<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukan Sekadar Penyanyi, Mario G Klau dan Kisah di Balik Lagu-Lagu Hits Ciptaannya</title><description>Mario G Klau dikenal sebagai penyanyi dengan karakter vokal yang kuat. Namun, perjalanan bermusiknya tidak hanya berlangsung di atas panggung.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/20/205/3237293/bukan-sekadar-penyanyi-mario-g-klau-dan-kisah-di-balik-lagu-lagu-hits-ciptaannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/20/205/3237293/bukan-sekadar-penyanyi-mario-g-klau-dan-kisah-di-balik-lagu-lagu-hits-ciptaannya"/><item><title>Bukan Sekadar Penyanyi, Mario G Klau dan Kisah di Balik Lagu-Lagu Hits Ciptaannya</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/20/205/3237293/bukan-sekadar-penyanyi-mario-g-klau-dan-kisah-di-balik-lagu-lagu-hits-ciptaannya</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/20/205/3237293/bukan-sekadar-penyanyi-mario-g-klau-dan-kisah-di-balik-lagu-lagu-hits-ciptaannya</guid><pubDate>Kamis 20 Agustus 2026 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/20/205/3237293/mario_g_klau-CmRp_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Mario G Klau</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/20/205/3237293/mario_g_klau-CmRp_large.JPG</image><title>Mario G Klau</title></images><description>JAKARTA - Mario G Klau dikenal sebagai penyanyi dengan karakter vokal yang kuat. Namun, perjalanan bermusiknya tidak hanya berlangsung di atas panggung. Di balik sosoknya sebagai performer, Mario juga aktif menciptakan lagu untuk dirinya sendiri maupun penyanyi lain.&#13;
&#13;
Kemampuan menulis lagu bahkan menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Mario G Klau. Meski mengaku lebih nyaman berada di depan layar sebagai penyanyi, ia menyadari memiliki kemampuan lain yang membuatnya bisa berkembang sebagai songwriter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenernya kalau mau ditanya lebih nyaman di belakang layar atau di depan, gue lebih nyaman tetap jadi penyanyi gitu. Tetap jadi penyanyi. Pengen di depan, tapi ternyata Tuhan bilang, lu punya dua kelebihan. Gue kasih juga kok nulisnya gue kasih. Nulisnya kasih juga,&amp;quot; ujar Mario.&#13;
&#13;
Perjalanan Mario sebagai pencipta lagu semakin berkembang setelah Pesan Terakhir menjadi salah satu karya yang berhasil mencuri perhatian. Dari sana, ia semakin aktif menulis dan menghasilkan berbagai karya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lagu pertama itu Pesan Terakhir,&amp;quot; kata Mario.&#13;
&#13;
Sejak saat itu, Mario terus menulis lagu sembari tetap mencoba merilis karya sebagai penyanyi. Namun, tidak semua lagu yang dibawakannya sendiri mendapatkan respons sebesar Pesan Terakhir.&#13;
&#13;
Kondisi tersebut sempat membuat Mario berpikir untuk lebih fokus berada di belakang layar. Ia bahkan pernah menyampaikan keinginannya kepada Anmes untuk berhenti mengejar karier sebagai penyanyi dan memilih menjadi songwriter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Waktu itu gue bilang ke Anmes, Mek kayaknya gue nulis aja deh. Kata Ame gini, apa dia bilang? Itu ucapan tuh doa kata hati-hati loh. Lu jadi belakang layar beneran loh,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Meski sempat mengalami fase tersebut, perjalanan Mario ternyata masih membawanya sebagai penyanyi. Salah satu titik penting kembali hadir lewat Semata Karnamu. Lagu yang awalnya menjadi semacam penentu bagi Mario itu justru menemukan jalannya dan ikut memperkuat namanya sebagai performer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semata Karnamu. Nah itu lagu terakhir yang waktu mau rilis bilang tuh. Kayaknya kalau ini gak naik juga gue bener-bener nulis aja deh. Ternyata ada jalannya,&amp;quot; ungkap Mario.&#13;
&#13;
Menariknya, pengalaman sebagai penulis lagu membuat Mario memiliki pandangan tersendiri terhadap karya yang diciptakannya. Ia tidak selalu merasa sebuah lagu yang ditulisnya harus dibawakan sendiri.&#13;
&#13;
Menurut Mario, setiap lagu memiliki jalannya masing-masing dan akan menemukan penyanyi yang tepat. Hal itu membuatnya tidak lagi mempersoalkan ketika lagu yang semula disiapkan untuk dirinya justru diberikan kepada orang lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi beberapa kali kejadian malah mikir, oh ternyata lagu tuh cari tuannya gitu loh,&amp;quot; ucap Mario.&#13;
&#13;
Mario mencontohkan Pesan Terakhir yang sebelumnya sudah disiapkan untuk dirinya sendiri. Namun, berbagai proses akhirnya membuat lagu tersebut batal dirilis olehnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pesan Terakhir cerita baru itu tuh udah siap untuk Mario rilisin. Oke. Nah tapi emang ada aja kejadian yang bikin batal gak jadi rilis. Ada aja proses-proses yang kayaknya ini bukan di gue deh,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Selain aktif menciptakan lagu, Mario G Klau juga terus menunjukkan eksistensinya sebagai penyanyi lewat sejumlah kolaborasi. Ia pernah berkolaborasi dengan Juan Reza melalui lagu Baby Pelan Pelan dan Otak Di Mana.&#13;
&#13;
Mario juga berkolaborasi dengan musisi kenamaan Tohpati dalam lagu Jejak Langkah yang Kau Tinggal. Kolaborasi tersebut memperlihatkan sisi lain Mario sebagai musisi yang tidak hanya mengandalkan karya personal, tetapi juga terbuka mengeksplorasi musikalitas bersama musisi lain.&#13;
&#13;
Dengan produktivitasnya sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu, menarik untuk melihat langkah Mario G Klau selanjutnya. Apakah ia akan kembali menghadirkan karya solo atau justru menyiapkan kolaborasi baru dengan musisi lain?&#13;
&#13;
Perjalanan Mario sejauh ini menunjukkan satu hal: dirinya tidak hanya hadir sebagai penyanyi di depan layar, tetapi juga memiliki peran besar di balik lahirnya lagu-lagu yang ia ciptakan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mario G Klau dikenal sebagai penyanyi dengan karakter vokal yang kuat. Namun, perjalanan bermusiknya tidak hanya berlangsung di atas panggung. Di balik sosoknya sebagai performer, Mario juga aktif menciptakan lagu untuk dirinya sendiri maupun penyanyi lain.&#13;
&#13;
Kemampuan menulis lagu bahkan menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Mario G Klau. Meski mengaku lebih nyaman berada di depan layar sebagai penyanyi, ia menyadari memiliki kemampuan lain yang membuatnya bisa berkembang sebagai songwriter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenernya kalau mau ditanya lebih nyaman di belakang layar atau di depan, gue lebih nyaman tetap jadi penyanyi gitu. Tetap jadi penyanyi. Pengen di depan, tapi ternyata Tuhan bilang, lu punya dua kelebihan. Gue kasih juga kok nulisnya gue kasih. Nulisnya kasih juga,&amp;quot; ujar Mario.&#13;
&#13;
Perjalanan Mario sebagai pencipta lagu semakin berkembang setelah Pesan Terakhir menjadi salah satu karya yang berhasil mencuri perhatian. Dari sana, ia semakin aktif menulis dan menghasilkan berbagai karya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lagu pertama itu Pesan Terakhir,&amp;quot; kata Mario.&#13;
&#13;
Sejak saat itu, Mario terus menulis lagu sembari tetap mencoba merilis karya sebagai penyanyi. Namun, tidak semua lagu yang dibawakannya sendiri mendapatkan respons sebesar Pesan Terakhir.&#13;
&#13;
Kondisi tersebut sempat membuat Mario berpikir untuk lebih fokus berada di belakang layar. Ia bahkan pernah menyampaikan keinginannya kepada Anmes untuk berhenti mengejar karier sebagai penyanyi dan memilih menjadi songwriter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Waktu itu gue bilang ke Anmes, Mek kayaknya gue nulis aja deh. Kata Ame gini, apa dia bilang? Itu ucapan tuh doa kata hati-hati loh. Lu jadi belakang layar beneran loh,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Meski sempat mengalami fase tersebut, perjalanan Mario ternyata masih membawanya sebagai penyanyi. Salah satu titik penting kembali hadir lewat Semata Karnamu. Lagu yang awalnya menjadi semacam penentu bagi Mario itu justru menemukan jalannya dan ikut memperkuat namanya sebagai performer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semata Karnamu. Nah itu lagu terakhir yang waktu mau rilis bilang tuh. Kayaknya kalau ini gak naik juga gue bener-bener nulis aja deh. Ternyata ada jalannya,&amp;quot; ungkap Mario.&#13;
&#13;
Menariknya, pengalaman sebagai penulis lagu membuat Mario memiliki pandangan tersendiri terhadap karya yang diciptakannya. Ia tidak selalu merasa sebuah lagu yang ditulisnya harus dibawakan sendiri.&#13;
&#13;
Menurut Mario, setiap lagu memiliki jalannya masing-masing dan akan menemukan penyanyi yang tepat. Hal itu membuatnya tidak lagi mempersoalkan ketika lagu yang semula disiapkan untuk dirinya justru diberikan kepada orang lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi beberapa kali kejadian malah mikir, oh ternyata lagu tuh cari tuannya gitu loh,&amp;quot; ucap Mario.&#13;
&#13;
Mario mencontohkan Pesan Terakhir yang sebelumnya sudah disiapkan untuk dirinya sendiri. Namun, berbagai proses akhirnya membuat lagu tersebut batal dirilis olehnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pesan Terakhir cerita baru itu tuh udah siap untuk Mario rilisin. Oke. Nah tapi emang ada aja kejadian yang bikin batal gak jadi rilis. Ada aja proses-proses yang kayaknya ini bukan di gue deh,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Selain aktif menciptakan lagu, Mario G Klau juga terus menunjukkan eksistensinya sebagai penyanyi lewat sejumlah kolaborasi. Ia pernah berkolaborasi dengan Juan Reza melalui lagu Baby Pelan Pelan dan Otak Di Mana.&#13;
&#13;
Mario juga berkolaborasi dengan musisi kenamaan Tohpati dalam lagu Jejak Langkah yang Kau Tinggal. Kolaborasi tersebut memperlihatkan sisi lain Mario sebagai musisi yang tidak hanya mengandalkan karya personal, tetapi juga terbuka mengeksplorasi musikalitas bersama musisi lain.&#13;
&#13;
Dengan produktivitasnya sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu, menarik untuk melihat langkah Mario G Klau selanjutnya. Apakah ia akan kembali menghadirkan karya solo atau justru menyiapkan kolaborasi baru dengan musisi lain?&#13;
&#13;
Perjalanan Mario sejauh ini menunjukkan satu hal: dirinya tidak hanya hadir sebagai penyanyi di depan layar, tetapi juga memiliki peran besar di balik lahirnya lagu-lagu yang ia ciptakan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
