<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sinetron Baru RCTI! Ternyata Ini Cinta Bidik Penonton Gen Z dan Keluarga</title><description>Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi salah satu alasan RCTI kembali mengangkat genre serupa melalui Ternyata Ini Cinta.&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/05/598/3234386/sinetron-baru-rcti-ternyata-ini-cinta-bidik-penonton-gen-z-dan-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/05/598/3234386/sinetron-baru-rcti-ternyata-ini-cinta-bidik-penonton-gen-z-dan-keluarga"/><item><title>Sinetron Baru RCTI! Ternyata Ini Cinta Bidik Penonton Gen Z dan Keluarga</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/05/598/3234386/sinetron-baru-rcti-ternyata-ini-cinta-bidik-penonton-gen-z-dan-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/08/05/598/3234386/sinetron-baru-rcti-ternyata-ini-cinta-bidik-penonton-gen-z-dan-keluarga</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2026 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Mei Sada Sirait</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/05/598/3234386/casting_ternyata_ini_cinta-ECJT_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Casting Ternyata Ini Cinta (Foto: IMG/Mei)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/05/598/3234386/casting_ternyata_ini_cinta-ECJT_large.JPG</image><title>Casting Ternyata Ini Cinta (Foto: IMG/Mei)</title></images><description>JAKARTA - RCTI kembali menghadirkan sinetron bertema remaja melalui Ternyata Ini Cinta. Sinetron ini sengaja ingin menjangkau penonton Gen Z tanpa meninggalkan pemirsa keluarga yang selama ini menjadi basis penonton sinetron.&#13;
&#13;
Head of Local Acquisition &amp;amp; Content Development Department RCTI, Koento Wibisono, mengatakan RCTI sebenarnya memiliki rekam jejak panjang menghadirkan sinetron remaja yang sukses. Beberapa di antaranya adalah Anak Jalanan yang tayang lebih dari 800 episode serta Putri untuk Pangeran yang mendekati 700 episode.&#13;
&#13;
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi salah satu alasan RCTI kembali mengangkat genre serupa melalui Ternyata Ini Cinta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita bicara historical sinetron, RCTI itu pernah sukses dengan sinetron tema-tema remaja. Ada Anak Jalanan lebih dari 800 episode, ada juga Putri untuk Pangeran hampir 700 episode,&amp;rdquo; ujar Koento dalam konferensi pers Ternyata Ini Cinta di MNC Studios pada Rabu (5/8/2026).&#13;
&#13;
Koento menjelaskan keputusan tersebut juga didukung hasil survei dan focus group discussion (FGD) yang dilakukan RCTI terhadap penonton televisi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hasilnya menunjukkan bahwa sinetron bertema remaja tetap memiliki daya tarik luas apabila dipadukan dengan konflik keluarga yang dekat dengan kehidupan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita coba melakukan survei, termasuk FGD dengan penonton TV. Hasilnya cukup menarik. Sinetron dengan tema remaja, tentu dengan kombinasi konten yang pas, yaitu konflik remaja dan drama keluarga, ternyata bisa menarik penonton yang cukup luas,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Menurut Koento, formula itu memungkinkan Ternyata Ini Cinta tidak hanya diminati kalangan remaja. Tetapi juga penonton dewasa yang selama ini menjadi penikmat sinetron RCTI.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penonton remaja sudah pasti akan ikut menonton, tapi ternyata ibu-ibu penonton sinetron umur 25 plus juga masih bisa kita ambil dengan kombinasi konten tersebut,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia berharap perpaduan cerita remaja, konflik keluarga, serta deretan pemain muda dan aktor senior dapat membuat sinetron ini menjangkau berbagai kelompok usia sekaligus menjadi perbincangan di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita harapkan kombinasi konflik remaja dengan drama keluarganya ini bisa menjangkau seluruh penonton TV. Remaja, ibu-ibu umur 25, 35, sampai kakek neneknya juga. Kita harapkan juga ini bisa menjadi pembicaraan yang viral di media sosial,&amp;rdquo; tutup Koento.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - RCTI kembali menghadirkan sinetron bertema remaja melalui Ternyata Ini Cinta. Sinetron ini sengaja ingin menjangkau penonton Gen Z tanpa meninggalkan pemirsa keluarga yang selama ini menjadi basis penonton sinetron.&#13;
&#13;
Head of Local Acquisition &amp;amp; Content Development Department RCTI, Koento Wibisono, mengatakan RCTI sebenarnya memiliki rekam jejak panjang menghadirkan sinetron remaja yang sukses. Beberapa di antaranya adalah Anak Jalanan yang tayang lebih dari 800 episode serta Putri untuk Pangeran yang mendekati 700 episode.&#13;
&#13;
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi salah satu alasan RCTI kembali mengangkat genre serupa melalui Ternyata Ini Cinta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita bicara historical sinetron, RCTI itu pernah sukses dengan sinetron tema-tema remaja. Ada Anak Jalanan lebih dari 800 episode, ada juga Putri untuk Pangeran hampir 700 episode,&amp;rdquo; ujar Koento dalam konferensi pers Ternyata Ini Cinta di MNC Studios pada Rabu (5/8/2026).&#13;
&#13;
Koento menjelaskan keputusan tersebut juga didukung hasil survei dan focus group discussion (FGD) yang dilakukan RCTI terhadap penonton televisi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hasilnya menunjukkan bahwa sinetron bertema remaja tetap memiliki daya tarik luas apabila dipadukan dengan konflik keluarga yang dekat dengan kehidupan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita coba melakukan survei, termasuk FGD dengan penonton TV. Hasilnya cukup menarik. Sinetron dengan tema remaja, tentu dengan kombinasi konten yang pas, yaitu konflik remaja dan drama keluarga, ternyata bisa menarik penonton yang cukup luas,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Menurut Koento, formula itu memungkinkan Ternyata Ini Cinta tidak hanya diminati kalangan remaja. Tetapi juga penonton dewasa yang selama ini menjadi penikmat sinetron RCTI.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penonton remaja sudah pasti akan ikut menonton, tapi ternyata ibu-ibu penonton sinetron umur 25 plus juga masih bisa kita ambil dengan kombinasi konten tersebut,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia berharap perpaduan cerita remaja, konflik keluarga, serta deretan pemain muda dan aktor senior dapat membuat sinetron ini menjangkau berbagai kelompok usia sekaligus menjadi perbincangan di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita harapkan kombinasi konflik remaja dengan drama keluarganya ini bisa menjangkau seluruh penonton TV. Remaja, ibu-ibu umur 25, 35, sampai kakek neneknya juga. Kita harapkan juga ini bisa menjadi pembicaraan yang viral di media sosial,&amp;rdquo; tutup Koento.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
