nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jika Pindah Warga Negara, Aa Gym Boleh Tidak Hadir

Iman Herdiana, Jurnalis · Selasa 03 Mei 2011 18:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 05 03 33 452876 a6hO7Hym8K.jpg Aa Gym & Teh Ninih (Foto:Arie Yudhistira/Koran SI)

BANDUNG - Upaya mediasi untuk menempuh perdamaian wajib dijalani KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym dan istri pertamanya Ninih Mutmainah (Teh Ninih) sebelum berlanjut pada persidangan cerai.

Hal itu diungkapkan Humas Pengadilan Agama (PA) Bandung, Jawa Barat, Acep Saefuddin. Dia menjelaskan, Aa Gym dan Teh Ninih bisa saja memberikan kuasa khusus untuk melakukan mediasi.

"Tapi aturan itu hanya untuk orang yang berdomisili di luar negeri. Tentu kan Aa bukan yang berdomisili atau berkediaman di luar negeri," kata Acep, di PA Bandung, Selasa (3/5/2011).

Dalam UU, kata Acep, memang diatur bahwa mediasi bisa tidak dihadiri kedua prinsipal (penggugat dan tergugat) jika kedua atau salah satu prinsipal berdomisili di luar negeri.

"Kan enggak mungkin (Aa Gym) pindah karena proses untuk beralih kewarganegaraan bukan hal yang mudah," ujarnya.

Dia berharap, mereka bisa hadir untuk menjalani mediasi. Terlebih mereka adalah figur publik, tokoh, teladan yang dianggap mampu memberikan contoh bagi masyarakat. Apalagi, dengan kehadiran mereka persidangan bisa segera usai tanpa perlu berlarut-larut.

"Jika mediasi berhasil, mereka bisa rukun kembali membina rumah tangga bersama secara harmonis," ungkapnya.

Acep menuturkan, berdasarkan pengalamannya dalam menangani sidang cerai, selalu dihadiri kedua belah pihak minimal satu kali. "Jadi orang biasa saja hadir, masak orang gedean enggak hadir," selorohnya.

Jika proses mediasi Aa Gym dan Teh Ninih tidak berhasil, otomatis majelis hakim akan memutuskan mereka bercerai.

(ang)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini