<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eltasya Lewat Merayu Waktu, Cerita Penyesalan Tak Bisa Kembali ke Pelukan Mantan</title><description>Kisah dalam lagu tersebut mungkin terasa dekat bagi mereka yang pernah kehilangan seseorang karena kesalahan sendiri. &#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/27/205/3250426/eltasya-lewat-merayu-waktu-cerita-penyesalan-tak-bisa-kembali-ke-pelukan-mantan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/27/205/3250426/eltasya-lewat-merayu-waktu-cerita-penyesalan-tak-bisa-kembali-ke-pelukan-mantan"/><item><title>Eltasya Lewat Merayu Waktu, Cerita Penyesalan Tak Bisa Kembali ke Pelukan Mantan</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/27/205/3250426/eltasya-lewat-merayu-waktu-cerita-penyesalan-tak-bisa-kembali-ke-pelukan-mantan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/27/205/3250426/eltasya-lewat-merayu-waktu-cerita-penyesalan-tak-bisa-kembali-ke-pelukan-mantan</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2026 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Mei Sada Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/27/205/3250426/eltasya_natasha-QC9W_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Eltasya Natasha</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/27/205/3250426/eltasya_natasha-QC9W_large.JPG</image><title>Eltasya Natasha</title></images><description>JAKARTA - Penyanyi Eltasya mengangkat kisah penyesalan setelah kehilangan orang yang dicintai lewat single terbarunya, Merayu Waktu. Lagu ini bercerita tentang keinginan memperbaiki kesalahan di masa lalu dan harapan agar hubungan yang sudah berakhir bisa kembali seperti semula.&#13;
&#13;
Kisah dalam lagu tersebut mungkin terasa dekat bagi mereka yang pernah kehilangan seseorang karena kesalahan sendiri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ada keinginan untuk mengulang waktu, menarik kembali perkataan yang menyakiti, hingga memperbaiki keadaan sebelum semuanya terlambat. Namun, kenyataan tak selalu berjalan sesuai harapan.&#13;
&#13;
Lewat Merayu Waktu, Eltasya menggambarkan perasaan seseorang yang masih sulit menerima perpisahan. Meski menyadari hubungan itu sudah berakhir, masih ada harapan untuk memperbaiki keadaan dan kembali bersama orang yang dicintai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menurut aku, relate-nya lebih ke perasaan yang mungkin pernah dirasain banyak orang, ketika kita masih berharap sesuatu bisa kembali seperti dulu, padahal kenyataannya ya nggak selalu bisa,&amp;rdquo; ungkap Eltasya.&#13;
&#13;
Tema penyesalan menjadi pembeda Merayu Waktu dari karya-karya Eltasya sebelumnya. Kali ini, cerita yang diangkat bukan sekadar tentang dinamika perasaan dalam hubungan, melainkan juga tentang keinginan mengubah sesuatu yang sudah telanjur terjadi.&#13;
&#13;
Menariknya, Eltasya tidak merencanakan sejak awal untuk membawakan lagu tersebut. Ia justru mengenal Merayu Waktu ketika berkunjung ke studio.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat itu, ia diperdengarkan materi lagu yang kemudian langsung menarik perhatiannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Awalnya aku cuma niat main ke studio, eh ternyata malah ditawarin lagu ini. Pas pertama kali dengar, aku langsung suka dan akhirnya memutuskan buat membawakannya,&amp;rdquo; cerita Eltasya.&#13;
&#13;
Ketertarikan itu membuat Eltasya mantap membawakan lagu tersebut. Ceritanya yang berpusat pada penyesalan dan harapan untuk memperbaiki hubungan menjadi salah satu hal yang membuatnya merasa cocok dengan materi lagu tersebut.&#13;
&#13;
Bagi Eltasya, musik juga menjadi cara untuk menyampaikan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia ingin terus mengeksplorasi musikalitasnya sekaligus membawakan lagu-lagu yang bisa mewakili beragam perasaan pendengar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Aku pastinya mau terus berkarya dan mengeksplor musik aku. Aku juga pengen bisa menghadirkan lagu-lagu yang lebih dekat dengan kehidupan dan perasaan banyak orang,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Melalui Merayu Waktu, Eltasya berharap pendengar yang sedang menghadapi perpisahan bisa menemukan teman untuk melewati masa-masa sulit. Terutama bagi mereka yang masih bergulat dengan kenangan masa lalu dan keinginan untuk kembali bersama seseorang.&#13;
&#13;
Meski waktu tidak bisa diputar kembali, perasaan menyesal dan keinginan memperbaiki kesalahan merupakan bagian dari pengalaman yang mungkin pernah dialami banyak orang.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Penyanyi Eltasya mengangkat kisah penyesalan setelah kehilangan orang yang dicintai lewat single terbarunya, Merayu Waktu. Lagu ini bercerita tentang keinginan memperbaiki kesalahan di masa lalu dan harapan agar hubungan yang sudah berakhir bisa kembali seperti semula.&#13;
&#13;
Kisah dalam lagu tersebut mungkin terasa dekat bagi mereka yang pernah kehilangan seseorang karena kesalahan sendiri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ada keinginan untuk mengulang waktu, menarik kembali perkataan yang menyakiti, hingga memperbaiki keadaan sebelum semuanya terlambat. Namun, kenyataan tak selalu berjalan sesuai harapan.&#13;
&#13;
Lewat Merayu Waktu, Eltasya menggambarkan perasaan seseorang yang masih sulit menerima perpisahan. Meski menyadari hubungan itu sudah berakhir, masih ada harapan untuk memperbaiki keadaan dan kembali bersama orang yang dicintai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menurut aku, relate-nya lebih ke perasaan yang mungkin pernah dirasain banyak orang, ketika kita masih berharap sesuatu bisa kembali seperti dulu, padahal kenyataannya ya nggak selalu bisa,&amp;rdquo; ungkap Eltasya.&#13;
&#13;
Tema penyesalan menjadi pembeda Merayu Waktu dari karya-karya Eltasya sebelumnya. Kali ini, cerita yang diangkat bukan sekadar tentang dinamika perasaan dalam hubungan, melainkan juga tentang keinginan mengubah sesuatu yang sudah telanjur terjadi.&#13;
&#13;
Menariknya, Eltasya tidak merencanakan sejak awal untuk membawakan lagu tersebut. Ia justru mengenal Merayu Waktu ketika berkunjung ke studio.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat itu, ia diperdengarkan materi lagu yang kemudian langsung menarik perhatiannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Awalnya aku cuma niat main ke studio, eh ternyata malah ditawarin lagu ini. Pas pertama kali dengar, aku langsung suka dan akhirnya memutuskan buat membawakannya,&amp;rdquo; cerita Eltasya.&#13;
&#13;
Ketertarikan itu membuat Eltasya mantap membawakan lagu tersebut. Ceritanya yang berpusat pada penyesalan dan harapan untuk memperbaiki hubungan menjadi salah satu hal yang membuatnya merasa cocok dengan materi lagu tersebut.&#13;
&#13;
Bagi Eltasya, musik juga menjadi cara untuk menyampaikan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia ingin terus mengeksplorasi musikalitasnya sekaligus membawakan lagu-lagu yang bisa mewakili beragam perasaan pendengar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Aku pastinya mau terus berkarya dan mengeksplor musik aku. Aku juga pengen bisa menghadirkan lagu-lagu yang lebih dekat dengan kehidupan dan perasaan banyak orang,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Melalui Merayu Waktu, Eltasya berharap pendengar yang sedang menghadapi perpisahan bisa menemukan teman untuk melewati masa-masa sulit. Terutama bagi mereka yang masih bergulat dengan kenangan masa lalu dan keinginan untuk kembali bersama seseorang.&#13;
&#13;
Meski waktu tidak bisa diputar kembali, perasaan menyesal dan keinginan memperbaiki kesalahan merupakan bagian dari pengalaman yang mungkin pernah dialami banyak orang.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
