<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap, Ini Alasan Sarwendah Laporkan Ruben Onsu ke Komnas Perlindungan Anak</title><description>Sarwendah akhirnya mengungkap alasan soal membuat aduan ke Komisi Perlindungan Anak yang dikarenakan berada dalam posisi serba salah.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/02/33/3245629/terungkap-ini-alasan-sarwendah-laporkan-ruben-onsu-ke-komnas-perlindungan-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/02/33/3245629/terungkap-ini-alasan-sarwendah-laporkan-ruben-onsu-ke-komnas-perlindungan-anak"/><item><title>Terungkap, Ini Alasan Sarwendah Laporkan Ruben Onsu ke Komnas Perlindungan Anak</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/02/33/3245629/terungkap-ini-alasan-sarwendah-laporkan-ruben-onsu-ke-komnas-perlindungan-anak</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/10/02/33/3245629/terungkap-ini-alasan-sarwendah-laporkan-ruben-onsu-ke-komnas-perlindungan-anak</guid><pubDate>Jum'at 02 Oktober 2026 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/02/33/3245629/ini_alasan_sarwendah_laporkan_ruben_onsu_ke_komnas_perlindungan_anak-Vv2R_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini Alasan Sarwendah Laporkan Ruben Onsu ke Komnas Perlindungan Anak. (Foto: Instagram/@sarwendah29)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/02/33/3245629/ini_alasan_sarwendah_laporkan_ruben_onsu_ke_komnas_perlindungan_anak-Vv2R_large.jpg</image><title>Ini Alasan Sarwendah Laporkan Ruben Onsu ke Komnas Perlindungan Anak. (Foto: Instagram/@sarwendah29)</title></images><description>JAKARTA - Alasan di balik langkah Sarwendah membuat aduan ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) akhirnya terungkap ke publik.&#13;
&#13;
Kuasa hukum baru Sarwendah, Pablo Putra Benua, menjelaskan bahwa eks member Cherrybelle berada dalam posisi serba salah.&#13;
&#13;
Pasalnya, Sarwendah telah berulang kali membujuk anak-anaknya agar mau bertemu dengan sang ayah, namun sang buah hati justru menunjukkan penolakan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya sebelumnya, Sarwendah sudah ke KPAI dan PPPA didampingi oleh rekan kita, Chris Sam Siwu, ya. Sudah didampingi di sana, lalu kita juga ke Komnas Anak karena anak-anak tersebut sudah dibujuk berulang kali oleh Sarwendah, tetapi anak-anak tersebut muncul kesan menolak untuk bertemu dengan ayahnya. Sarwendah sudah melakukan itu berkali-kali,&amp;quot; ujar Pablo Benua dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).&#13;
&#13;
Pablo membeberkan, situasi tersebut semakin pelik saat dilakukan tes psikologi terhadap anak-anak&#13;
&#13;
Hasil tes menunjukkan adanya kekhawatiran dari sisi psikologis sang buah hati ketika terus-menerus didesak untuk menemui Ruben Onsu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu karena anak-anak menolak, Sarwendah merasa jadi serba salah. Tidak mempertemukan, dia tetap digoreng-goreng, tetap diisukan yang tidak benar. Membujuk, takutnya nanti dianggap kesannya terlalu keras, menekan,&amp;quot; ucap Pablo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada kesan anak-anak yang timbul di pikirannya bahwa seakan-akan Sarwendah mengusir anak-anak ketika menyuruh mereka bertemu dengan Saudara Ruben,&amp;quot; tambah Pablo.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
(Foto: Ravie Wardani/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Atas dasar kondisi tersebut, tim kuasa hukum akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan dan arahan dari Komnas Anak sebagai lembaga independen yang dinilai berpengalaman dalam menangani persoalan anak.&#13;
&#13;
Pablo pun membantah narasi yang menyebutkan bahwa Sarwendah membuat laporan atas dugaan tindak pidana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita datang ke Komnas, kita ingin mengadukan. Tapi mohon maaf, aduan tersebut bukan berarti kita mengalami suatu peristiwa pidana atau suatu peristiwa yang adil dan merugikan, enggak seperti itu. Mengadu tadi itu dalam hal kita meminta saran, meminta rekomendasi dari Komnas Anak yang merupakan ahli di dalam perlindungan anak,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Pablo menekankan, tujuan utama mendatangi Komnas Anak agar Ruben Onsu dan anak-anaknya dapat segera bertemu tanpa harus menunggu proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan selesai, sekaligus mendapatkan pendampingan psikologis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena anak-anak saat ini sedang melakukan rehabilitasi atas psikologi dan sosialnya, yang dilakukan oleh tim psikolog dari Komnas Anak,&amp;quot; tambah Pablo.&#13;
&#13;
Senada dengan Pablo, kuasa hukum Sarwendah lainnya, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa kehadiran mereka ke Komnas Anak telah dikoordinasikan secara matang.&#13;
&#13;
Ia menekankan bahwa seluruh upaya yang dilakukan semata-mata demi kepentingan anak, bukan untuk memperkeruh perselisihan di ruang publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kehadiran klien kami didampingi oleh rekan sejawat Pablo Benua di Komnas Anak, tentunya sudah dengan koordinasi kami. Kita ingin bekerja bersama demi kepentingan anak. Sekali lagi, tidak demi klien kami Sarwendah, tidak demi Ruben Onsu, klien Bang Minola, tetapi demi kepentingan anak,&amp;quot; pungkas Chris Sam Siwu.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Alasan di balik langkah Sarwendah membuat aduan ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) akhirnya terungkap ke publik.&#13;
&#13;
Kuasa hukum baru Sarwendah, Pablo Putra Benua, menjelaskan bahwa eks member Cherrybelle berada dalam posisi serba salah.&#13;
&#13;
Pasalnya, Sarwendah telah berulang kali membujuk anak-anaknya agar mau bertemu dengan sang ayah, namun sang buah hati justru menunjukkan penolakan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya sebelumnya, Sarwendah sudah ke KPAI dan PPPA didampingi oleh rekan kita, Chris Sam Siwu, ya. Sudah didampingi di sana, lalu kita juga ke Komnas Anak karena anak-anak tersebut sudah dibujuk berulang kali oleh Sarwendah, tetapi anak-anak tersebut muncul kesan menolak untuk bertemu dengan ayahnya. Sarwendah sudah melakukan itu berkali-kali,&amp;quot; ujar Pablo Benua dalam konferensi pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).&#13;
&#13;
Pablo membeberkan, situasi tersebut semakin pelik saat dilakukan tes psikologi terhadap anak-anak&#13;
&#13;
Hasil tes menunjukkan adanya kekhawatiran dari sisi psikologis sang buah hati ketika terus-menerus didesak untuk menemui Ruben Onsu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu karena anak-anak menolak, Sarwendah merasa jadi serba salah. Tidak mempertemukan, dia tetap digoreng-goreng, tetap diisukan yang tidak benar. Membujuk, takutnya nanti dianggap kesannya terlalu keras, menekan,&amp;quot; ucap Pablo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada kesan anak-anak yang timbul di pikirannya bahwa seakan-akan Sarwendah mengusir anak-anak ketika menyuruh mereka bertemu dengan Saudara Ruben,&amp;quot; tambah Pablo.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
(Foto: Ravie Wardani/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Atas dasar kondisi tersebut, tim kuasa hukum akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan dan arahan dari Komnas Anak sebagai lembaga independen yang dinilai berpengalaman dalam menangani persoalan anak.&#13;
&#13;
Pablo pun membantah narasi yang menyebutkan bahwa Sarwendah membuat laporan atas dugaan tindak pidana.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita datang ke Komnas, kita ingin mengadukan. Tapi mohon maaf, aduan tersebut bukan berarti kita mengalami suatu peristiwa pidana atau suatu peristiwa yang adil dan merugikan, enggak seperti itu. Mengadu tadi itu dalam hal kita meminta saran, meminta rekomendasi dari Komnas Anak yang merupakan ahli di dalam perlindungan anak,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Pablo menekankan, tujuan utama mendatangi Komnas Anak agar Ruben Onsu dan anak-anaknya dapat segera bertemu tanpa harus menunggu proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan selesai, sekaligus mendapatkan pendampingan psikologis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena anak-anak saat ini sedang melakukan rehabilitasi atas psikologi dan sosialnya, yang dilakukan oleh tim psikolog dari Komnas Anak,&amp;quot; tambah Pablo.&#13;
&#13;
Senada dengan Pablo, kuasa hukum Sarwendah lainnya, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa kehadiran mereka ke Komnas Anak telah dikoordinasikan secara matang.&#13;
&#13;
Ia menekankan bahwa seluruh upaya yang dilakukan semata-mata demi kepentingan anak, bukan untuk memperkeruh perselisihan di ruang publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kehadiran klien kami didampingi oleh rekan sejawat Pablo Benua di Komnas Anak, tentunya sudah dengan koordinasi kami. Kita ingin bekerja bersama demi kepentingan anak. Sekali lagi, tidak demi klien kami Sarwendah, tidak demi Ruben Onsu, klien Bang Minola, tetapi demi kepentingan anak,&amp;quot; pungkas Chris Sam Siwu.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
