<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>VISION+ Rilis Series My Chef in Crime, Usung Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal</title><description>Series My Chef in Crime akan mulai tayang di VISION+, pada 14 Agustus mendatang.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/06/598/3234426/vision-rilis-series-my-chef-in-crime-usung-genre-kuliner-dan-investigasi-kriminal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/06/598/3234426/vision-rilis-series-my-chef-in-crime-usung-genre-kuliner-dan-investigasi-kriminal"/><item><title>VISION+ Rilis Series My Chef in Crime, Usung Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/06/598/3234426/vision-rilis-series-my-chef-in-crime-usung-genre-kuliner-dan-investigasi-kriminal</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/06/598/3234426/vision-rilis-series-my-chef-in-crime-usung-genre-kuliner-dan-investigasi-kriminal</guid><pubDate>Kamis 06 Agustus 2026 06:14 WIB</pubDate><dc:creator>Niko Prayoga </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/06/598/3234426/my_chef_in_crime-13U5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">VISION+ Rilis Series My Chef in Crime, Usung Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal. (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/06/598/3234426/my_chef_in_crime-13U5_large.jpg</image><title>VISION+ Rilis Series My Chef in Crime, Usung Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal. (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; VISION+ resmi merilis series terbaru bertajuk My Chef in Crime. Mengusung genre unik, series ini menjadi culinary crime thriller pertama di Indonesia yang menggambarkan bahwa dapur tak sekadar menjadi tempat mengolah masakan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setiap teknik memasak, pemilihan bahan makanan, hingga cita rasa hidangan difungsikan layaknya bukti forensik yang mengarahkan karakter utama menuju tabir kebenaran sebuah kasus.&#13;
&#13;
Series yang disutradarai Sondang Pratama ini terdiri dari delapan episode dengan durasi masing-masing 35 menit. Kisahnya tentang Rama (Roy Sungkono), seorang chef berbakat yang menjadi tersangka utama kasus kematian rival lamanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
VISION+ Rilis Series My Chef in Crime, Usung Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal. (Foto: MNC Media)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Demi membersihkan nama baiknya, Rama memanfaatkan keahlian kulinernya untuk mengurai petunjuk kasus. Aksi investigasi tak biasa ini lantas menarik perhatian Vita (Sintya Marisca), seorang detektif yang juga merupakan mantan kekasih Rama.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdua, mereka membongkar petunjuk teka-teki yang tersembunyi di balik olahan bumbu dan masakan. Menariknya, kasus itu berujung pada konspirasi besar yang melibatkan penyelundupan rempah ilegal, perdagangan manusia, hingga rahasia kelam keluarga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain Roy Sungkono dan Sintya Marisca, series My Chef in Crime juga dibintangi oleh sederet aktor ternama lainnya seperti Sarah Sechan, Jeremie Tobing, Sarah Felicia, hingga Ajeng Fauziah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Clarissa Tanoesoedibjo, CEO V+Short dan Executive Producer series My Chef in Crime mengungkapkan, konsep unik ini lahir dari kerja sama strategis dengan CreAsia Studio, anak usaha perusahaan hiburan global Banijay Entertainment, pemegang lisensi IP ternama dunia seperti MasterChef, Peaky Blinders, hingga Black Mirror.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara tema besar, series ini berputar di dunia kuliner dan juga cara memasak yang menjadi kunci untuk menyelidiki sebuah kasus kriminal. Ini adalah kolaborasi kami dengan CreAsia Studio, ahlinya konten franchise,&amp;rdquo; ujar Clarissa di Lippo Mall Nusantara, pada Rabu (5/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
VISION+ Rilis Series My Chef in Crime, Usung Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal. (Foto: Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Clarissa menambahkan, series My Chef in Crime diadaptasi dari franchise asal Thailand. Namun, meski tim produksi Thailand memulainya lebih awal, serial versi Indonesia berhasil menuntaskan proses produksi dan tayang perdana di dunia (world premiere).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah, produksi Thailand ini belum jalan sebenarnya sampai hari ini. Mereka sudah produksi, tapi belum airing. Jadi, kami bisa menjadi tim yang pertama dan negara yang pertama untuk rilis perdana,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Clarissa mengungkapkan, menggarap proyek ini karena OTT (Over The Top) atau penyedia layanan streaming belum pernah melihat adanya perpaduan antara investigasi kriminal dan kuliner dalam industri serial lokal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Konsepnya unik. Sejauh ini, belum ada OTT yang mengangkat genre kuliner dan crime investigasi. Makanya kami memutuskan ngasih lampu hijau untuk proyek ini. Script-nya sudah dimatangkan oleh tim Thailand dan kami adaptasi untuk versi Indonesia.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
VISION+ Rilis Series My Chef in Crime, Usung Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal. (Foto: Niko Prayoga|Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melalui kemitraan IP global ini, Clarissa Tanoesoedibjo berharap, karya sineas Indonesia tidak hanya menghibur penonton domestik, namun juga mampu dilirik pasar internasional serta menjadi referensi adaptasi di negara-negara lain.&#13;
&#13;
Series My Chef in Crime akan mulai menyapa para penonton dan pencinta misteri di platform VISION+, pada 14 Agustus mendatang.**&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; VISION+ resmi merilis series terbaru bertajuk My Chef in Crime. Mengusung genre unik, series ini menjadi culinary crime thriller pertama di Indonesia yang menggambarkan bahwa dapur tak sekadar menjadi tempat mengolah masakan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setiap teknik memasak, pemilihan bahan makanan, hingga cita rasa hidangan difungsikan layaknya bukti forensik yang mengarahkan karakter utama menuju tabir kebenaran sebuah kasus.&#13;
&#13;
Series yang disutradarai Sondang Pratama ini terdiri dari delapan episode dengan durasi masing-masing 35 menit. Kisahnya tentang Rama (Roy Sungkono), seorang chef berbakat yang menjadi tersangka utama kasus kematian rival lamanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
VISION+ Rilis Series My Chef in Crime, Usung Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal. (Foto: MNC Media)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Demi membersihkan nama baiknya, Rama memanfaatkan keahlian kulinernya untuk mengurai petunjuk kasus. Aksi investigasi tak biasa ini lantas menarik perhatian Vita (Sintya Marisca), seorang detektif yang juga merupakan mantan kekasih Rama.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdua, mereka membongkar petunjuk teka-teki yang tersembunyi di balik olahan bumbu dan masakan. Menariknya, kasus itu berujung pada konspirasi besar yang melibatkan penyelundupan rempah ilegal, perdagangan manusia, hingga rahasia kelam keluarga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain Roy Sungkono dan Sintya Marisca, series My Chef in Crime juga dibintangi oleh sederet aktor ternama lainnya seperti Sarah Sechan, Jeremie Tobing, Sarah Felicia, hingga Ajeng Fauziah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Clarissa Tanoesoedibjo, CEO V+Short dan Executive Producer series My Chef in Crime mengungkapkan, konsep unik ini lahir dari kerja sama strategis dengan CreAsia Studio, anak usaha perusahaan hiburan global Banijay Entertainment, pemegang lisensi IP ternama dunia seperti MasterChef, Peaky Blinders, hingga Black Mirror.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara tema besar, series ini berputar di dunia kuliner dan juga cara memasak yang menjadi kunci untuk menyelidiki sebuah kasus kriminal. Ini adalah kolaborasi kami dengan CreAsia Studio, ahlinya konten franchise,&amp;rdquo; ujar Clarissa di Lippo Mall Nusantara, pada Rabu (5/8/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
VISION+ Rilis Series My Chef in Crime, Usung Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal. (Foto: Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Clarissa menambahkan, series My Chef in Crime diadaptasi dari franchise asal Thailand. Namun, meski tim produksi Thailand memulainya lebih awal, serial versi Indonesia berhasil menuntaskan proses produksi dan tayang perdana di dunia (world premiere).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah, produksi Thailand ini belum jalan sebenarnya sampai hari ini. Mereka sudah produksi, tapi belum airing. Jadi, kami bisa menjadi tim yang pertama dan negara yang pertama untuk rilis perdana,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Clarissa mengungkapkan, menggarap proyek ini karena OTT (Over The Top) atau penyedia layanan streaming belum pernah melihat adanya perpaduan antara investigasi kriminal dan kuliner dalam industri serial lokal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Konsepnya unik. Sejauh ini, belum ada OTT yang mengangkat genre kuliner dan crime investigasi. Makanya kami memutuskan ngasih lampu hijau untuk proyek ini. Script-nya sudah dimatangkan oleh tim Thailand dan kami adaptasi untuk versi Indonesia.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
VISION+ Rilis Series My Chef in Crime, Usung Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal. (Foto: Niko Prayoga|Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melalui kemitraan IP global ini, Clarissa Tanoesoedibjo berharap, karya sineas Indonesia tidak hanya menghibur penonton domestik, namun juga mampu dilirik pasar internasional serta menjadi referensi adaptasi di negara-negara lain.&#13;
&#13;
Series My Chef in Crime akan mulai menyapa para penonton dan pencinta misteri di platform VISION+, pada 14 Agustus mendatang.**&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
