nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ruth Sahanaya Syok Suami Dituduh Menipu

Elang Riki Yanuar, Jurnalis · Jum'at 29 April 2011 09:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 04 29 33 451273 O9lmehPi1a.jpg Ruth Sahanaya (Foto:Johan Sompotan/okezone)

JAKARTA - Ruth Sahanaya syok begitu tahu suaminya, Jeffry Waworuntu, tersangkut kasus hukum karena dituduh menipu. Personel DI3VA itu tetap percaya suaminya tak bersalah dan memberikan dukungan penuh.

 

"Akibat pemberitaan ini, mereka sungguh syok dan ini di luar dugaan semua. Tapi istri saya cuma bilang, kalau kamu memang jujur, saya akan men-support kamu dari belakang dan saya akan tetap men-support kamu," ujar Jeffry menirukan ucapan istrinya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/4/2011).

Mantan presenter kuis era 1990-an itu merasa bersyukur mendapat dukungan penuh dari istri dan keluarga besarnya. Namun, Jeffry tak mau melibatkan anak dan istri atas laporan polisi yang dialamatkan kepadanya.

"Jadi, memang saya tidak tutupi. Lebih baik saya memberitahukan kepada mereka dan anak-anak saya. Saya bersyukur punya keluarga yang terus berdoa. Tetapi masalah adalah tetap masalah saya dan harus dihadapi dengan lapang dada. Keterbukaan dan kejujuran di pihak saya," tekadnya.

"Istri saya itu tahu sampai ke taraf pembayaran Rp 200 juta ke pihak mereka.

Saya rasa manusia didunia ini punya suka dan duka. Saya dan istri saya belum pernah mengalami hal seperti ini. Tapi kita selalu berdoa dan saling menguatkan," tuturnya.

Masalah yang menimpa Jeffry bermula dari kiprahnya menggelar konser memperingati 25 tahun perjalanan karier Ruth Sahanaya pada November 2010. Saat itu, Jeffry bertemu dengan seorang bernama Suryanto untuk membicarakan kerja sama tentang biaya konser.

Kepada Suryanto, Jeffry mengajukan estimasi biaya Rp2,4 miliar dan sudah mengingatkan kecil kemungkinan untuk meraih keuntungan. Suryanto bersikeras dan tetap berani membiayai konser sebesar Rp2,4 miliar. Namun, dalam perjalanannya Suryanto hanya sanggup membiayai sebesar Rp1,3 miliar.

Setelah konser berlangsung, pihak panitia meraih pemasukan Rp1,5 miliar. Dari situlah kesalahpahaman terjadi. Suryanto mengira uang Rp1,5 miliar itu merupakan keuntungan konser. Padahal menurut Jeffry, jumlah Rp1,5 miliar itu belum dipotong pajak dan biaya produksi sehingga konser Uthe sebenarnya merugi. Lantaran merasa ditipu Jeffry, Suryanto akhirnya melapor ke Polda Metro Jaya.

(ang)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini