RAN Tak Setuju Demo Besar-besaran

Tomi Tresnady, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2010 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2010 01 28 33 298593 QTcAvkKKEn.jpg RAN (Foto:Dok.Mahasiswa.com)

JAKARTA - RAN terang-terangan menyatakan ketidaksetujuannya dengan aksi demonstrasi besar-besaran yang digelar berbagai elemen masyarakat dalam memeringati 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II. Bagi RAN, demo memperburuk citra Indonesia.

"Demo besar itu kan diliput media asing. Bisa memperburuk citra Indonesia. Kalau demo juga jangan anarkis karena menimbulkan kecemasan masyarakat," tutur personel RAN, Rayi, di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (28/1/2010).

Personel RAN lainnya, Nino, juga kurang setuju jika masyarakat menuntut terjadi perubahan instan di negeri ini. Pasalnya, pemerintahan yang baru terpilih pada 2009 lalu itu masih butuh waktu membenahi beragam masalah di Indonesia.

"Negara ini dalam keadaan cukup kronis yang disebabkan pemerintahan yang dulu. Oleh karena itu, siapapun Presiden kita mempunyai beban berat untuk mengubah bangsa ini," kata Nino.

Band pelantun Tunjukkan Cintamu itu mengajak rakyat negeri ini bersabar. Memberikan kesempatan lebih kepada pemerintah untuk berbenah.

"Jadi kita mesti bersabar. Beri kepercayaan kepada pemerintah. Karena di situ ada pilihan dan tanggung jawab. Kita kan sudah memilih mereka secara langsung," tandasnya.

(ang)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini