<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pihak Bank Bantah Kirim Debt Collector ke Rumah Sarwendah di Cilandak</title><description>Fakta baru terungkap setelah pihak Sarwendah mengklaim rumahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan didatangi penagih utang aloas debt collector&#13;
</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/07/23/33/3231846/pihak-bank-bantah-kirim-debt-collector-ke-rumah-sarwendah-di-cilandak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2026/07/23/33/3231846/pihak-bank-bantah-kirim-debt-collector-ke-rumah-sarwendah-di-cilandak"/><item><title>Pihak Bank Bantah Kirim Debt Collector ke Rumah Sarwendah di Cilandak</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2026/07/23/33/3231846/pihak-bank-bantah-kirim-debt-collector-ke-rumah-sarwendah-di-cilandak</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2026/07/23/33/3231846/pihak-bank-bantah-kirim-debt-collector-ke-rumah-sarwendah-di-cilandak</guid><pubDate>Kamis 23 Juli 2026 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/07/23/33/3231846/sarwendah_dan_ruben_onsu-R8Om_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sarwendah dan Ruben Onsu</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/07/23/33/3231846/sarwendah_dan_ruben_onsu-R8Om_large.jpg</image><title>Sarwendah dan Ruben Onsu</title></images><description>JAKARTA - Fakta baru terungkap setelah pihak Sarwendah mengklaim rumahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan didatangi penagih utang aloas debt collector (DC) buntut kredit pembayaran yang ditanggung mantan suaminya, Ruben Onsu, macet.&#13;
&#13;
Menanggapi kabar miring tersebut, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, langsung memberikan klarifikasi tegas. Minola mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak bank swasta terkait untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk meyakinkan, kami bertanya juga kepada pihak bank-nya. Ini ada namanya Dimas BCA, ini orang yang mengurusi kredit tersebut bagian penagihan karena sudah masuk (kategori) tidak lancar. Kami tanya, &amp;#39;BCA tidak pernah kirim debt collector kan Bang?&amp;#39;&amp;quot; ujar Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan komunikasi tersebut, Minola mengungkapkan bahwa pihak bank secara resmi membantah telah menerjunkan tim penagih ke rumah yang sebelumnya Sarwendah dan anak-anak.&#13;
&#13;
Dalam bukti percakapan tersebut, pihak bank memastikan tidak ada instruksi pengiriman orang untuk melakukan penagihan secara fisik ke lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi pagi pihak dia bilang, &amp;#39;Pagi Bang, sejauh ini dari tim enggak ada ngirim (debt collector)&amp;#39;. Jadi dari fakta-fakta ini, paling tidak kami sudah ungkapkan satu-dua fakta kebohongan,&amp;quot; tegas Minola sambil menunjukkan bukti percakapan singkat dengan pihak perbankan.&#13;
&#13;
Minola menyindir pihak-pihak yang menyebarkan narasi kebohongan tersebut. Ia kemudian meminta semua pihak untuk tidak memperkeruh konflik Ruben dan Sarwendah yang tengah dalam proses hukum.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi faktanya tidak ada. Jadi janganlah kita mulai mencari pembenaran pembenaran atau mem-framing sesuatu yang tidak benar,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Merasa punya bukti kuat, Minola lalu menekankan bahwa pengungkapan fakta ini bukan bertujuan untuk memojokkan pihak manapun, melainkan demi meluruskan informasi agar tidak menjadi jejak digital yang menyesatkan bagi anak-anak Ruben dan Sarwendah di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, kalau ada di luar sana orang-orang yang tidak menyukai fakta. Karena seperti yang kami sampaikan, kebenaran itu ketika datang kadang-kadang akan membuat kita sakit atau menyakitkan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Fakta baru terungkap setelah pihak Sarwendah mengklaim rumahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan didatangi penagih utang aloas debt collector (DC) buntut kredit pembayaran yang ditanggung mantan suaminya, Ruben Onsu, macet.&#13;
&#13;
Menanggapi kabar miring tersebut, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, langsung memberikan klarifikasi tegas. Minola mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak bank swasta terkait untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk meyakinkan, kami bertanya juga kepada pihak bank-nya. Ini ada namanya Dimas BCA, ini orang yang mengurusi kredit tersebut bagian penagihan karena sudah masuk (kategori) tidak lancar. Kami tanya, &amp;#39;BCA tidak pernah kirim debt collector kan Bang?&amp;#39;&amp;quot; ujar Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan komunikasi tersebut, Minola mengungkapkan bahwa pihak bank secara resmi membantah telah menerjunkan tim penagih ke rumah yang sebelumnya Sarwendah dan anak-anak.&#13;
&#13;
Dalam bukti percakapan tersebut, pihak bank memastikan tidak ada instruksi pengiriman orang untuk melakukan penagihan secara fisik ke lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi pagi pihak dia bilang, &amp;#39;Pagi Bang, sejauh ini dari tim enggak ada ngirim (debt collector)&amp;#39;. Jadi dari fakta-fakta ini, paling tidak kami sudah ungkapkan satu-dua fakta kebohongan,&amp;quot; tegas Minola sambil menunjukkan bukti percakapan singkat dengan pihak perbankan.&#13;
&#13;
Minola menyindir pihak-pihak yang menyebarkan narasi kebohongan tersebut. Ia kemudian meminta semua pihak untuk tidak memperkeruh konflik Ruben dan Sarwendah yang tengah dalam proses hukum.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi faktanya tidak ada. Jadi janganlah kita mulai mencari pembenaran pembenaran atau mem-framing sesuatu yang tidak benar,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Merasa punya bukti kuat, Minola lalu menekankan bahwa pengungkapan fakta ini bukan bertujuan untuk memojokkan pihak manapun, melainkan demi meluruskan informasi agar tidak menjadi jejak digital yang menyesatkan bagi anak-anak Ruben dan Sarwendah di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, kalau ada di luar sana orang-orang yang tidak menyukai fakta. Karena seperti yang kami sampaikan, kebenaran itu ketika datang kadang-kadang akan membuat kita sakit atau menyakitkan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
