nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahmad Dhani Peringatkan Global TV

Mahfiroh, Jurnalis · Jum'at 04 Maret 2011 18:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 03 04 33 431527 J5NrqZJzAk.jpg Ahmad Dhani (Foto:Mahfiroh/okezone)

JAKARTA - Tahu Global TV akan tetap melanjutkan kasus dugaan kekerasan yang menimpa wartawannya ke jalur hukum, Ahmad Dhani pasrah. Tapi tutur katanya terkesan mengancam Global TV.

"Ya, terserah. Tapi saya peringatkan kalau menyikapinya dengan emosional, saya yakin akan tergelincir yang menyikapi masalah ini dengan emosional," papar Dhani ditemui di gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (4/3/2011).

Mantan suami Maia Estianty ini menegaskan, dirinya santai dalam menghadapi masalah dengan Global TV. Bos Republik Cinta Manajemen ini bersikeras tidak merasa bersalah.

"Wong saya enggak salah kok. Ya, santai saja. Mau dibawa ke mana saja, terserah. Tapi yang jelas jangan sampai masalah ini disikapi dengan emosi sehingga nanti pasti orang yang menyikapi sesuatu dengan emosi dan melakukan tindakan dengan emosi, pasti tergelincir kalau masalah ini disikapi dengan emosi," ujarnya.

Musisi yang digosipkan menikah siri dengan Mulan Jameela ini menekankan supaya dalam menghadapi masalah harus dengan kepala dingin.

"Yang jelas gini, persoalan ini tidak boleh dihadapi dengan emosi. Pihak mana yang menyikapi ini dengan emosi adalah pihak-pihak yang nantinya akan rugi. Karena apapun keputusannya yang dibuat dari emosional itu tidak akan menghasilkan keputusan yang baik," paparnya.

Dhani boleh menyarankan lawannya (dalam hal ini Global TV) untuk menghadapi masalah dengan kepala dingin. Namun, ketika disinggung mengenai emosinya saat kejadian perebutan kaset kameramen Global TV pada Senin, 28 Maret, pentolan Dewa 19 ini mengelak dirinya emosi.

"Mungkin orang di sekitar saya yang emosi. Kalau saya sih enggak emosi, saya biasa saja. Yang melakukan penarikan (kamera dan kaset) kan saat itu bukan saya, tapi orang-orang di lingkungan tersebut," katanya dingin sambil meninggalkan kerumunan wartawan.

(ang)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini