<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Dapat Rapor Merah saat SD, Indra Bekti Kini Justru Pandu Acara Cerdas Cermat Juara Kelas</title><description>Presenter kenamaan Indra Bekti didapuk menjadi pembawa acara program kompetisi edukasi anak terbaru.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/22/33/3249643/sempat-dapat-rapor-merah-saat-sd-indra-bekti-kini-justru-pandu-acara-cerdas-cermat-juara-kelas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/22/33/3249643/sempat-dapat-rapor-merah-saat-sd-indra-bekti-kini-justru-pandu-acara-cerdas-cermat-juara-kelas"/><item><title>Sempat Dapat Rapor Merah saat SD, Indra Bekti Kini Justru Pandu Acara Cerdas Cermat Juara Kelas</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/22/33/3249643/sempat-dapat-rapor-merah-saat-sd-indra-bekti-kini-justru-pandu-acara-cerdas-cermat-juara-kelas</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/22/33/3249643/sempat-dapat-rapor-merah-saat-sd-indra-bekti-kini-justru-pandu-acara-cerdas-cermat-juara-kelas</guid><pubDate>Kamis 22 Oktober 2026 20:28 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/22/33/3249643/indra_bekti-ORMS_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Indra Bekti</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/22/33/3249643/indra_bekti-ORMS_large.JPG</image><title>Indra Bekti</title></images><description>JAKARTA - Presenter kenamaan Indra Bekti didapuk menjadi pembawa acara program kompetisi edukasi anak terbaru. Menariknya, pria berusia 48 tahun ini justru membuat pengakuan mengejutkan soal masa lalunya saat masih duduk di bangku sekolah dasar.&#13;
&#13;
Bekti secara blakblakan mengaku bahwa dirinya bukanlah sosok murid yang menonjol secara akademis. Bahkan, ia sempat mencicipi nilai merah di buku rapornya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Secara akademis ya saya biasa-biasa saja. Secara nilai rapor juga biasa-biasa saja, sempat dapat nilai merah juga. Ada, Pak! Ada, ada, ada waktu SD,&amp;quot; ujar Indra Bekti saat ditemui di Kawasan, Sudirman, Jakarta Selatan, belum lama ini.&#13;
&#13;
Sambil tertawa, suami Aldila Jelita ini mengakui bahwa semasa sekolah dulu, dirinya tidak pernah terpilih untuk mengikuti cerdas cermat karena prestasinya yang pas-pasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau cerdas cermat sepertinya waktu itu saya enggak diikutsertakan ya. Itu kenapa saya juga bingung ya, mungkin dari situ saya mungkin punya kelemahan tersendiri ya,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Kendati demikian, bakat seni dan panggung Bekti rupanya sudah terasah sejak dini. Sekolahnya kerap mengikutsertakan Bekti dalam berbagai pentas pertunjukan dan seni teater.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dulu sih aku waktu masih kecil dulu ikutan lebih ke seni gitu ya. Seringnya malah lebih kepada baca puisi, lomba puisi, lomba acting. Ternyata memang sudah ada dasar aku senang tampil,&amp;quot; papar presenter yang sempat memandu acara Tralala Trilili tersebut.&#13;
&#13;
Kini, Bekti merasa bangga sekaligus antusias karena dipercaya memandu ajang cerdas cermat modern berformat edutainment. Baginya, memandu Juara Kelas membawanya kembali ke masa kejayaan tontonan anak era 90-an.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini menjadi kembali lagi mengingatkan zaman kita dulu kecil. Dulu nontonnya Cerdas Cermat. Nah, sekarang itu mirip-mirip seperti itu, tapi ini lebih seru karena aku yang bawain acaranya,&amp;quot; pungkas Bekti.&#13;
&#13;
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq berharap kompetisi ini dapat mendorong anak-anak mengembangkan kemampuan akademik dan karakter positif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Diharapkan nanti adik-adik bisa cerdas secara literasi, jago secara numerasi, kuat secara karakter. Nah, itu saya kira tiga kunci keberhasilan adik-adik mengikuti kegiatan Juara Kelas ini,&amp;quot; kata Wamen Fajar Riza Ul Haq dalam kesempatan yang sama.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kompetisi ini diikuti siswa dari sekolah negeri maupun swasta. Setiap sekolah mengirimkan satu tim beranggotakan tiga siswa. Mereka akan menghadapi berbagai permainan dan tantangan dengan sistem eliminasi.&#13;
&#13;
Sebelum memasuki tahap kompetisi, peserta terpilih melalui seleksi regional bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mereka kemudian menjalani karantina di Jakarta, mengikuti study tour, serta mendapatkan pendampingan melalui sesi mentoring.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presenter kenamaan Indra Bekti didapuk menjadi pembawa acara program kompetisi edukasi anak terbaru. Menariknya, pria berusia 48 tahun ini justru membuat pengakuan mengejutkan soal masa lalunya saat masih duduk di bangku sekolah dasar.&#13;
&#13;
Bekti secara blakblakan mengaku bahwa dirinya bukanlah sosok murid yang menonjol secara akademis. Bahkan, ia sempat mencicipi nilai merah di buku rapornya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Secara akademis ya saya biasa-biasa saja. Secara nilai rapor juga biasa-biasa saja, sempat dapat nilai merah juga. Ada, Pak! Ada, ada, ada waktu SD,&amp;quot; ujar Indra Bekti saat ditemui di Kawasan, Sudirman, Jakarta Selatan, belum lama ini.&#13;
&#13;
Sambil tertawa, suami Aldila Jelita ini mengakui bahwa semasa sekolah dulu, dirinya tidak pernah terpilih untuk mengikuti cerdas cermat karena prestasinya yang pas-pasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau cerdas cermat sepertinya waktu itu saya enggak diikutsertakan ya. Itu kenapa saya juga bingung ya, mungkin dari situ saya mungkin punya kelemahan tersendiri ya,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Kendati demikian, bakat seni dan panggung Bekti rupanya sudah terasah sejak dini. Sekolahnya kerap mengikutsertakan Bekti dalam berbagai pentas pertunjukan dan seni teater.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dulu sih aku waktu masih kecil dulu ikutan lebih ke seni gitu ya. Seringnya malah lebih kepada baca puisi, lomba puisi, lomba acting. Ternyata memang sudah ada dasar aku senang tampil,&amp;quot; papar presenter yang sempat memandu acara Tralala Trilili tersebut.&#13;
&#13;
Kini, Bekti merasa bangga sekaligus antusias karena dipercaya memandu ajang cerdas cermat modern berformat edutainment. Baginya, memandu Juara Kelas membawanya kembali ke masa kejayaan tontonan anak era 90-an.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini menjadi kembali lagi mengingatkan zaman kita dulu kecil. Dulu nontonnya Cerdas Cermat. Nah, sekarang itu mirip-mirip seperti itu, tapi ini lebih seru karena aku yang bawain acaranya,&amp;quot; pungkas Bekti.&#13;
&#13;
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq berharap kompetisi ini dapat mendorong anak-anak mengembangkan kemampuan akademik dan karakter positif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Diharapkan nanti adik-adik bisa cerdas secara literasi, jago secara numerasi, kuat secara karakter. Nah, itu saya kira tiga kunci keberhasilan adik-adik mengikuti kegiatan Juara Kelas ini,&amp;quot; kata Wamen Fajar Riza Ul Haq dalam kesempatan yang sama.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kompetisi ini diikuti siswa dari sekolah negeri maupun swasta. Setiap sekolah mengirimkan satu tim beranggotakan tiga siswa. Mereka akan menghadapi berbagai permainan dan tantangan dengan sistem eliminasi.&#13;
&#13;
Sebelum memasuki tahap kompetisi, peserta terpilih melalui seleksi regional bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mereka kemudian menjalani karantina di Jakarta, mengikuti study tour, serta mendapatkan pendampingan melalui sesi mentoring.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
