nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lilo 'KLa Returns'' Bangga sebagai Putra Makassar

Andi Aisyah, Jurnalis · Senin 28 September 2009 09:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2009 09 28 205 260264 YM3n227hZF.jpg (foto: Yulianto/ Koran SI)

MAKASAR - Pramulo "Lilo" Radjadin Daeng Lau, gitaris KLa Project mengaku berbangga hati dapat tampil kembali bersama bandnya di depan fans yang ada di Makassar.

Pasalnya penampilannya di D'Liquid Clarion Hotel Entertainment Minggu (27/9/2009) dini hari adalah penampilannya yang pertama bersama grup legendaris tersebut sejak 1998 lalu.

"Saya memohon maaf lahir bathin, Saya orang Makassar dan baru tampil kembali di kampung halaman saya. Ayah Saya dari Jenepoto," Sapa Lilo usai diperkenalkan Katon sebagai "return"- nya ke grup band yang eksis sejak 1988 itu.

Tampil dengan kostum hitam-hitam, Lilo menyapa penggemarnya lewat petikan gitar yang disambut teriakan meriah KLanis setia. Sambil terus memetik gitar-nya, Lilo memanjakan penonton dengan gaya panggung dan suaranya yang khas.

 

Bahkan Lilo membawakan lagu Meski Tlah Jauh dengan suara khasnya sebagai lagu kedelapan malam itu. " Meski tlah jauh ke mana-mana tetap kembali juga ke KLa," kata Lilo usai mebawakan lagu yang bercerita tentang cinta itu.

Katon mengungkapkan, ayah Lilo Rajadin Daeng Lau meninggalkan kesan khusus bagi dirinya. Pasalnya, ayah Lilo yang Makassar asli itu memiliki kebiasaan memesan News Street Times setiap kali Katon bepergian sat masih bekerja sebagai Pamugara dulu. 

"Pak Radjadin membuka mata saya kalau orang Makassar tak menginginkan oleh-oleh yang aneh-aneh. Karena cukup dengan bacaan sudah sangat dihargai," ujar Katon di sela konser. 

KLa Project tampil di depan ratusan Klanis dalam rangkaian Reuni SMA Negri 1 (SmanSa) Makassar bertajuk "The Reunion". Tampil lengkap dengan Katon sebagai Vokalis, Adi di piano dan Lilo pada gitar  dan beberapa additional player, KLa memukau kerinduan para Kalnis yang berasal dari alumni SmanSa tersebut.

Dla mempersembahkan 12 lagu lawas dan satu dari mini album KLa Return. Tembang-tembang Jogjakarta, Lagu Baru, Terpurukku di Sini, Semoga, Pasir Putih dan Someday melarutkan penonton tuk ikut bernyanyi dan menari. Sayangnya sound sistem yang disiapkan panitia kurang mampu mengeskplorasi kepiawaian Lilo dan Adi memainkan alat musiknya.

(uky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini