<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aisar Khaled Curhat usai Terjerat Kasus Dugaan Penipuan: Banyak Orang Ingin Aku Jatuh</title><description>Aisar Khaled mencurahkan isi hatinya setelah dilaporkan agensi Indonesia ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan dan TPPU.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/17/33/3242533/aisar-khaled-curhat-usai-terjerat-kasus-dugaan-penipuan-banyak-orang-ingin-aku-jatuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/17/33/3242533/aisar-khaled-curhat-usai-terjerat-kasus-dugaan-penipuan-banyak-orang-ingin-aku-jatuh"/><item><title>Aisar Khaled Curhat usai Terjerat Kasus Dugaan Penipuan: Banyak Orang Ingin Aku Jatuh</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/17/33/3242533/aisar-khaled-curhat-usai-terjerat-kasus-dugaan-penipuan-banyak-orang-ingin-aku-jatuh</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/17/33/3242533/aisar-khaled-curhat-usai-terjerat-kasus-dugaan-penipuan-banyak-orang-ingin-aku-jatuh</guid><pubDate>Kamis 17 September 2026 08:30 WIB</pubDate><dc:creator>Siska Maria Eviline</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/17/33/3242533/aisar_khaled-MWbi_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Aisar Khaled Curhat usai Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan: Banyak Orang Ingin Aku Jatuh. (Foto: Instagram|@aisar_khaledd)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/17/33/3242533/aisar_khaled-MWbi_large.png</image><title>Aisar Khaled Curhat usai Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan: Banyak Orang Ingin Aku Jatuh. (Foto: Instagram|@aisar_khaledd)</title></images><description>JAKARTA - Aisar Khaled mengunggah sebuah pesan panjang di media sosial usai dilaporkan sebuah agensi asal Indonesia atas dugaan penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan sisa kewajiban mencapai Rp5,7 miliar.&#13;
&#13;
Dalam unggahannya, Aisar menyebut, laporan polisi itu merupakan salah satu upaya untuk menjatuhkannya. &amp;ldquo;Banyak orang ingin melihat aku jatuh. Mereka menunggu saat aku lemah, berharap aku gagal, bahkan mungkin merasa bahagia ketika melihat aku terluka,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Content creator 26 tahun itu mengaku, banyak orang yang terlihat baik di depannya namun ternyata menusuknya dari belakang. Ada pula yang mengaku sebagai teman, namun ternyata sangat ingin melihatnya hancur.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aisar Khaled Curhat usai Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan: Banyak Orang Ingin Aku Jatuh. (Foto: Instagram|@aisar_khaledd)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Aku tahu, tidak semua orang menyukaiku, dan aku juga tidak bisa memaksa semua orang untuk memahami perjuanganku. Terluka bukan berarti kalah. Aku mungkin bisa dipatahkan, tetapi aku akan selalu mencari cara untuk bangkit kembali,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih jauh Aisar Khaled memastikan, jika suatu hari nanti dia berhasil bangkit dari permasalahannya saat ini, dia tidak akan sibuk membalas siapa pun. Aisar menambahkan, meski banyak orang yang berharap dirinya jatuh, namun dia tidak akan menyerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ribuan orang membenciku tetapi aku percaya jutaan manusia di Indonesia senang dengan kehadiran diriku. Aku cuman seorang anak dari Malaysia yang ingin berbagi kebahagiaan di Indonesia. Bismillah, aku kuat,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aisar Khaled resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh atas dugaan penipuan hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan sisa kewajiban mencapai Rp5,7 miliar. Machi Achmad, kuasa hukum pelapor mengatakan, pihaknya menjerat sang influencer dengan Pasal 492, Pasal 486, dan Pasal 607 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.&#13;
&#13;
Langkah tersebut diambil setelah Aisar tidak menunjukkan itikad baik meski telah menerima somasi sebanyak tiga kali dari pelapor. &amp;ldquo;Tidak ada jawaban dan enggak ada informasi mengenai keberadaannya,&amp;rdquo; imbuh Machi.&#13;
&#13;
Michael Sugijanto, tim kuasa hukum pelapor lainnya mengatakan, permasalahan itu bermula dari perjanjian kerja sama investasi bernilai puluhan miliar rupiah antara Aisar dan agensi tersebut. Namun dalam perjalanannya, Aisar tidak menyelesaikan sisa kewajibannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di perjanjian kerjasama tersebut, sisa kewajibab yang belum dibayarkan Aisar Khaled itu sekitar Rp5,7 miliar,&amp;rdquo; ungkap Michael.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sesuai kesepakatan, Aisar seharusnya melunasi sisa kewajiban tersebut lewat komitmen pekerjaan secara langsung, salah satunya menghadiri sejumlah event yang digelar agensi. Sayangnya, janji tersebut tidak dipenuhi sang influencer.&#13;
&#13;
Upaya komunikasi secara kekeluargaan pun menemui jalan buntu. Menurut Michael, komunikasi terakhir dengan Aisar terjadi pada Juli 2026. Saat itu, dia menghadiri sebuah acara dengan skema pemotongan sisa utang.&#13;
&#13;
Michael menyayangkan sikap Aisar Khaled yang kini sulit dihubungi dan dikabarkan berada di luar negeri. Padahal, hubungan agensi dan Aisar telah terjalin lama sejak sang influencer merintis karier di Indonesia.*&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Aisar Khaled mengunggah sebuah pesan panjang di media sosial usai dilaporkan sebuah agensi asal Indonesia atas dugaan penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan sisa kewajiban mencapai Rp5,7 miliar.&#13;
&#13;
Dalam unggahannya, Aisar menyebut, laporan polisi itu merupakan salah satu upaya untuk menjatuhkannya. &amp;ldquo;Banyak orang ingin melihat aku jatuh. Mereka menunggu saat aku lemah, berharap aku gagal, bahkan mungkin merasa bahagia ketika melihat aku terluka,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Content creator 26 tahun itu mengaku, banyak orang yang terlihat baik di depannya namun ternyata menusuknya dari belakang. Ada pula yang mengaku sebagai teman, namun ternyata sangat ingin melihatnya hancur.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aisar Khaled Curhat usai Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan: Banyak Orang Ingin Aku Jatuh. (Foto: Instagram|@aisar_khaledd)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Aku tahu, tidak semua orang menyukaiku, dan aku juga tidak bisa memaksa semua orang untuk memahami perjuanganku. Terluka bukan berarti kalah. Aku mungkin bisa dipatahkan, tetapi aku akan selalu mencari cara untuk bangkit kembali,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih jauh Aisar Khaled memastikan, jika suatu hari nanti dia berhasil bangkit dari permasalahannya saat ini, dia tidak akan sibuk membalas siapa pun. Aisar menambahkan, meski banyak orang yang berharap dirinya jatuh, namun dia tidak akan menyerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ribuan orang membenciku tetapi aku percaya jutaan manusia di Indonesia senang dengan kehadiran diriku. Aku cuman seorang anak dari Malaysia yang ingin berbagi kebahagiaan di Indonesia. Bismillah, aku kuat,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aisar Khaled resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh atas dugaan penipuan hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan sisa kewajiban mencapai Rp5,7 miliar. Machi Achmad, kuasa hukum pelapor mengatakan, pihaknya menjerat sang influencer dengan Pasal 492, Pasal 486, dan Pasal 607 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.&#13;
&#13;
Langkah tersebut diambil setelah Aisar tidak menunjukkan itikad baik meski telah menerima somasi sebanyak tiga kali dari pelapor. &amp;ldquo;Tidak ada jawaban dan enggak ada informasi mengenai keberadaannya,&amp;rdquo; imbuh Machi.&#13;
&#13;
Michael Sugijanto, tim kuasa hukum pelapor lainnya mengatakan, permasalahan itu bermula dari perjanjian kerja sama investasi bernilai puluhan miliar rupiah antara Aisar dan agensi tersebut. Namun dalam perjalanannya, Aisar tidak menyelesaikan sisa kewajibannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di perjanjian kerjasama tersebut, sisa kewajibab yang belum dibayarkan Aisar Khaled itu sekitar Rp5,7 miliar,&amp;rdquo; ungkap Michael.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sesuai kesepakatan, Aisar seharusnya melunasi sisa kewajiban tersebut lewat komitmen pekerjaan secara langsung, salah satunya menghadiri sejumlah event yang digelar agensi. Sayangnya, janji tersebut tidak dipenuhi sang influencer.&#13;
&#13;
Upaya komunikasi secara kekeluargaan pun menemui jalan buntu. Menurut Michael, komunikasi terakhir dengan Aisar terjadi pada Juli 2026. Saat itu, dia menghadiri sebuah acara dengan skema pemotongan sisa utang.&#13;
&#13;
Michael menyayangkan sikap Aisar Khaled yang kini sulit dihubungi dan dikabarkan berada di luar negeri. Padahal, hubungan agensi dan Aisar telah terjalin lama sejak sang influencer merintis karier di Indonesia.*&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
