<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Doktif Sebut Richard Lee Manipulatif: Dikenal Suka Menolong Wanita padahal Merusak</title><description>Tak sekadar kasus hukum, Doktif bahkan makin rutin membongkar masalah pribadi DRL di persidangan.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/10/33/3235323/doktif-sebut-richard-lee-manipulatif-dikenal-suka-menolong-wanita-padahal-merusak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/10/33/3235323/doktif-sebut-richard-lee-manipulatif-dikenal-suka-menolong-wanita-padahal-merusak"/><item><title>Doktif Sebut Richard Lee Manipulatif: Dikenal Suka Menolong Wanita padahal Merusak</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/10/33/3235323/doktif-sebut-richard-lee-manipulatif-dikenal-suka-menolong-wanita-padahal-merusak</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/10/33/3235323/doktif-sebut-richard-lee-manipulatif-dikenal-suka-menolong-wanita-padahal-merusak</guid><pubDate>Senin 10 Agustus 2026 20:04 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/10/33/3235323/doktif_di_polda_metro_jaya-BONR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Doktif di Polda Metro Jaya</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/10/33/3235323/doktif_di_polda_metro_jaya-BONR_large.jpg</image><title>Doktif di Polda Metro Jaya</title></images><description>JAKARTA - Konflik antara Samira Farahnaz alias Dokter Detektif dengan Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang Undang Kesehatan semakin memanas. Tak sekadar kasus hukum, Doktif bahkan makin rutin membongkar masalah pribadi DRL di persidangan.&#13;
&#13;
Dalam wawancara eksklusif melalui pesan singkat kepada iNews Media Group, Senin (10/8/2026), Doktif mengungkapkan alasannya mengapa ia mulai menyerang sisi personal Richard di ruang sidang. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan untuk membuka mata publik mengenai siapa sebenarnya sosok DRL di balik layar.&#13;
&#13;
Ia menilai Richard Lee sangat manipulatif dan jauh dari citra yang selama ini dibangun di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Alasannya) Untuk menunjukkan betapa manipulatifnya seorang DRL selama ini. Dikenal sebagai penolong wanita dalam setiap podcast-nya, padahal berdasar kesaksian Afrizal (eks asisten DRL), banyak wanita yang sudah rusak karena dia,&amp;quot; ujar Doktif dengan nada tegas kepada iNews Media Group.&#13;
&#13;
Tak berhenti sampai di situ, Doktif juga melontarkan tuduhan serius terkait praktik bisnis yang dijalankan oleh Richard. Ia menyebut ada tindakan kriminal berupa manipulasi produk yang sengaja dilakukan untuk menjatuhkan pihak lain demi persaingan bisnis yang tidak sehat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apalagi dengan tindakan DRL yang ngoplos produk body lotion yang aman, tetapi diumumkan berbahaya. Artinya jelas itu tindakan kriminal. Itu baru yang namanya persaingan bisnis yang kotor,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Mengenai tudingan bahwa dirinya kekurangan bukti, Doktif justru menyerang balik. Ia menilai ada upaya penggiringan opini yang dilakukan pihak lawan untuk mengalihkan isu utama, yakni kandungan produk yang tidak sesuai dengan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah itu juga penggiringan opini yang dilakukan oleh dia. Kenapa dialihkan ke pertanyaan pribadi dan persaingan bisnis? Jelas-jelas BPOM release WT (White Tomato) tidak pernah ada kandungannya,&amp;quot; ungkap Doktif lagi.&#13;
&#13;
Menjelang persidangan berikutnya, Doktif mengaku telah menyiapkan kejutan besar. Ia berencana menunjukkan bukti-bukti baru di hadapan majelis hakim yang diklaim akan mengungkap ketidakadilan serta perilaku tidak etis dari pihak kuasa hukum DRL selama proses hukum berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Liatin aja, ada hal-hal baru yang mau saya tunjukkan ke majelis hakim sebelum sidang dimulai. Menunjukkan ketidakadilan di ruang sidang, merendahkan marwah persidangan, dan tidak adanya etika dari PH (Penasihat Hukum) Suneo,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Selain itu, Doktif juga menanggapi rasa optimisme pihak DRL yang yakin akan bebas dari segala jeratan hukum. Ia meyakini bahwa fakta di lapangan tidak bisa dibohongi karena terdapat unsur penipuan yang nyata terhadap konsumen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak adalah (peluang bebas), wong jelas-jelas nipu. Pertanyaan-pertanyaan PH dia itu jauh dari pokok perkara. Kenapa? Karena sudah tahu memang kliennya nipu, kok. Mana berani ke pertanyaan soal produknya,&amp;quot; pungkas Doktif.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Konflik antara Samira Farahnaz alias Dokter Detektif dengan Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang Undang Kesehatan semakin memanas. Tak sekadar kasus hukum, Doktif bahkan makin rutin membongkar masalah pribadi DRL di persidangan.&#13;
&#13;
Dalam wawancara eksklusif melalui pesan singkat kepada iNews Media Group, Senin (10/8/2026), Doktif mengungkapkan alasannya mengapa ia mulai menyerang sisi personal Richard di ruang sidang. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan untuk membuka mata publik mengenai siapa sebenarnya sosok DRL di balik layar.&#13;
&#13;
Ia menilai Richard Lee sangat manipulatif dan jauh dari citra yang selama ini dibangun di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Alasannya) Untuk menunjukkan betapa manipulatifnya seorang DRL selama ini. Dikenal sebagai penolong wanita dalam setiap podcast-nya, padahal berdasar kesaksian Afrizal (eks asisten DRL), banyak wanita yang sudah rusak karena dia,&amp;quot; ujar Doktif dengan nada tegas kepada iNews Media Group.&#13;
&#13;
Tak berhenti sampai di situ, Doktif juga melontarkan tuduhan serius terkait praktik bisnis yang dijalankan oleh Richard. Ia menyebut ada tindakan kriminal berupa manipulasi produk yang sengaja dilakukan untuk menjatuhkan pihak lain demi persaingan bisnis yang tidak sehat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apalagi dengan tindakan DRL yang ngoplos produk body lotion yang aman, tetapi diumumkan berbahaya. Artinya jelas itu tindakan kriminal. Itu baru yang namanya persaingan bisnis yang kotor,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Mengenai tudingan bahwa dirinya kekurangan bukti, Doktif justru menyerang balik. Ia menilai ada upaya penggiringan opini yang dilakukan pihak lawan untuk mengalihkan isu utama, yakni kandungan produk yang tidak sesuai dengan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah itu juga penggiringan opini yang dilakukan oleh dia. Kenapa dialihkan ke pertanyaan pribadi dan persaingan bisnis? Jelas-jelas BPOM release WT (White Tomato) tidak pernah ada kandungannya,&amp;quot; ungkap Doktif lagi.&#13;
&#13;
Menjelang persidangan berikutnya, Doktif mengaku telah menyiapkan kejutan besar. Ia berencana menunjukkan bukti-bukti baru di hadapan majelis hakim yang diklaim akan mengungkap ketidakadilan serta perilaku tidak etis dari pihak kuasa hukum DRL selama proses hukum berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Liatin aja, ada hal-hal baru yang mau saya tunjukkan ke majelis hakim sebelum sidang dimulai. Menunjukkan ketidakadilan di ruang sidang, merendahkan marwah persidangan, dan tidak adanya etika dari PH (Penasihat Hukum) Suneo,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Selain itu, Doktif juga menanggapi rasa optimisme pihak DRL yang yakin akan bebas dari segala jeratan hukum. Ia meyakini bahwa fakta di lapangan tidak bisa dibohongi karena terdapat unsur penipuan yang nyata terhadap konsumen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nggak adalah (peluang bebas), wong jelas-jelas nipu. Pertanyaan-pertanyaan PH dia itu jauh dari pokok perkara. Kenapa? Karena sudah tahu memang kliennya nipu, kok. Mana berani ke pertanyaan soal produknya,&amp;quot; pungkas Doktif.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
