nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Andi Soraya Mohon Jadi Tahanan Kota

Johan Sompotan/Tomi Tresnady, Jurnalis · Senin 30 Agustus 2010 16:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2010 08 30 33 368206 wJHJQuLtRI.jpg Andi Soraya. (Foto: Johan Sompotan/okezone)

JAKARTA - Pihak Andi Soraya mengupayakan agar tidak dijebloskan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pondok Bambu, namun hanya sebagai tahanan kota.

“Kita akan meminta perlindungan agar Andi tidak ditahan. Apalagi ini bulan suci, sudah dekat lebaran. Kita akan meminta dispensasi kepada pihak kejaksaan kalau bisa kita meminta agar Andi sebagai tahanan kota saja, kalau memang tetap harus ditahan,” papar manajer Andi Soraya, Tata Liem, saat dihubungi wartawan, Senin (30/8/2010).

Upaya paksa seperti yang disebutkan kejaksaan, menurutnya hanya gembar-gembor belaka. “Itu kan hanya gembar-gembor dari kejaksaan saja. Apa harus kita datang ke Surabaya untuk masalah Andi Soraya,” tandas Tata.

Di pihak lain, kejaksaan menegaskan jika hari ini Andi Soraya mangkir lagi sesuai surat penundaan yang diajukan melalui kuasa hukumnya, maka kejaksaan akan menyiapkan upaya lain yakni upaya paksa. Meskipun tidak langsung dilakukan hari ini, dalam waktu satu atau dua hari jaksa akan membuat pendapat dan membentuk tim ekseskusi.

Selain itu, jaksa eksekutor akan menjemput paksa setelah mendapat surat perintah dari pimpinan kejaksaan dan lain-lain.

Kasus ini berawal dari laporan penganiayaan akibat dilempar gelas oleh Andi Soraya di Second Floor, Kemang, Jakarta Selatan. Kasus itu pun berlanjut sampai ke meja hijau dan pada 9 Oktober 2008, Andi Soraya diputus bersalah dan dijatuhi hukuman penjara tiga bulan.

Tak puas, Andi dan kuasa hukumnya mengajukan banding dan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Namun putusan MA malah memperkuat putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

(nov)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini