Adik Ipar Ibunda Leony Dipukuli karena Minta Cerai

Johan Sompotan, Jurnalis · Selasa 04 November 2008 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2008 11 04 33 160462 MX9bjvMvkj.jpg Leony (Foto:Johan/Okezone)

JAKARTA - Adik ipar ibunda Leony, Liza alias Djat Siehoa, mengaku dipukuli karena minta cerai. Dia minta cerai karena suaminya, Anang Attan, selingkuh.

Seperti diberitakan sebelumnya, Liza melaporkan ibunda Leony, Sofia Attan, karena telah menganiaya. Liza lalu menuturkan, awal penganiayaan itu karena permasalahan dalam rumah tangganya.

"Sekira jam 3 pagi, ada yang menelepon suami saya, suaranya perempuan. Saat saya tanya, suami malah marah-marah. Saya minta cerai karena ketahuan dia menikah lagi. Saya bilang, 'Kalau kamu mau menikah, cari rumah lagi dong.' Malah saya yang diusir dari rumah," cerita Liza saat ditemui di Golden Boutique Hotel, Jalan Gunung Sahari No 46, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2008).

Usai bertengkar, Anang langsung menelepon Sofia. Sofia pun datang bersama suaminya, Andi Hartanto dan Leony.

"Saya bukakan pintu. Tanpa basa-basi, Sofia langsung menghajar saya. Muka, tangan, dan banyak tempat dihajar. Dia langsung mengambil kunci mobil saya. Ini kan mobil saya. Memang mobil itu atas nama Sofia. Tapi, saya percaya sama saudara," jelasnya.

Ketika dipukuli, Liza tak berani melawan. Juga tidak ada orang yang berani menolongnya. Leony sempat maju. Tapi, tak jadi.

"Mungkin Leony tadinya mau ikut memukuli saya" duga wanita keturunan China ini.

Lantaran tak diperbolehkan masuk ke rumah, pasca pemukulan Liza pergi ke rumah temannya. Oleh sang teman, Liza yang babak belur diantar visum dan melapor ke Polsek Serpong, Tangerang, sehari setelah kejadian, yakni pada 6 Mei 2008.

Mengapa setelah kasus itu lama dilaporkan, baru sekarang Liza memblow-up ke media massa?

"Saya lapor ke polisi sejak Mei, tidak ada tanggapan sama sekali. Akhirnya, saya ganti pengacara sampai dua kali. Pengacara saya nggak jalan karena mereka (keluarga Leony) banyak uang. Kata pengacara saya yang lama, saya dilarang pulang karena nanti ditangkap polisi. Aneh, kenapa saya tidak boleh pulang? Itulah kenapa saya ganti pengacara," tandasnya.

(ang)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini