<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Drummer Muda Asal Semarang Singkirkan 64 Peserta di Kompetisi Nasional, Fajar Satritama Jadi Juri</title><description>Gheva keluar sebagai juara usai menyisihkan 64 kontestan lain dari berbagai penjuru Tanah Air. &#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/28/205/3244747/drummer-muda-asal-semarang-singkirkan-64-peserta-di-kompetisi-nasional-fajar-satritama-jadi-juri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/28/205/3244747/drummer-muda-asal-semarang-singkirkan-64-peserta-di-kompetisi-nasional-fajar-satritama-jadi-juri"/><item><title>Drummer Muda Asal Semarang Singkirkan 64 Peserta di Kompetisi Nasional, Fajar Satritama Jadi Juri</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/28/205/3244747/drummer-muda-asal-semarang-singkirkan-64-peserta-di-kompetisi-nasional-fajar-satritama-jadi-juri</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/28/205/3244747/drummer-muda-asal-semarang-singkirkan-64-peserta-di-kompetisi-nasional-fajar-satritama-jadi-juri</guid><pubDate>Senin 28 September 2026 23:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/28/205/3244747/pdp_groove_attack-dwDH_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">PDP Groove Attack</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/28/205/3244747/pdp_groove_attack-dwDH_large.JPG</image><title>PDP Groove Attack</title></images><description>JAKARTA - Drummer muda berbakat asal Semarang, Gheva Satria Aji Pratama, sukses menyabet gelar juara pertama ajang kompetisi drum tingkat nasional, PDP Groove Attack 2026. Gheva keluar sebagai juara usai menyisihkan 64 kontestan lain dari berbagai penjuru Tanah Air.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kompetisi bergengsi ini berlangsung ketat lewat rangkaian tahapan seleksi, mulai dari babak penyisihan hingga babak final yang digelar secara offline.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penampilan para finalis diuji langsung oleh tiga juri profesional lintas genre, yakni Fajar Satritama (God Bless), Andyan Gorust (Hellcrust), serta Yose Kristian (Marjinal). Tak hanya juri papan atas nasional, ajang ini turut menyedot perhatian lewat dukungan sederet musisi drum kelas dunia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fajar Satritama membeberkan sejumlah poin krusial yang menjadi acuan penilaian para juri dalam menentukan sang juara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam kompetisi ini yang akan kita nilai ada beberapa aspek. Yang pertama groove, bagaimana drummer ini memiliki groove yang enak. Tentunya tempo, ketepatan waktu, lalu teknik bermain, dan keempat saya melihat juga penting, keunikan dari peserta,&amp;quot; ujar Fajar di kawasan Petojo, Jakarta Pusat, belum lama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Senior General Manager Product-Sales and Marketing PT Sonido Musica Indonesia, Patricia Dharmawan, mengungkapkan bahwa perhelatan ini menjadi langkah awal brand PDP Drums dalam mengorbitkan talenta lokal ke kancah yang lebih luas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya untuk tim kami, kompetisi online alat musik ini sudah berjalan sejak 2014, tapi dengan nama yang berbeda. Namun khusus untuk PDP, ini adalah gelaran perdana,&amp;quot; ujar Patricia di kawasan Petojo, Jakarta Pusat, belum lama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Patricia menambahkan, inisiasi kompetisi ini menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap pertumbuhan komunitas drum di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami merasa ada tanggung jawab untuk turut membangun komunitas bermusiknya, karena hal itu saling terkait,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih jauh, PDP Groove Attack juga dirancang sebagai jembatan bagi para drummer Tanah Air agar bisa menembus ekosistem internasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terbukti, sejumlah nama besar industri drum dunia seperti Thomas Lang, Virgil Donati, Matt Garstka, hingga pendiri DW, Don Lombardi, ikut memberikan apresiasi langsung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin drummer berbakat Indonesia bisa kami perkenalkan ke ekosistem internasional. Dengan dukungan figur-figur dunia tersebut, kami cukup percaya diri menyebut ajang ini sebagai salah satu yang paling prestisius di Indonesia,&amp;quot; lanjutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam ajang ini, para peserta memperebutkan total hadiah senilai hampir Rp62 juta. Sebagai pemenang utama, Gheva berhak membawa pulang satu set drum PDP Concept Maple lengkap dengan hardware dan double pedal senilai sekitar Rp38,53 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tak hanya itu, ia juga diganjar kontrak endorsement eksklusif selama dua tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Paling prestisius adalah juara pertama akan dikontrak endorse. Hasil ini tentu akan kami laporkan langsung ke DW dan PDP internasional mengenai talenta yang terpilih menjadi endorser mewakili brand,&amp;quot; jelas Patricia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, posisi juara kedua berhasil diraih oleh Justin Dennis Susanto asal Yogyakarta yang berhak atas hadiah snare drum PDP Concept Maple. Posisi ketiga ditempati Melkior Bhre Kenisah asal Semarang yang membawa pulang PDP Concept Series Double Pedal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun gelar juara harapan satu diraih oleh Hansel Ezekiel Susanto asal Semarang, disusul Axl Antares dari Kalimantan Barat yang sukses mengamankan posisi juara harapan dua.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Drummer muda berbakat asal Semarang, Gheva Satria Aji Pratama, sukses menyabet gelar juara pertama ajang kompetisi drum tingkat nasional, PDP Groove Attack 2026. Gheva keluar sebagai juara usai menyisihkan 64 kontestan lain dari berbagai penjuru Tanah Air.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kompetisi bergengsi ini berlangsung ketat lewat rangkaian tahapan seleksi, mulai dari babak penyisihan hingga babak final yang digelar secara offline.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penampilan para finalis diuji langsung oleh tiga juri profesional lintas genre, yakni Fajar Satritama (God Bless), Andyan Gorust (Hellcrust), serta Yose Kristian (Marjinal). Tak hanya juri papan atas nasional, ajang ini turut menyedot perhatian lewat dukungan sederet musisi drum kelas dunia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fajar Satritama membeberkan sejumlah poin krusial yang menjadi acuan penilaian para juri dalam menentukan sang juara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam kompetisi ini yang akan kita nilai ada beberapa aspek. Yang pertama groove, bagaimana drummer ini memiliki groove yang enak. Tentunya tempo, ketepatan waktu, lalu teknik bermain, dan keempat saya melihat juga penting, keunikan dari peserta,&amp;quot; ujar Fajar di kawasan Petojo, Jakarta Pusat, belum lama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Senior General Manager Product-Sales and Marketing PT Sonido Musica Indonesia, Patricia Dharmawan, mengungkapkan bahwa perhelatan ini menjadi langkah awal brand PDP Drums dalam mengorbitkan talenta lokal ke kancah yang lebih luas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya untuk tim kami, kompetisi online alat musik ini sudah berjalan sejak 2014, tapi dengan nama yang berbeda. Namun khusus untuk PDP, ini adalah gelaran perdana,&amp;quot; ujar Patricia di kawasan Petojo, Jakarta Pusat, belum lama ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Patricia menambahkan, inisiasi kompetisi ini menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap pertumbuhan komunitas drum di Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami merasa ada tanggung jawab untuk turut membangun komunitas bermusiknya, karena hal itu saling terkait,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih jauh, PDP Groove Attack juga dirancang sebagai jembatan bagi para drummer Tanah Air agar bisa menembus ekosistem internasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terbukti, sejumlah nama besar industri drum dunia seperti Thomas Lang, Virgil Donati, Matt Garstka, hingga pendiri DW, Don Lombardi, ikut memberikan apresiasi langsung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin drummer berbakat Indonesia bisa kami perkenalkan ke ekosistem internasional. Dengan dukungan figur-figur dunia tersebut, kami cukup percaya diri menyebut ajang ini sebagai salah satu yang paling prestisius di Indonesia,&amp;quot; lanjutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam ajang ini, para peserta memperebutkan total hadiah senilai hampir Rp62 juta. Sebagai pemenang utama, Gheva berhak membawa pulang satu set drum PDP Concept Maple lengkap dengan hardware dan double pedal senilai sekitar Rp38,53 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tak hanya itu, ia juga diganjar kontrak endorsement eksklusif selama dua tahun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Paling prestisius adalah juara pertama akan dikontrak endorse. Hasil ini tentu akan kami laporkan langsung ke DW dan PDP internasional mengenai talenta yang terpilih menjadi endorser mewakili brand,&amp;quot; jelas Patricia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, posisi juara kedua berhasil diraih oleh Justin Dennis Susanto asal Yogyakarta yang berhak atas hadiah snare drum PDP Concept Maple. Posisi ketiga ditempati Melkior Bhre Kenisah asal Semarang yang membawa pulang PDP Concept Series Double Pedal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun gelar juara harapan satu diraih oleh Hansel Ezekiel Susanto asal Semarang, disusul Axl Antares dari Kalimantan Barat yang sukses mengamankan posisi juara harapan dua.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
