<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukan Diculik, Keluarga Sebut Aron Ashab Masuk Panti Rehabilitasi karena Kecanduan Alkohol</title><description>Gamyla mengaku, keluarga memasukkan Aron Ashab ke panti rehabilitasi karena sering tak terkendali saat mabuk.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/18/33/3248588/bukan-diculik-keluarga-sebut-aron-ashab-masuk-panti-rehabilitasi-karena-kecanduan-alkohol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/18/33/3248588/bukan-diculik-keluarga-sebut-aron-ashab-masuk-panti-rehabilitasi-karena-kecanduan-alkohol"/><item><title>Bukan Diculik, Keluarga Sebut Aron Ashab Masuk Panti Rehabilitasi karena Kecanduan Alkohol</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/18/33/3248588/bukan-diculik-keluarga-sebut-aron-ashab-masuk-panti-rehabilitasi-karena-kecanduan-alkohol</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/18/33/3248588/bukan-diculik-keluarga-sebut-aron-ashab-masuk-panti-rehabilitasi-karena-kecanduan-alkohol</guid><pubDate>Minggu 18 Oktober 2026 06:44 WIB</pubDate><dc:creator>Mei Sada Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/18/33/3248588/aron_ashab-pY9t_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bukan Diculik, Keluarga Sebut Aron Ashab Masuk Panti Rehabilitasi karena Kecanduan Alkohol. (Foto: Instagram|@aronashab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/18/33/3248588/aron_ashab-pY9t_large.jpg</image><title>Bukan Diculik, Keluarga Sebut Aron Ashab Masuk Panti Rehabilitasi karena Kecanduan Alkohol. (Foto: Instagram|@aronashab)</title></images><description>JAKARTA - Aron Ashab kembali ke media sosial dengan sebuah pengakuan mengejutkan: dia diculik dan dijebloskan ke dalam &amp;lsquo;penjara&amp;rsquo; di kawasan Tasikmalaya, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Dia mengklaim, penculikannya itu difasilitasi oleh oknum yang disebutnya &amp;lsquo;preman&amp;rsquo;. Selama 6 bulan menghuni &amp;#39;penjara&amp;#39; tersebut, Aron mengalami perlakuan tak menyenangkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gue dikurung, disiksa, digebukin, dan dipaksa (melakukan) ini itu tanpa berpikir yang dia &amp;lsquo;garap&amp;rsquo; itu gue. Elo berurusan sama orang yang salah,&amp;rdquo; ujarnya dikutip dari Instagram, pada Minggu (18/10/2026).&#13;
&#13;
Klaim Aron Ashab itu, kemudian ditanggapi oleh sang kakak, Gamyla Ashab. Lewat Insta Story, dia menyanggah klaim adiknya dan menegaskan &amp;lsquo;penjara&amp;rsquo; yang dimaksud Aron adalah tempat rehabilitasi.&#13;
&#13;
Gamyla kemudian memberikan peringatan terbuka untuk sang adik. &amp;ldquo;Kesabaran gue ada batasnya. Jangan sampai rahasia besar lo, gue bongkar! Kalau enggak mau diangkut lagi, bertobat dan berkarya yang benar. Enggak usah drama!!!&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Dalam lanjutan keterangannya, Gamyla mengaku, Aron Ashab punya kebiasaan menenggak minuman keras hingga membuatnya bermasalah di lingkungan keluarga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setiap hari mabuk dan pesan minuman sama abang g*jek tapi tak dibayar. Terpaksa keluarga yang bayar,&amp;rdquo; tuturnya menambahkan.&#13;
&#13;
Gamyla mengatakan, pengemudi ojek online berulang kali mendatangi rumah mereka untuk menagih pembayaran minuman keras yang dipesan Aron Ashab. Kondisi itulah yang membuat keluarga lelah dengan perilaku sang adik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kebayang enggak capeknya hidup sama monster? Saya sampai tidak bisa pindah rumah karena harus menjaga bapak ibu yang selalu ketakutan sama tingkahnya yang berani dan rusuh saat mabuk,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gamyla kemudian menanggapi komentar seorang warganet yang mengatakan Aron Ashab seolah tidak terima dengan popularitasnya yang perlahan meredup.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia sebenarnya tahu kondisi itu, makanya stres sendiri. Dia menjadi geblek dan alkoholik yang rusuh!&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Dalam lanjutan keterangannya, Gamyla menuding Aron Ashab mengarang cerita yang dianggapnya sebagai drama. Dia juga mengklaim, perilaku sang adik telah memengaruhi peluangnya untuk kembali bekerja di industri hiburan.&#13;
&#13;
Menurut Gamyla, akan sulit bagi Aron comeback menjadi artis mengingat sebagian besar pelaku industri hiburan sudah mengetahui perangai buruknya. Bahkan beberapa rumah produksi menolak melibatkannya dalam proyek film atau sinetron.&#13;
&#13;
Gamyla menegaskan, keputusan keluarga membawa Aron Ashab ke pusat rehabilitasi bertujuan agar sang adik bisa bertobat dan memperbaiki diri.&#13;
&#13;
Namun sayangnya, niat baik keluarga itu justru disia-siakan oleh Aron. &amp;ldquo;Dia malah kabur dan semakin menjadi-jadi. Sini pulang, kami siap ngangkut lo lagi sampai benar-benar bertobat. Kami tunggu!!&amp;rdquo; tuturnya.*&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Aron Ashab kembali ke media sosial dengan sebuah pengakuan mengejutkan: dia diculik dan dijebloskan ke dalam &amp;lsquo;penjara&amp;rsquo; di kawasan Tasikmalaya, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Dia mengklaim, penculikannya itu difasilitasi oleh oknum yang disebutnya &amp;lsquo;preman&amp;rsquo;. Selama 6 bulan menghuni &amp;#39;penjara&amp;#39; tersebut, Aron mengalami perlakuan tak menyenangkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gue dikurung, disiksa, digebukin, dan dipaksa (melakukan) ini itu tanpa berpikir yang dia &amp;lsquo;garap&amp;rsquo; itu gue. Elo berurusan sama orang yang salah,&amp;rdquo; ujarnya dikutip dari Instagram, pada Minggu (18/10/2026).&#13;
&#13;
Klaim Aron Ashab itu, kemudian ditanggapi oleh sang kakak, Gamyla Ashab. Lewat Insta Story, dia menyanggah klaim adiknya dan menegaskan &amp;lsquo;penjara&amp;rsquo; yang dimaksud Aron adalah tempat rehabilitasi.&#13;
&#13;
Gamyla kemudian memberikan peringatan terbuka untuk sang adik. &amp;ldquo;Kesabaran gue ada batasnya. Jangan sampai rahasia besar lo, gue bongkar! Kalau enggak mau diangkut lagi, bertobat dan berkarya yang benar. Enggak usah drama!!!&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Dalam lanjutan keterangannya, Gamyla mengaku, Aron Ashab punya kebiasaan menenggak minuman keras hingga membuatnya bermasalah di lingkungan keluarga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setiap hari mabuk dan pesan minuman sama abang g*jek tapi tak dibayar. Terpaksa keluarga yang bayar,&amp;rdquo; tuturnya menambahkan.&#13;
&#13;
Gamyla mengatakan, pengemudi ojek online berulang kali mendatangi rumah mereka untuk menagih pembayaran minuman keras yang dipesan Aron Ashab. Kondisi itulah yang membuat keluarga lelah dengan perilaku sang adik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kebayang enggak capeknya hidup sama monster? Saya sampai tidak bisa pindah rumah karena harus menjaga bapak ibu yang selalu ketakutan sama tingkahnya yang berani dan rusuh saat mabuk,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gamyla kemudian menanggapi komentar seorang warganet yang mengatakan Aron Ashab seolah tidak terima dengan popularitasnya yang perlahan meredup.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia sebenarnya tahu kondisi itu, makanya stres sendiri. Dia menjadi geblek dan alkoholik yang rusuh!&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Dalam lanjutan keterangannya, Gamyla menuding Aron Ashab mengarang cerita yang dianggapnya sebagai drama. Dia juga mengklaim, perilaku sang adik telah memengaruhi peluangnya untuk kembali bekerja di industri hiburan.&#13;
&#13;
Menurut Gamyla, akan sulit bagi Aron comeback menjadi artis mengingat sebagian besar pelaku industri hiburan sudah mengetahui perangai buruknya. Bahkan beberapa rumah produksi menolak melibatkannya dalam proyek film atau sinetron.&#13;
&#13;
Gamyla menegaskan, keputusan keluarga membawa Aron Ashab ke pusat rehabilitasi bertujuan agar sang adik bisa bertobat dan memperbaiki diri.&#13;
&#13;
Namun sayangnya, niat baik keluarga itu justru disia-siakan oleh Aron. &amp;ldquo;Dia malah kabur dan semakin menjadi-jadi. Sini pulang, kami siap ngangkut lo lagi sampai benar-benar bertobat. Kami tunggu!!&amp;rdquo; tuturnya.*&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
