nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aris Idol, Pernah Digaruk Satpol PP Saat Ngamen

Elang Riki Yanuar, Jurnalis · Kamis 15 April 2010 08:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2010 04 15 34 322864 tLOsPieME8.jpg Aris Idol. (Foto: Elang Riki Yanuar/okezone)

JAKARTA - Aris Idol tak pernah melupakan masa lalu yang dikecapnya di jalanan saat masih mengamen. Dulu, dia juga termasuk orang yang pernah digaruk Satpol PP.

“Iya, pasti pernah. Dulu waktu gue ngamen, gue pernah ribut (sama Satpol PP). Terus gue di bawa ke kandang mereka. Itu gara-gara gue ngamen di kereta, terus di razia,” kenang Aris, ketika ditemui di acara HUT Star Media Nusantara (SMN) di Planet Hollywood, Jakarta, Rabu (14/4/2010).

Dia menambahkan, saat itu dia melawan. Aris mengatakan dia berusaha bicara baik-baik dan meminta aparat Satpol PP agar jangan bertindak arogan.

“Gue bilang, jangan main pakai kekerasan dan jangan main tangkap saja. Toh, waktu itu gue ngamen, bukan copet, maling, atau bertindak kriminal,” kilahnya.

Aris menyayangkan jika cara tindak Satpol PP sejak dulu selalu menggunakan kekerasan. “Kalau buat gue, tindakan Satpol PP itu terlalu berlebihan dan sangat brutal,” ungkapnya mengkritisi bentrokan yang terjadi di Koja, Jakarta Utara, kemarin.

Diketahui, bentrokan tersebut berawal dari eksekusi lahan Makam Mbah Priok. Namun eksekusi itu mendapat perlawanan warga, yang menyebabkan situasi semakin memanas.

Bentrokan antara aparat dan warga tak dapat dielakkan, setelah dari pihak warga diketahui ada yang tewas dan beberapa korban luka. Warga pun semakin brutal dan menyerang petugas, baik Satpol PP dan juga Pasukan dari Kepolisian yang diterjunkan mengamankan situasi di Koja.

Aris menyayangkan adanya korban tewas dari kedua belah pihak. Melihat kejadian ini, dia pun sependapat jika Satpol PP dibubarkan.

“Iya, gue setuju kalau Satpol PP itu dibubarkan,” pungkasnya.

(nov)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini