nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

"Kalau Ada Gigolo Bali, Biar Saja"

Tomi Tresnady, Jurnalis · Jum'at 30 April 2010 15:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2010 04 30 206 328046 rD1VmcdmcC.jpg Rico Ceper (Foto:Johan Sompotan/okezone)

JAKARTA - Film dokumenter berjudul Cowboys in Paradise yang disutradarai Amit Virmani membuat rakyat negeri ini bereaksi. Salah satunya Rico Ceper yang menolak film tersebut ditayangkan.

"Kalau memang ada kehidupan gigolo di Bali, biarkan saja. Kenapa harus ditayangkan? Itu urusan gigolo dengan Tuhan. Film itu enggak ada untungnya buat Bali. Itu akan bertentangan dengan kultur Bali. Sebagai orang Indonesia, usahakan film itu jangan sampai ditayangkan," tutur Rico yang ditemui di SMKN 19, Benhil, Jakarta Pusat, Jumat (30/4/2010).

Menurut Rico, terlepas dari benar tidaknya ada pria penjaja seks di kawasan Kuta dan sekitranya, film tersebut berpotensi merusak citra baik Pulau Dewata di mata wisatawan asing.

"Kalau mau membuat sensasi atau mempromosikan Bali, cara itu enggak benar karena Bali sudah terkenal tanpa harus ada film itu. Timing fim itu dimunculkan enggak tepat. Terus tujuannya apa? Bali adalah pulau yang agamis banget. Kenapa harus ada film itu," sesalnya.

Lebih lanjut, pria yang pernah dituduh melarikan pacarnya yang di bawah umur itu mengaku, belum menonton filmnya.

"Bali banyak memberi keuntungan di negara ini. Itu bakal jadi dilema. Gue enggak tahu filmnya seperti apa. Tapi jujur dari judulnya saja sudah gimana gitu. Terlebih yang membuat orang luar yang tanpa izin. Kok enak main bikin film tentang negara gue," ucapnya kesal.

(ang)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini