<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nana Mirdad Kesal, Penanganan Karhutla Terkesan Lamban</title><description>Nana Mirdad menilai, belum ada penanganan berarti terkait karhutla selama 4 bulan terakhir.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/12/33/3247366/nana-mirdad-kesal-penanganan-karhutla-terkesan-lamban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/12/33/3247366/nana-mirdad-kesal-penanganan-karhutla-terkesan-lamban"/><item><title>Nana Mirdad Kesal, Penanganan Karhutla Terkesan Lamban</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/12/33/3247366/nana-mirdad-kesal-penanganan-karhutla-terkesan-lamban</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/12/33/3247366/nana-mirdad-kesal-penanganan-karhutla-terkesan-lamban</guid><pubDate>Senin 12 Oktober 2026 10:30 WIB</pubDate><dc:creator>Siska Maria Eviline</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/12/33/3247366/nana_mirdad-JMPG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nana Mirdad Kesal, Penanganan Karhutla Terkesan Lamban. (Foto: Instagram|@nanamirdad_)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/12/33/3247366/nana_mirdad-JMPG_large.jpg</image><title>Nana Mirdad Kesal, Penanganan Karhutla Terkesan Lamban. (Foto: Instagram|@nanamirdad_)</title></images><description>BALI - Nana Mirdad mengungkapkan kesedihan dan kemarahannya atas bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan. Selama 4 bulan terakhir, karhutla sudah menghanguskan ratusan ribu hektare lahan di Borneo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam utasnya di Threads, Nana sedih melihat lambannya aksi pemerintah dalam menangani bencana yang nyaris melumpuhkan sebagian besar kawasan di Kalimantan. &amp;ldquo;Sudah berbulan-bulan begini, tapi masih belum ada penanganan berarti,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/kPRE14812-U?si=T7dq9-_RulCjuWn3&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Nana Mirdad menambahkan, &amp;ldquo;Di negara tetangga, bahkan ada anak-anak yang meninggal karena kurang jarak pandang. Enggak ngerti lagi, sumpah! Kok bisa ya sampai slow begini nurani, keserakahan, dan ketidakpeduliannya. Kita butuh berdoa agar keajaiban terjadi di Kalimantan.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Utas Nana Mirdad yang telah mendulang 196.000 views dan lebih dari 18.000 likes tersebut kemudian ramai dikomentari warganet. &amp;quot;Mereka mungkin sedang sibuk. Tapi tidak tahu sibuk apa,&amp;quot; kata @hal***naa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Akun Threads @cc***nni terlihat menuliskan, &amp;quot;Speechless banget melihat kondisi sekarang. Rakyat hanya dibutuhkan hanya untuk menjaring suara di Pemilu doang. Selebihnya, para pejabat negara ini memilih tutup telinga.&amp;quot;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nana Mirdad Kesal, Penanganan Karhutla Terkesan Lamban. (Foto: Threads|@nanamirdad_)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, akun @_de**wi_ mengatakan, &amp;ldquo;Akibat telat penangan, akhirnya, heli/pesawat pemadam enggak bisa terbang. Sebegitu tidak pedulinya mereka dengan bencana di negara sendiri.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Beberapa netizen bahkan menyuarakan kondisi kabut asap di daerah mereka. &amp;ldquo;Aku yang tinggal di Kalsel bukan main MUAKnya sama asap ini. Asap masuk ke rumah, padahal AC dan purifier nyala. Akhirnya, tutup jendela dan ventilasi.&amp;rdquo;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BALI - Nana Mirdad mengungkapkan kesedihan dan kemarahannya atas bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan. Selama 4 bulan terakhir, karhutla sudah menghanguskan ratusan ribu hektare lahan di Borneo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam utasnya di Threads, Nana sedih melihat lambannya aksi pemerintah dalam menangani bencana yang nyaris melumpuhkan sebagian besar kawasan di Kalimantan. &amp;ldquo;Sudah berbulan-bulan begini, tapi masih belum ada penanganan berarti,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/kPRE14812-U?si=T7dq9-_RulCjuWn3&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
Nana Mirdad menambahkan, &amp;ldquo;Di negara tetangga, bahkan ada anak-anak yang meninggal karena kurang jarak pandang. Enggak ngerti lagi, sumpah! Kok bisa ya sampai slow begini nurani, keserakahan, dan ketidakpeduliannya. Kita butuh berdoa agar keajaiban terjadi di Kalimantan.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Utas Nana Mirdad yang telah mendulang 196.000 views dan lebih dari 18.000 likes tersebut kemudian ramai dikomentari warganet. &amp;quot;Mereka mungkin sedang sibuk. Tapi tidak tahu sibuk apa,&amp;quot; kata @hal***naa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Akun Threads @cc***nni terlihat menuliskan, &amp;quot;Speechless banget melihat kondisi sekarang. Rakyat hanya dibutuhkan hanya untuk menjaring suara di Pemilu doang. Selebihnya, para pejabat negara ini memilih tutup telinga.&amp;quot;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nana Mirdad Kesal, Penanganan Karhutla Terkesan Lamban. (Foto: Threads|@nanamirdad_)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, akun @_de**wi_ mengatakan, &amp;ldquo;Akibat telat penangan, akhirnya, heli/pesawat pemadam enggak bisa terbang. Sebegitu tidak pedulinya mereka dengan bencana di negara sendiri.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Beberapa netizen bahkan menyuarakan kondisi kabut asap di daerah mereka. &amp;ldquo;Aku yang tinggal di Kalsel bukan main MUAKnya sama asap ini. Asap masuk ke rumah, padahal AC dan purifier nyala. Akhirnya, tutup jendela dan ventilasi.&amp;rdquo;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
