Ajukan Somasi, David "Peterpan" Ingin Dokter Minta Maaf

Iman Herdiana, Jurnalis · Rabu 09 Mei 2012 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 09 33 626415 w8w1fmwG5B.jpg David (Foto: ist)

BANDUNG- David Kurnia Albert akhirnya melayangkan surat somasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, atas dugaan malapraktik terhadap dirinya. Personel band Peterpan itu ingin pihak dokter meminta maaf kepadanya.

Dugaan malapraktik yang dialami David bermula ketika operasi yang dijalaninya pada awal Juni 2011 lalu. Saat itu, seorang dokter RSHS mendiagnosa David memiliki batu empedu dan harus dioperasi. Selesai operasi, kondisi David justru malah makin memburuk.

Usai operasi, dokter malah menyarankan David pulang. Ketika pulang ke rumahnya di Jalan Buah Batu, Bandung, kondisi David makin parah. Melihat kondisi David yang memburuk, ayah David, Didi Albert, langsung menelepon dokter yang bersangkutan. Dokter tersebut meminta David ke IGD RSHS dan akan ditangani dokter jaga.

David kemudian pindah ke rumah sakin lain, RS Advent. Di rumah sakit tersebut, David mengalami koma selama tiga hari. Setelah membaik, baru dirinya menjalani operasi kembali. Menurut dokter RS Advent, ada saluran empedu yang putus akibat operasi di rumah sakit sebelumnya. Akibatnya, racun dari hati dan empedu bocor dan tumpah ke jaringan perut sehingga terjadi infeksi di bagian lever, ginjal, usus, limpa, paru kanan, dan jantung kanan. Hal itulah yang membuat David kesakitan pascaoperasi.

"Dokter RS Advent memutuskan mengoperasi saya kembali. Dan puji Tuhan, saya selamat," ucap David di Jalan Lombok, Bandung.

Lalu, pada Agustus 2011, kondisi David sudah mulai stabil meski belum bisa jalan. Pihak keluarga berusaha meminta penjelasan dari RS Hasan Sadikin terkait operasi yang dilakukan salah satu dokternya. David dan keluarga secara kekeluargaan ingin meminta klarifikasi dari dokter yang bersangkutan.

David ingin dokter RS Hasan Sadikin meminta maaf dan dievaluasi kesalahannya. Namun, permintaan David hingga kini tidak ditanggapi. Untuk itu, David mengajukan somasi melalui pengecaranya, Morang Saragih.

"Somasi saya lakukan supaya tidak terjadi lagi kesalahan serupa kepada orang lain," terang David.

Poin utama tuntutan dalam somasi yang dilayangkan David ialah meminta pemberian sanksi terhadap dokter yang menanganinya. Sementara itu, pihak RS Hasan Sadikin belum bisa dikonfirmasi terkait dugaan malapraktik ini.

(rik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini