<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awal Mula Skandal Utang Orangtua Aijing A2O LITE, Berawal dari Karyawan yang Speak Up</title><description>Aijing, member girl group A2O LITE, menjadi sorotan setelah orangtuanya terseret dugaan penunggakan gaji karyawan di perusahaan pendidikan yang mereka kelola.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/25/33/3250132/awal-mula-skandal-utang-orangtua-aijing-a2o-lite-terbongkar-berawal-dari-karyawan-yang-speak-up</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/25/33/3250132/awal-mula-skandal-utang-orangtua-aijing-a2o-lite-terbongkar-berawal-dari-karyawan-yang-speak-up"/><item><title>Awal Mula Skandal Utang Orangtua Aijing A2O LITE, Berawal dari Karyawan yang Speak Up</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/25/33/3250132/awal-mula-skandal-utang-orangtua-aijing-a2o-lite-terbongkar-berawal-dari-karyawan-yang-speak-up</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/25/33/3250132/awal-mula-skandal-utang-orangtua-aijing-a2o-lite-terbongkar-berawal-dari-karyawan-yang-speak-up</guid><pubDate>Minggu 25 Oktober 2026 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Nurrizka Nasywa Tsabitah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/25/33/3250132/aijing_a20-CUJs_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Aijing A20</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/25/33/3250132/aijing_a20-CUJs_large.JPG</image><title>Aijing A20</title></images><description>JAKARTA - Aijing, member girl group A2O LITE, menjadi sorotan setelah orangtuanya terseret dugaan penunggakan gaji karyawan di perusahaan pendidikan yang mereka kelola. Kasus tersebut mencuat berbarengan dengan debut A2O LITE di Korea Selatan, yaitu 13 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Melansir allkpop, persoalan ini bermula saat beberapa mantan karyawan mengaku belum menerima gaji mereka sejak 2024. Orangtua Aijing disebut sempat menyepakati skema pembayaran secara bertahap, tetapi pembayaran hanya dilakukan selama tiga bulan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Salah satu mantan karyawan bahkan mengklaim hak gaji yang belum ia terima sebesar sekitar 40.000 yuan (setara dengan Rp170 juta). Selain itu, perusahaan dan orangtua Aijing dilaporkan memiliki utang sebesar 3,45 juta yuan atau sekitar Rp7,5 miliar.&#13;
&#13;
Kontroversi kembali menjadi perhatian setelah seorang mantan karyawan mengaku pernah meminta pembayaran gaji yang tertunda untuk biaya pemakaman ayahnya. Namun, ia hanya menerima 1.000 yuan atau setara dengan Rp2,7 juta.&#13;
&#13;
Ibu Aijing Sampaikan Permintaan Maaf&#13;
Pada 14 Oktober 2026, seorang perempuan yang mengaku sebagai ibu Aijing menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial Weibo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Halo, saya adalah ibu dari Aijing.&#13;
&#13;
Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya karena telah menimbulkan kekhawatiran atas masalah pribadi saya.&#13;
&#13;
Sebelumnya saya menjalankan sebuah perusahaan di bidang pendidikan. Namun, karena operasional perusahaan memburuk dengan cepat, perusahaan mengalami kesulitan keuangan yang parah dan hal tersebut menyebabkan perselisihan utang.&#13;
&#13;
Terlepas dari apa pun yang terjadi, kegagalan saya dalam membayar gaji karyawan tepat waktu adalah sebuah kesalahan yang harus saya akui dan pertanggungjawabkan. Saya dengan tulus meminta maaf kepada semua pihak yang telah dirugikan oleh tindakan saya.&#13;
&#13;
Saya terus melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin. Namun, setelah krisis keuangan yang menimpa perusahaan, perubahan lebih lanjut pada industri pendidikan terus mempersulit situasi, sehingga saya tidak dapat menyelesaikannya secepat yang diperkirakan. Saat ini saya sedang berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendiskusikan solusi yang memungkinkan. Saya tidak akan lari dari tanggung jawab dan akan terus mengawal masalah ini hingga selesai.&#13;
&#13;
Tanggung jawab atas masalah ini sepenuhnya berada di tangan kami selaku orang tua, dan ini adalah masalah yang harus kami selesaikan. Aijing sama sekali tidak terlibat dalam bisnis maupun perselisihan ini.&#13;
&#13;
Sekali lagi, saya dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang telah dirugikan. Saya akan terus melakukan semua yang saya bisa untuk menyelesaikan masalah ini dan memenuhi tanggung jawab saya,&amp;rdquo; tulis ibu Aijing dalam bahasa Mandarin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski telah menyampaikan permintaan maaf, laporan mengenai klaim mantan karyawan lainnya masih beredar. Dikutip dari allkpop, hingga 18 Oktober 2026, A2O Entertainment belum juga menyampaikan pernyataan resmi mengenai dugaan tersebut.&#13;
&#13;
A2O LITE Raih Prestasi Sejak Debut&#13;
&#13;
Di tengah kontroversi tersebut, A2O LITE juga mencatat sejumlah pencapaian sejak debut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lagu debut mereka, NEON, diketahui sukses menembus chart di berbagai platform, seperti Melon dan Spotify. Hanya dalam waktu 29 jam setelah dirilis, NEON langsung melejit ke posisi pertama Melon Top 100 dan merajai chart Spotify Korea Selatan.&#13;
&#13;
Prestasi A2O LITE berlanjut melalui acara musik televisi Korea Selatan. Pada 20 Oktober 2026, mereka meraih kemenangan pertama di program The Show, hanya tujuh hari setelah debut. Grup tersebut kemudian memenangkan Show Champion pada 21 Oktober dan M Countdown pada 22 Oktober.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Aijing, member girl group A2O LITE, menjadi sorotan setelah orangtuanya terseret dugaan penunggakan gaji karyawan di perusahaan pendidikan yang mereka kelola. Kasus tersebut mencuat berbarengan dengan debut A2O LITE di Korea Selatan, yaitu 13 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Melansir allkpop, persoalan ini bermula saat beberapa mantan karyawan mengaku belum menerima gaji mereka sejak 2024. Orangtua Aijing disebut sempat menyepakati skema pembayaran secara bertahap, tetapi pembayaran hanya dilakukan selama tiga bulan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Salah satu mantan karyawan bahkan mengklaim hak gaji yang belum ia terima sebesar sekitar 40.000 yuan (setara dengan Rp170 juta). Selain itu, perusahaan dan orangtua Aijing dilaporkan memiliki utang sebesar 3,45 juta yuan atau sekitar Rp7,5 miliar.&#13;
&#13;
Kontroversi kembali menjadi perhatian setelah seorang mantan karyawan mengaku pernah meminta pembayaran gaji yang tertunda untuk biaya pemakaman ayahnya. Namun, ia hanya menerima 1.000 yuan atau setara dengan Rp2,7 juta.&#13;
&#13;
Ibu Aijing Sampaikan Permintaan Maaf&#13;
Pada 14 Oktober 2026, seorang perempuan yang mengaku sebagai ibu Aijing menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial Weibo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Halo, saya adalah ibu dari Aijing.&#13;
&#13;
Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya karena telah menimbulkan kekhawatiran atas masalah pribadi saya.&#13;
&#13;
Sebelumnya saya menjalankan sebuah perusahaan di bidang pendidikan. Namun, karena operasional perusahaan memburuk dengan cepat, perusahaan mengalami kesulitan keuangan yang parah dan hal tersebut menyebabkan perselisihan utang.&#13;
&#13;
Terlepas dari apa pun yang terjadi, kegagalan saya dalam membayar gaji karyawan tepat waktu adalah sebuah kesalahan yang harus saya akui dan pertanggungjawabkan. Saya dengan tulus meminta maaf kepada semua pihak yang telah dirugikan oleh tindakan saya.&#13;
&#13;
Saya terus melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin. Namun, setelah krisis keuangan yang menimpa perusahaan, perubahan lebih lanjut pada industri pendidikan terus mempersulit situasi, sehingga saya tidak dapat menyelesaikannya secepat yang diperkirakan. Saat ini saya sedang berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendiskusikan solusi yang memungkinkan. Saya tidak akan lari dari tanggung jawab dan akan terus mengawal masalah ini hingga selesai.&#13;
&#13;
Tanggung jawab atas masalah ini sepenuhnya berada di tangan kami selaku orang tua, dan ini adalah masalah yang harus kami selesaikan. Aijing sama sekali tidak terlibat dalam bisnis maupun perselisihan ini.&#13;
&#13;
Sekali lagi, saya dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang telah dirugikan. Saya akan terus melakukan semua yang saya bisa untuk menyelesaikan masalah ini dan memenuhi tanggung jawab saya,&amp;rdquo; tulis ibu Aijing dalam bahasa Mandarin.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski telah menyampaikan permintaan maaf, laporan mengenai klaim mantan karyawan lainnya masih beredar. Dikutip dari allkpop, hingga 18 Oktober 2026, A2O Entertainment belum juga menyampaikan pernyataan resmi mengenai dugaan tersebut.&#13;
&#13;
A2O LITE Raih Prestasi Sejak Debut&#13;
&#13;
Di tengah kontroversi tersebut, A2O LITE juga mencatat sejumlah pencapaian sejak debut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lagu debut mereka, NEON, diketahui sukses menembus chart di berbagai platform, seperti Melon dan Spotify. Hanya dalam waktu 29 jam setelah dirilis, NEON langsung melejit ke posisi pertama Melon Top 100 dan merajai chart Spotify Korea Selatan.&#13;
&#13;
Prestasi A2O LITE berlanjut melalui acara musik televisi Korea Selatan. Pada 20 Oktober 2026, mereka meraih kemenangan pertama di program The Show, hanya tujuh hari setelah debut. Grup tersebut kemudian memenangkan Show Champion pada 21 Oktober dan M Countdown pada 22 Oktober.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
