Christine Hakim: Perfilman Indonesia Harus Mencontoh Iran

Rama Narada Putra, Jurnalis · Kamis 19 April 2012 11:54 WIB
https: img.okezone.com content 2012 04 19 206 614464 9U9Qs9jVtK.jpg Christine Hakim (Foto: sastrawanamatir.blogspot.com)

JAKARTA- Bermunculannya film-film karya sineas Tanah Air di festival film international di berbagai negara dan sukses meraih penghargaan, menurut salah satu aktris senior Christine Hakim adalah sebuah pencapaian yang bagus. Hal tersebut membuktikan aktor dan aktris Indonesia pantas di sejajarkan dengan aktris Hollywood.

"Banyak aktor aktris Indonesia sudah bisa disejajarkan dengan  dunia internasional. Ada Dedi Petet, Slamet Rahardjo, Ray Sahetaphy," ucap Christine ditemui di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2012) malam.

Namun dia mengakui kesempatan untuk menjadi aktor dan aktris yang berkualitas masih dirasa kurang di industri perfilman nasional. Menurutnya dunia seni peran di Tanah Air semakin dikenal ketika Indonesia menjadi salah satu lokasi syuting di film Eat Pray Love.

"Hanya kesempatan memperoleh peran yang baik, film, sutradara yang baik, itu yang belum dapat. Indonesia juga punya kesempatan besar menjadi set syuting film internasional seperti Eat Pray Love," tukasnya.

Dia mencontohkan salah satu negara yang bergejolak, Iran mampu meraih piala Oscar di dunia perfilman yang belum pernah dirasakan para sineas di Indonesia.

"Saya baru kembali dari Iran, negeri yang selalu dapat pressure, perang enggak habis. Tapi film-filmnya dapat memenangkan Oscar, ini seperti tidak ada hubungannya dengan politik, gonjang-ganjing di negeri itu," tukasnya.

(ega)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini