nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Malu Menyambi Kerja Jadi Satpam

Mahfiroh, Jurnalis · Selasa 22 Maret 2011 13:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 03 22 33 437553 mdNfkee88Z.JPG Putra Nababan mewawancarai Barack Obama (Foto:Dok.Pribadi)

JAKARTA - Sebelum duduk di kursi Wakil Pemimpin Redaksi RCTI, Putra Nababan melalui proses panjang dan berliku. Sambil mengenyam pendidikan di Amerika Serikat, Putra menyambi kerja menjadi petugas satuan pengamanan (satpam).

Anak dari Panda Nababan ini menempuh pendidikan di Midland Lutheran College, Fremont, Nebraska. Putra memutuskan bekerja sambil kuliah ketika memasuki tahun kedua.

"Saya jadi satpam di kampus. Ada tiga pertimbangan mengapa saya jadi satpam. Pertama, gajinya besar dibandingkan dengan asisten dosen, office boy atau pegawai kafe. Kedua, saya jadi punya jalur ke polisi, pemadam kebakaran, emergency, dekan, rektor. Ketiga, pergaulan saya jauh lebih banyak," tutur Putra saat diwawancara okezone di kantor Redaksi Seputar Indonesia, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Selain tiga alasan di atas, lelaki kelahiran 28 Juli 1974 itu memilih profesi satpam karena menjadi panutan di kampus. "Satpam harus berperilaku baik, menjaga ucapan dan menjaga emosi. Satpam di kampus dikatagorikan sebagai leader kampus," imbuhnya.

Tugas menjadi satpam, diakui Putra, termasuk berat. Dia harus meronda setiap malam keliling kampus guna memastikan tidak ada pencuri yang menyelinap.

 

"Menjadi satpam kampus berlangsung selama dua tahun. Jaga kampus malam-malam, patroli keliling kampus pakai sepeda, jalan kaki. Saya juga mengunci gedung kampus, mengecek ruang dosen, ruang kelas. Semua fakultas saya cek," kenang ayah dua anak itu.

Keluarga Putra di Jakarta tak memprotes pekerjaan sambilannya itu. Apalagi, Putra yang menjalani juga tak berkeberatan menjadi satpam.

"Saya lihat bekerja jadi satpam lebih menarik. Apalagi, sebelum masuk tesnya sulit. Soalnya, satpam pegang kunci ruang rektor, semua aset fasilitas kampus, enggak boleh orang sembarangan. Orangtua tahu dan mereka setuju asal tidak mengganggu pelajaran. Syukurlah, waktu saya tugas enggak terlalu banyak masalah. Aman-aman saja," ucap lelaki yang pernah mewawancari Barack Obama itu.

Terkait Panasonic Gobel Awards 2011 yang akan digelar pada 25 Maret, Anda bisa memilih Putra Nababan sebagai presenter berita terbaik dengan mengetik PGA 22A kirim ke 6288.

(ang)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini