Peserta Dipukul, Kongres Parfi Ricuh

Elang Riki Yanuar, Jurnalis · Kamis 19 Mei 2011 20:27 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 19 206 458945 P59G4ilbqx.jpg Kongres Parfi ke 14 (Foto: Elang Riki Yanuar/Okezone)

JAKARTA- Hari kedua kongres Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) memanas. Kongres yang digelar untuk ke-14 kalinya itu ricuh hingga terjadi insiden pemukulan.

Dalam kongres yang digelar di Hotel Gran Sahid Jakarta, Kamis (19/5/2011), beberapa anggota Parfi bersitegang dengan Panitia Pelaksana. Dua anggota Parfi, Al Mosaf dan seorang perwakilan Parfi dari Batam menjadi korban. Mereka mengaku dipukuli petugas keamanan kongres.

Keributan itu dipicu ketika Mosaf menanyakan keabsahan keanggotaan Gatot Brajamusti, ketua panitia pelaksana kongres yang kini mencalonkan diri sebagai ketua Parfi. Menurutnya, Aa Gatot tidak layak karena telah memalsukan dokumen sebagai persyaratan calon ketua Parfi.

"Kongres Parfi sarat rekayasa. Banyak sekali anggota Parfi yang seharusnya tercatat sebagai Anggota Muda, tiba-tiba berubah keanggotaannya menjadi Anggota Biasa dan memiliki hak suara,"  tuding Mosaf.

Belum selesai menyampaikan pendapatnya, tiba-tiba beberapa panitia kongres berdiri mendekat dan terjadilah aksi pemukulan tersebut. Korban akhirnya melapor ke Polda Metro Jaya, didampingi kuasa hukumnya, Eggi Sudjana.

Kecurangan yang terjadi di kongres Parfi juga dirasakan kandidat ketua Parfi lain seperti Ki Kusumo. Produser film yang juga seorang paranormal itu meminta kongres ditunda.

“Saya minta kongres ditunda, karena banyak sekali manipulasi data dan kecurangan-kecurangan,” tegas Ki Kusumo.

Meski sempat terjadi kericuhan, kongres Parfi masih terus berlangsung namun dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian.

(rik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini