<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dokter Tompi Dirujak Gegara Usul Orangtua Patungan untuk Tambahan Gaji Guru</title><description>Hal itu terjadi setelah ia mengusulkan agar orangtua siswa membuat inisiatif patungan tambahan untuk membantu memberikan dukungan finansial bagi guru.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/27/33/3244479/dokter-tompi-dirujak-gegara-usul-orangtua-patungan-untuk-tambahan-gaji-guru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/27/33/3244479/dokter-tompi-dirujak-gegara-usul-orangtua-patungan-untuk-tambahan-gaji-guru"/><item><title>Dokter Tompi Dirujak Gegara Usul Orangtua Patungan untuk Tambahan Gaji Guru</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/27/33/3244479/dokter-tompi-dirujak-gegara-usul-orangtua-patungan-untuk-tambahan-gaji-guru</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/27/33/3244479/dokter-tompi-dirujak-gegara-usul-orangtua-patungan-untuk-tambahan-gaji-guru</guid><pubDate>Minggu 27 September 2026 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Mei Sada Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/27/33/3244479/tompi-Umfz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tompi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/27/33/3244479/tompi-Umfz_large.jpg</image><title>Tompi</title></images><description>JAKARTA - Dokter sekaligus musisi Tompi tengah menjadi sorotan di media sosial. Hal itu terjadi setelah ia mengusulkan agar orangtua siswa membuat inisiatif patungan tambahan untuk membantu memberikan dukungan finansial bagi guru.&#13;
&#13;
Gagasan tersebut disampaikan Tompi melalui akun Threads miliknya pada Jumat (25/9/2026). Ia mengaku terpikir untuk mencari alternatif dukungan bagi guru di tengah anggapannya bahwa mengandalkan pemerintah cukup sulit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kepikiran aja ni. Karena ngarepin dari pemerintah kayaknya syulit. Mungkin gak ya. Kalau di setiap sekolah itu perhimpunan ortu bikin inisiasi &amp;lsquo;patungan tambahan&amp;rsquo; untuk jadi supporting financial guru,&amp;rdquo; tulisnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Usulan tersebut ternyata langsung menuai respons dari warganet dengan cepat. Mereka kemudian mempertanyakan gagasan Tompi meminta orang tua kembali mengeluarkan uang untuk membantu kebutuhan finansial guru.&#13;
&#13;
Bahkan, ada netizen yang memberikan komentar bernada sindiran kepada Tompi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dokter kok oon sih,&amp;rdquo; tulis akun jenny****.&#13;
&#13;
Warganet juga mempertanyakan kembali peran pajak yang selama ini dibayarkan masyarakat jika kebutuhan guru juga harus ditanggung melalui patungan orang tua.&#13;
&#13;
Ada juga yang menyoroti kerapnya pengumpulan donasi di Indonesia untuk menangani berbagai masalah yang terjadi, termasuk bencana alam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lah enak aja!! Ortu udah bayar pajak disuruh patungan buat guru. Terus pemerintah ngapain? Bayarin ani-aninya oplas di klinikmu, dok?&amp;rdquo; tulis akun selly****.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bencana nyari donasi, gaji guru nyari donasi. Kalau gitu buat apa ada pajak?&amp;rdquo; tulis akun reres***.&#13;
&#13;
Hingga kini usulan Tompi masih memicu perdebatan di media sosial. Usulan mengenai patungan tambahan dari orang tua siswa menjadi sorotan karena menyentuh persoalan pendanaan pendidikan dan kesejahteraan guru.&#13;
&#13;
Tompi sendiri dalam unggahan tersebut menyampaikannya dalam bentuk pertanyaan mengenai kemungkinan sebuah inisiatif, bukan menjelaskan skema atau kewajiban patungan yang harus diterapkan di sekolah.&#13;
&#13;
Hingga kini Tompi juga belum memberikan respons lebih lanjut atas komentar yang dilontarkan warganet.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Dokter sekaligus musisi Tompi tengah menjadi sorotan di media sosial. Hal itu terjadi setelah ia mengusulkan agar orangtua siswa membuat inisiatif patungan tambahan untuk membantu memberikan dukungan finansial bagi guru.&#13;
&#13;
Gagasan tersebut disampaikan Tompi melalui akun Threads miliknya pada Jumat (25/9/2026). Ia mengaku terpikir untuk mencari alternatif dukungan bagi guru di tengah anggapannya bahwa mengandalkan pemerintah cukup sulit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kepikiran aja ni. Karena ngarepin dari pemerintah kayaknya syulit. Mungkin gak ya. Kalau di setiap sekolah itu perhimpunan ortu bikin inisiasi &amp;lsquo;patungan tambahan&amp;rsquo; untuk jadi supporting financial guru,&amp;rdquo; tulisnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Usulan tersebut ternyata langsung menuai respons dari warganet dengan cepat. Mereka kemudian mempertanyakan gagasan Tompi meminta orang tua kembali mengeluarkan uang untuk membantu kebutuhan finansial guru.&#13;
&#13;
Bahkan, ada netizen yang memberikan komentar bernada sindiran kepada Tompi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dokter kok oon sih,&amp;rdquo; tulis akun jenny****.&#13;
&#13;
Warganet juga mempertanyakan kembali peran pajak yang selama ini dibayarkan masyarakat jika kebutuhan guru juga harus ditanggung melalui patungan orang tua.&#13;
&#13;
Ada juga yang menyoroti kerapnya pengumpulan donasi di Indonesia untuk menangani berbagai masalah yang terjadi, termasuk bencana alam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lah enak aja!! Ortu udah bayar pajak disuruh patungan buat guru. Terus pemerintah ngapain? Bayarin ani-aninya oplas di klinikmu, dok?&amp;rdquo; tulis akun selly****.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bencana nyari donasi, gaji guru nyari donasi. Kalau gitu buat apa ada pajak?&amp;rdquo; tulis akun reres***.&#13;
&#13;
Hingga kini usulan Tompi masih memicu perdebatan di media sosial. Usulan mengenai patungan tambahan dari orang tua siswa menjadi sorotan karena menyentuh persoalan pendanaan pendidikan dan kesejahteraan guru.&#13;
&#13;
Tompi sendiri dalam unggahan tersebut menyampaikannya dalam bentuk pertanyaan mengenai kemungkinan sebuah inisiatif, bukan menjelaskan skema atau kewajiban patungan yang harus diterapkan di sekolah.&#13;
&#13;
Hingga kini Tompi juga belum memberikan respons lebih lanjut atas komentar yang dilontarkan warganet.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
