dengan sosok yang legenda. Film ini tayang di bioskop, salah satunya di Blitzmegaplex.

Di film ini Lincoln ditampilkan dengan peran yang jauh berbeda dari versi sejarahnya. Memang Lincoln masih bertugas sebagai negarawan untuk membebaskan perbudakan, namun ada tugas tambahan yakni sebagai pemburu vampir yang nyaris menguasai AS. Akhirnya, film ini memadukan unsur fantasi, horor, dan sejarah.

Alkisah, Abraham (diperankan Benjamin Walker) berniat membalas dendam atas kematian sang ibu, Nancy (Robin McLeavy) yang dibunuh oleh seorang vampir (Marton Csokas).

Pembunuhan tersebut akibat hutang yang dimiliki ayah Abraham, Thomas (Joseph Mawle). Selain itu, Abraham yang waktu itu masih belia, berusaha menyelamatkan temannya dari perbudakan oleh vampire tersebut.

Lincoln dan ayahnya berduka di tengah prosesi pemakaman yang muram dengan seting tahun 1800-an. Di pemakaman itu, Thomas membujuk Lincoln supaya tidak akan berbuat bodoh menuntut balas kepada vampir yang membunuh ibunya. Lincoln terpaksa memendam dendam membara itu.

Hingga sembilan tahun kemudian, tepat ketika ayahnya meninggal dunia, Lincoln yang tumbuh dewasa memutuskan untuk balas dendam.

Ketika dalam keadaan setengah mabuk di suatu bar, Lincoln bertemu dengan Henry Sturges (Dominic Cooper), seorang vampir yang memberontak dan berusaha memburu para vampir. Awalnya Lincoln tidak tahu bahwa Henry adalah vampir.

Dalam upaya yang pertama untuk membalas dendam, Lincoln tak berhasil. Justru dia nyaris mati oleh vampir yang membunuh ibunya. Saat itulah Henry datang menolongnya. Selanjutnya Henry mengajari Lincoln banyak hal tentang cara memburu vampir.

Dalam film berdurasi 105 menit ini, Lincoln bersenjata kapak dalam menghabisi para vampir. Meski begitu, ada adegan di mana Lincoln juga belajar ilmu hukum dan melakukan orasi politik di tengah masyarakat yang merindukan kebebasan dari perbudakan.

Selanjutnya, versi fantasi dari Abraham Lincoln ini bisa disaksikan di bioskop yang mulai memutarnya sejak pertengahan Juni 2012.

(tre)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini