<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku Penyebar Video AI Sarwendah Ambil Uang di Brankas Ruben Onsu Minta Maaf</title><description>Sarwendah kembali menjadi sorotan setelah dituding mengambil uang di brankas milik mantan suaminya, Ruben Onsu.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/09/33/3241142/pelaku-penyebar-video-ai-sarwendah-ambil-uang-di-brankas-ruben-onsu-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/09/33/3241142/pelaku-penyebar-video-ai-sarwendah-ambil-uang-di-brankas-ruben-onsu-minta-maaf"/><item><title>Pelaku Penyebar Video AI Sarwendah Ambil Uang di Brankas Ruben Onsu Minta Maaf</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/09/33/3241142/pelaku-penyebar-video-ai-sarwendah-ambil-uang-di-brankas-ruben-onsu-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/09/09/33/3241142/pelaku-penyebar-video-ai-sarwendah-ambil-uang-di-brankas-ruben-onsu-minta-maaf</guid><pubDate>Kamis 10 September 2026 04:16 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/09/33/3241142/sarwendah-TYNM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sarwendah</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/09/33/3241142/sarwendah-TYNM_large.jpg</image><title>Sarwendah</title></images><description>JAKARTA - Sarwendah kembali menjadi sorotan setelah dituding mengambil uang di brankas milik mantan suaminya, Ruben Onsu.&#13;
&#13;
Merespons kabar tersebut, tim kuasa hukum Sarwendah, Mark Adrianus Ambarita, menegaskan bahwa rekaman yang beredar luas itu bukanlah video asli, melainkan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan konfirmasi kami kepada klien kami, hal tersebut: satu, tidak benar; kedua, itu bukan video asli, melainkan video AI,&amp;quot; tegas Mark Adrianus Ambarita saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026).&#13;
&#13;
Mark pun menyoroti perkembangan teknologi digital yang kian canggih, di mana konten manipulasi kini tampak sangat nyata dan sulit dibedakan. Karena itu, ia meminta warganet untuk lebih waspada serta bijak dalam menyaring informasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Teman-teman bisa menilailah ya perbuatan itu. Makin ke sini kan makin canggih, ya kan? Makin canggih bahwa yang namanya AI itu makin real,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Senada dengan Mark, kuasa hukum lainnya, Abraham Simon, menilai konten tersebut sengaja disebarkan untuk menjatuhkan kehormatan Sarwendah. Mantan personel Cherrybelle tersebut sudah membantah tuduhan itu lewat media sosial pribadinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah pasti saya pastikan itu adalah hoaks. Itu fitnah untuk menghancurkan nama baik klien kami dan sudah diklarifikasi juga sama klien kami sendiri di medsosnya klien kami,&amp;quot; papar Abraham.&#13;
&#13;
Terbaru, pembuat sekaligus penyebar video palsu tersebut rupanya sudah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah kami menyampaikan bahwa itu hoaks, yang bersangkutan, akun yang bersangkutan sudah melakukan permintaan maaf secara langsung di medsosnya yang bersangkutan ada di situ,&amp;quot; ungkap Abraham.&#13;
&#13;
Kendati demikian, pihak kuasa hukum tetap mengimbau warganet untuk menyetop penyebaran ulang (repost) video tersebut agar persoalan tidak semakin keruh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika yang pembuatnya sudah selesai, sudah minta maaf, nah ini masyarakat yang lain yang mungkin mau memperburuk situasi dengan me-repost, ya kami harap tidakbmelakukan penyebaran lagi dari konten yang sudah jelas-jelas itu hoaks,&amp;quot; timpalbChris Sam Siwu.&#13;
&#13;
Lantas, akankah Sarwendah tetap membawa kasus ini ke meja hijau?&#13;
&#13;
Terkait kemungkinan menempuh jalur hukum, Abraham menyebut pihaknya masih mendiskusikannya lebih lanjut dengan sang klien sembari mempertimbangkan iktikad baik pelaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya diskusikan dulu dengan klien. Yang pasti sudah ada permintaan maaf. Kita lihat apakah ini sebagai itikad baik, nanti klien yang menilai itu,&amp;quot; tandas Abraham.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sarwendah kembali menjadi sorotan setelah dituding mengambil uang di brankas milik mantan suaminya, Ruben Onsu.&#13;
&#13;
Merespons kabar tersebut, tim kuasa hukum Sarwendah, Mark Adrianus Ambarita, menegaskan bahwa rekaman yang beredar luas itu bukanlah video asli, melainkan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan konfirmasi kami kepada klien kami, hal tersebut: satu, tidak benar; kedua, itu bukan video asli, melainkan video AI,&amp;quot; tegas Mark Adrianus Ambarita saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026).&#13;
&#13;
Mark pun menyoroti perkembangan teknologi digital yang kian canggih, di mana konten manipulasi kini tampak sangat nyata dan sulit dibedakan. Karena itu, ia meminta warganet untuk lebih waspada serta bijak dalam menyaring informasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Teman-teman bisa menilailah ya perbuatan itu. Makin ke sini kan makin canggih, ya kan? Makin canggih bahwa yang namanya AI itu makin real,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Senada dengan Mark, kuasa hukum lainnya, Abraham Simon, menilai konten tersebut sengaja disebarkan untuk menjatuhkan kehormatan Sarwendah. Mantan personel Cherrybelle tersebut sudah membantah tuduhan itu lewat media sosial pribadinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah pasti saya pastikan itu adalah hoaks. Itu fitnah untuk menghancurkan nama baik klien kami dan sudah diklarifikasi juga sama klien kami sendiri di medsosnya klien kami,&amp;quot; papar Abraham.&#13;
&#13;
Terbaru, pembuat sekaligus penyebar video palsu tersebut rupanya sudah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah kami menyampaikan bahwa itu hoaks, yang bersangkutan, akun yang bersangkutan sudah melakukan permintaan maaf secara langsung di medsosnya yang bersangkutan ada di situ,&amp;quot; ungkap Abraham.&#13;
&#13;
Kendati demikian, pihak kuasa hukum tetap mengimbau warganet untuk menyetop penyebaran ulang (repost) video tersebut agar persoalan tidak semakin keruh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika yang pembuatnya sudah selesai, sudah minta maaf, nah ini masyarakat yang lain yang mungkin mau memperburuk situasi dengan me-repost, ya kami harap tidakbmelakukan penyebaran lagi dari konten yang sudah jelas-jelas itu hoaks,&amp;quot; timpalbChris Sam Siwu.&#13;
&#13;
Lantas, akankah Sarwendah tetap membawa kasus ini ke meja hijau?&#13;
&#13;
Terkait kemungkinan menempuh jalur hukum, Abraham menyebut pihaknya masih mendiskusikannya lebih lanjut dengan sang klien sembari mempertimbangkan iktikad baik pelaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya diskusikan dulu dengan klien. Yang pasti sudah ada permintaan maaf. Kita lihat apakah ini sebagai itikad baik, nanti klien yang menilai itu,&amp;quot; tandas Abraham.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
