<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ruben Onsu Harap Masyarakat Tak Ambil Kesimpulan Sendiri Terkait Dugaan Kasus Betrand Peto</title><description>Ruben Onsu berharap semua pihak agar tidak mengambil kesimpulan terlebih dahulu terkait dugaan tindak kekerasan seksual yang dituduhkan kepada sang anak, Betrand Peto. &#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/13/33/3241845/ruben-onsu-harap-masyarakat-tak-ambil-kesimpulan-sendiri-terkait-dugaan-kasus-betrand-peto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/13/33/3241845/ruben-onsu-harap-masyarakat-tak-ambil-kesimpulan-sendiri-terkait-dugaan-kasus-betrand-peto"/><item><title>Ruben Onsu Harap Masyarakat Tak Ambil Kesimpulan Sendiri Terkait Dugaan Kasus Betrand Peto</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/13/33/3241845/ruben-onsu-harap-masyarakat-tak-ambil-kesimpulan-sendiri-terkait-dugaan-kasus-betrand-peto</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/13/33/3241845/ruben-onsu-harap-masyarakat-tak-ambil-kesimpulan-sendiri-terkait-dugaan-kasus-betrand-peto</guid><pubDate>Minggu 13 September 2026 23:04 WIB</pubDate><dc:creator>Niko Prayoga </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/13/33/3241845/ruben_onsu-RWUI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ruben Onsu</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/13/33/3241845/ruben_onsu-RWUI_large.jpg</image><title>Ruben Onsu</title></images><description>JAKARTA - Ruben Onsu berharap semua pihak agar tidak mengambil kesimpulan terlebih dahulu terkait dugaan tindak kekerasan seksual yang dituduhkan kepada sang anak, Betrand Peto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal tersebut diungkapkan Ruben melalui unggahan di akun instagramnya. Dalam unggahan itu, ia berharap semua pihak tidak langsung mengambil kesimpulan sebelum adanya kejelasan informasi terkait kejadian yang dituduhkan kepada sang anak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebelum masalah ini jelas kami berharap kita jangan dulu mengambil kesimpulan atas laporan ini, percayalah kami tidak akan menutup nutupi apa yang terjadi sebenarnya sesuai bukti-bukti yang ada,&amp;rdquo; tulis Ruben, dikutip Minggu (13/9/2026).&#13;
&#13;
Selain itu, ia juga memohon maaf atas kabar dan pemberitaan yang beredar terkait Betrand.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertama-tama, kami memohon maaf atas pemberitaan yang terjadi. Mohon maaf apabila baru pagi ini saya dapat menyampaikan permohonan maaf dan memberikan penjelasan,&amp;rdquo; beber dia.&#13;
&#13;
Ruben pun menjelaskan bahwa dirinya akan mendengarkan penjelasan dari teman sang anak yang berada di lokasi kejadian. Hal itu dilakukan dirinya agar bisa memahami dan mendapat informasi lebih lengkap atas kejadian yang dituduhkan kepada sang anak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi malam, saya masih menunggu anak saya pulang setelah menjalani proses syuting hingga larut malam. Siang ini, saya juga akan mendengarkan penjelasan dari temannya yang berada di lokasi kejadian, agar saya dapat memahami situasi dan mendapatkan informasi lebih lengkap,&amp;rdquo; jelas Ruben.&#13;
&#13;
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan kooperatif dan memberikan keterangan yang diperlukan dengan baik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan berusaha untuk tetap kooperatif dan memberikan keterangan serta melakukan hal-hal yang diperlukan dengan sebaik-baiknya. Sekali lagi, kami memohon maaf atas adanya pemberitaan tersebut dan atas segala hal yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan,&amp;rdquo; tegas dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya nama Betrand Peto langsung menjadi perbincangan di media sosial setelah dirinya diduga melakukan tindak kekerasan seksual dan dilaporkan ke pihak kepolisian.&#13;
&#13;
Dugaan tersebut mencuat setelah seorang netizen melalui utas di akun Threads miliknya bernama @prass_iam04 mengungkapkan bahwa ada seorang anak artis beserta teman-temannya yang melakukan tindak pelecehan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di sebuah klub malam pada 12 September 2026 kemarin.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada anak artis dan temen temennya yang ngeclub di room tapi bikin rusuh, ngelecehin cwek + aniaya cwek sampe kupingnya robek! Kejadian pagi ini. Kalo rame gw spill anak siape,&amp;rdquo; tulis netizen tersebut.&#13;
&#13;
Ia pun menuliskan bahwa dirinya masih menggali kronologi lengkap dari kejadian tersebut. Bahkan netizen tersebut menuturkan bahwa korban tak hanya dilevehkan namun juga diperkosa. Ia juga turut mengunggah sebuah foto yang berisi dua laporan kepada Polda Metro Jaya atas kejadian itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;gw lagi cari tau kronologi pasti dari korban dan gw lg dampingin ke polda. ternyata korban ga cuma di lecehin, tapi diperkosa! 2 LP masuk per hari ini,&amp;rdquo; tambah dia.&#13;
&#13;
Meski demikian, netizen itu hingga saat ini belum mengungkapkan siapa pelaku atau anak artis yang melakukan tindakan tersebut. Namun, nama Bertrand Pett pun dikaitkan oleh warganet dalam kasus ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Bertrand Peto dilaporkan atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual pada Sabtu, 12 September kemarin.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya benar dilaporkan sabtu pagi kmrn ttg dugaan TPKS,&amp;rdquo; kata Budi saat dihubungi iNews Media Group.&#13;
&#13;
Meski demikian pihak kepolisian belum menuturkan secara lengkap terkait kronologis yang dilaporkan. Hingga saat ini tuduhan yang ditujukan kepada Bertrand melalui laporan itu masih bersifat dugaan dan belum terbukti sepenuhnya.&#13;
&#13;
Polisi sendiri masih perlu mendalami laporan tersebut guna memastikan apakah benar Bertrand melakukan tindakan kekerasan seksual atau tidak seperti dugaan yang beredar di media sosial.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ruben Onsu berharap semua pihak agar tidak mengambil kesimpulan terlebih dahulu terkait dugaan tindak kekerasan seksual yang dituduhkan kepada sang anak, Betrand Peto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal tersebut diungkapkan Ruben melalui unggahan di akun instagramnya. Dalam unggahan itu, ia berharap semua pihak tidak langsung mengambil kesimpulan sebelum adanya kejelasan informasi terkait kejadian yang dituduhkan kepada sang anak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebelum masalah ini jelas kami berharap kita jangan dulu mengambil kesimpulan atas laporan ini, percayalah kami tidak akan menutup nutupi apa yang terjadi sebenarnya sesuai bukti-bukti yang ada,&amp;rdquo; tulis Ruben, dikutip Minggu (13/9/2026).&#13;
&#13;
Selain itu, ia juga memohon maaf atas kabar dan pemberitaan yang beredar terkait Betrand.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertama-tama, kami memohon maaf atas pemberitaan yang terjadi. Mohon maaf apabila baru pagi ini saya dapat menyampaikan permohonan maaf dan memberikan penjelasan,&amp;rdquo; beber dia.&#13;
&#13;
Ruben pun menjelaskan bahwa dirinya akan mendengarkan penjelasan dari teman sang anak yang berada di lokasi kejadian. Hal itu dilakukan dirinya agar bisa memahami dan mendapat informasi lebih lengkap atas kejadian yang dituduhkan kepada sang anak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi malam, saya masih menunggu anak saya pulang setelah menjalani proses syuting hingga larut malam. Siang ini, saya juga akan mendengarkan penjelasan dari temannya yang berada di lokasi kejadian, agar saya dapat memahami situasi dan mendapatkan informasi lebih lengkap,&amp;rdquo; jelas Ruben.&#13;
&#13;
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan kooperatif dan memberikan keterangan yang diperlukan dengan baik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan berusaha untuk tetap kooperatif dan memberikan keterangan serta melakukan hal-hal yang diperlukan dengan sebaik-baiknya. Sekali lagi, kami memohon maaf atas adanya pemberitaan tersebut dan atas segala hal yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan,&amp;rdquo; tegas dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya nama Betrand Peto langsung menjadi perbincangan di media sosial setelah dirinya diduga melakukan tindak kekerasan seksual dan dilaporkan ke pihak kepolisian.&#13;
&#13;
Dugaan tersebut mencuat setelah seorang netizen melalui utas di akun Threads miliknya bernama @prass_iam04 mengungkapkan bahwa ada seorang anak artis beserta teman-temannya yang melakukan tindak pelecehan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di sebuah klub malam pada 12 September 2026 kemarin.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada anak artis dan temen temennya yang ngeclub di room tapi bikin rusuh, ngelecehin cwek + aniaya cwek sampe kupingnya robek! Kejadian pagi ini. Kalo rame gw spill anak siape,&amp;rdquo; tulis netizen tersebut.&#13;
&#13;
Ia pun menuliskan bahwa dirinya masih menggali kronologi lengkap dari kejadian tersebut. Bahkan netizen tersebut menuturkan bahwa korban tak hanya dilevehkan namun juga diperkosa. Ia juga turut mengunggah sebuah foto yang berisi dua laporan kepada Polda Metro Jaya atas kejadian itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;gw lagi cari tau kronologi pasti dari korban dan gw lg dampingin ke polda. ternyata korban ga cuma di lecehin, tapi diperkosa! 2 LP masuk per hari ini,&amp;rdquo; tambah dia.&#13;
&#13;
Meski demikian, netizen itu hingga saat ini belum mengungkapkan siapa pelaku atau anak artis yang melakukan tindakan tersebut. Namun, nama Bertrand Pett pun dikaitkan oleh warganet dalam kasus ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Bertrand Peto dilaporkan atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual pada Sabtu, 12 September kemarin.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya benar dilaporkan sabtu pagi kmrn ttg dugaan TPKS,&amp;rdquo; kata Budi saat dihubungi iNews Media Group.&#13;
&#13;
Meski demikian pihak kepolisian belum menuturkan secara lengkap terkait kronologis yang dilaporkan. Hingga saat ini tuduhan yang ditujukan kepada Bertrand melalui laporan itu masih bersifat dugaan dan belum terbukti sepenuhnya.&#13;
&#13;
Polisi sendiri masih perlu mendalami laporan tersebut guna memastikan apakah benar Bertrand melakukan tindakan kekerasan seksual atau tidak seperti dugaan yang beredar di media sosial.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
